SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus menunjukkan komitmennya dalam pemulihan pascabencana. Pada penyerahan Tahap II ini, Pemko Sibolga menyerahkan kunci Hunian Tetap (Huntap) beserta perabot rumah tangga kepada 69 keluarga terdampak bencana hidrometeorologi banjir dan tanah longsor, yang berlokasi di kawasan Huntap, Kelurahan Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Minggu (08/11/2026) pagi.
Penyerahan kunci dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., yang hadir mewakili Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik. Turut hadir jajaran Forkopimda Kota Sibolga, para camat dan lurah se-Kota Sibolga, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi, Mujianto, beserta jajaran, serta warga penerima manfaat.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Sibolga yang dibacakan oleh Sekda, disampaikan rasa syukur atas terlaksananya penyerahan kunci Huntap beserta perabot rumah tangga kepada warga. Wali Kota juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat akibat bencana hidrometeorologi pada 25 November 2025 lalu.
Rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat berlindung, berkumpul bersama keluarga, membangun harapan, dan menata masa depan. Kehilangan tempat tinggal merupakan salah satu pengalaman terberat yang harus dihadapi masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan dan penyerahan Huntap ini menjadi wujud nyata kepedulian, tanggung jawab, serta kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
Dalam sambutan tersebut, Wali Kota juga mengucapkan selamat kepada seluruh warga penerima manfaat dan berpesan agar hunian yang telah diberikan dijaga serta dirawat dengan baik. Masyarakat diharapkan dapat kembali membangun kehidupan keluarga, mempererat hubungan antarwarga, serta menumbuhkan semangat gotong royong agar kawasan Huntap Parombunan menjadi lingkungan permukiman yang aman, bersih, sehat, tertib, dan harmonis.
Sementara itu, dalam sesi wawancara, Sekda Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., menjelaskan bahwa dengan penyerahan 69 unit Huntap pada Tahap II ini, jumlah hunian tetap yang telah selesai dibangun dan diserahterimakan kepada warga terdampak bencana mencapai 200 unit.
Atas nama Pemko Sibolga, Sekda menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Menteri Dalam Negeri selaku Kasatgas, Kepala BNPB, Gubernur Sumatera Utara, jajaran kementerian, TNI-Polri serta unsur lainnya atas dukungan dan sinergi yang telah diberikan dalam proses pemulihan pascabencana, khususnya penyediaan hunian layak bagi masyarakat di Kota Sibolga
Apresiasi dan ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas kontribusi dan kepeduliannya dalam mendukung pemerintah menyediakan hunian beserta perabot rumah tangga bagi warga terdampak bencana. Pemko Sibolga berharap kerja sama dalam bidang kemanusiaan ini dapat terus terjalin dan berkesinambungan pada masa mendatang.
Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga mencakup penyediaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) untuk menunjang kenyamanan serta kelayakan kawasan Huntap Parombunan.
Adapun fasilitas pendukung yang saat ini dalam proses penyelesaian meliputi pembangunan jalan lingkungan dan sistem drainase atau parit, jaringan listrik dan instalasi Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), sarana air bersih serta penyediaan akses internet gratis atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Seluruh prasarana pendukung tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Dengan demikian, kawasan Huntap Parombunan diharapkan dapat menjadi lingkungan permukiman yang layak, nyaman, dan mandiri bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Mengakhiri keterangannya, Sekda berpesan kepada seluruh penerima manfaat agar menjaga dan merawat hunian yang telah diserahkan serta tidak memindahtangankan maupun mengalihfungsikan rumah tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.(JN)






