Lampung Selatan -Pemerintah Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan Rembuk Stunting di Aula Kantor Kelurahan Bumi Agung, Senin (13/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum penting dalam menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor dan berbagai elemen masyarakat.
Rembuk stunting dihadiri Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd., Lurah Bumi Agung Irlan Rosyadi,Spd Kasi Ekobang Sohari, Kepala UPT Puskesmas,UPT Perikanan,UPT Pertanian,UPT Peternakan,UPT PUPR, Koordinator Lapangan KB, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa Ridwan Kusuma, Bidan Kelurahan Bumi Agung Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua LPM Agus Saini, beserta kader kesehatan,Kepala lingkungan 1sampai 6 dan RT.1s/d 20 serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Kalianda Ruris Apdani menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, kader, hingga masyarakat. Dengan kebersamaan, kita optimistis angka stunting dapat terus ditekan sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Ruris.
Sementara itu, Lurah Bumi Agung Irlan Rosyadi,S.pd mengatakan rembuk stunting merupakan langkah strategis untuk menyusun program yang lebih terarah dalam menekan angka stunting di wilayahnya dan kita mendukung Bapak Bupati Lampung selatan dengan Program ” HELAU”
“Dengan Rembuk stunting ini kita berharap seluruh pihak dapat menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi kepada masyarakat, pendampingan keluarga, serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita,” ungkapnya.
Ketua LPM Agus Saini Kelurahan Bumi Agung mengatakan menilai keberhasilan penurunan stunting hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh pihak.
“Pendampingan kepada keluarga berisiko stunting akan terus kami lakukan bersama seluruh pihak terkait. Harapannya, intervensi yang diberikan benar-benar tepat sasaran sehingga mampu menurunkan angka stunting di Kelurahan Bumi Agung,” ungkapnya.
Agus menegaskan komitmen semua pemangku kepentingan dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Bumi Agung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Lingkungan yang aman dan kondusif akan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk upaya pencegahan stunting. Apabila ada gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
KUPTD Kalianda Perikanan Provinsi lampung Zulhaidir menambahkan, pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas dengan makan ikan.
“Kami dari perikanan siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pencegahan stunting merupakan investasi bagi masa depan bangsa, sehingga seluruh unsur harus ikut berperan aktif,” tambahnya.
Melalui rembuk stunting ini, kita berharap seluruh hasil kesepakatan dapat menjadi dasar penyusunan program yang lebih efektif, sehingga target penurunan angka stunting di Kecamatan Kalianda Lampung Selatan dapat tercapai dan terwujud generasi yang sehat, kuat, cerdas, serta bebas stunting.





