​Pimpin Aksi ‘Belawan Menggugat’, Ustadz Muhammad Nabawi Serukan Perlawanan Terhadap Begal dan Narkoba

MEDAN BELAWAN – Gelombang keresahan warga Medan Belawan terhadap situasi keamanan wilayah mencapai puncaknya. Ketua Umum Lembaga Asli Anak Belawan (LAAB), Ustadz Muhammad Nabawi, secara resmi menyerukan aksi demo besar-besaran yang akan digelar pada Jumat, 1 Mei 2026.

​Aksi bertajuk “Masyarakat Belawan Menggugat” ini dipicu oleh rentetan peristiwa pembegalan, peredaran narkoba, dan tawuran yang kian brutal. Ustadz Muhammad Nabawi menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh lagi tinggal diam melihat lingkungan mereka dihantui ketakutan.

Keamanan Belawan dalam Kondisi Darurat

Dalam keterangannya, Ustadz Muhammad Nabawi melalui LAAB menekankan bahwa aksi ini adalah bentuk kontrol sosial demi menyelamatkan generasi muda Belawan.

​”Kami mengundang seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, mahasiswa, hingga rekan-rekan ojek online untuk turun ke jalan. Pilihannya hanya dua: Bangkit melawan atau diam menjadi korban,” tegasnya dalam seruan yang tersebar.

8 Tuntutan Utama kepada Aparat dan Pemerintah

​Ustadz Muhammad Nabawi bersama pengurus LAAB dan FKPPI telah merumuskan delapan poin tuntutan yang akan disampaikan di depan Gedung Pelindo Belawan, di antaranya:

  • ​Pemberlakuan Jam Malam dan patroli rutin di titik rawan.
  • ​Pemasangan CCTV di sepanjang jalan utama Belawan.
  • Tindakan tegas dan terukur (tembak di tempat jika diperlukan) bagi pelaku begal dan bandar narkoba.
  • ​Pembersihan jaringan penadah barang curian yang selama ini memfasilitasi hasil kejahatan begal.

Jadwal Aksi

​Massa dijadwalkan berkumpul pada:

  • Hari/Tanggal: Jumat, 1 Mei 2026
  • Waktu: Bada (setelah) Shalat Jumat
  • Lokasi: Depan Gedung Pelindo Belawan

​Aksi ini diharapkan menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk lebih serius dalam menuntaskan laporan-laporan masyarakat yang selama ini dinilai belum terselesaikan secara maksimal.

Pos terkait