Bana Djuni Tegaskan Komitmen Lawan Premanisme, Garda Prabowo Sumsel Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Fokusinews.com | Palembang, – Garda Prabowo Sumatera Selatan menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan tindakan intimidasi terhadap mahasiswa Cipayung Plus Palembang dan insan pers atau wartawan saat aksi damai di Mapolda Sumatera Selatan

Hal tersebut di sampaikan oleh, Ketua Garda Prabowo Sumatera Selatan, H. Bana Djuni, S.H., M.B.A., menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati dan dilindungi oleh semua pihak. Kamis (15/10/26).

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai kekuatan moral bangsa sekaligus mitra kritis dalam mengawal jalannya pemerintahan. Begitu pula insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Atas dugaan peristiwa tersebut, Garda Prabowo Sumatera Selatan mendesak Kapolda Sumsel agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan aksi mahasiswa Cipayung Plus Palembang di Mapolda Sumsel.

Garda Prabowo juga meminta agar dugaan intimidasi terhadap mahasiswa dan wartawan diusut secara tuntas, termasuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat, mengorganisasi, atau menggerakkan tindakan tersebut. Seluruh proses diharapkan berjalan transparan, objektif, dan berkeadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, Garda Prabowo Sumsel meminta adanya jaminan perlindungan hukum dan keamanan bagi mahasiswa maupun insan pers agar dapat menjalankan hak konstitusional serta tugas jurnalistik tanpa rasa takut terhadap ancaman atau tekanan.

“Jangan sampai ruang demokrasi dicederai oleh tindakan intimidasi maupun praktik premanisme. Setiap dugaan pelanggaran harus ditangani secara serius, profesional, dan transparan,” demikian sikap yang disampaikan Garda Prabowo Sumatera Selatan.

Garda Prabowo Sumatera Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan insan pers untuk menjaga kondusivitas serta memperkuat solidaritas sebagai sesama anak bangsa.

Garda Prabowo menegaskan bahwa penyelesaian persoalan harus diserahkan kepada aparat penegak hukum, khususnya Polda Sumatera Selatan, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, keterbukaan, dan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Sebagai organisasi yang mengusung semangat pengawalan demokrasi, Garda Prabowo Sumatera Selatan menyatakan komitmennya untuk terus melawan segala bentuk premanisme, mendukung pemberantasan korupsi, serta mendorong terwujudnya penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

“Demokrasi harus dijaga, kebebasan berpendapat harus dihormati, dan hukum harus ditegakkan secara adil. Tidak boleh ada pembiaran terhadap intimidasi apabila terbukti terjadi pelanggaran hukum,” menjadi pesan tegas Garda Prabowo Sumatera Selatan.

Garda Prabowo berharap, penanganan dugaan peristiwa tersebut dapat dilakukan secara terbuka dan memberikan kejelasan kepada publik, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap mahasiswa dan insan pers dalam menjalankan perannya di alam demokrasi.

Garda Prabowo Sumatera Selatan siap berkolaborasi dalam berbagai bidang dengan seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, insan pers, pemerintah, serta aparat penegak hukum.” Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat persatuan, menjaga demokrasi, mengawal kebijakan publik, mendukung pemberantasan korupsi, melawan segala bentuk premanisme, serta mendorong penegakan hukum yang adil, transparan, dan berintegritas demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,”pungkasnya.

Pos terkait