Dandim 1709/Yawa Tinjau Program Jembatan Garuda Tahap VII, Pastikan Pembangunan Sesuai Kebutuhan Warga

KEPULAUAN YAPEN – Komandan Kodim 1709/Yapen-Waropen Letkol Inf Ahmad Albar, S.H., turun langsung meninjau sejumlah lokasi pelaksanaan Program Jembatan Garuda Tahap VII Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Yapen, Rabu (7/10/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan pembangunan jembatan di sejumlah titik yang menjadi sasaran program sekaligus memastikan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam kunjungan tersebut, Dandim didampingi para perwira dan staf Kodim 1709/Yawa, Kepala Tukang Serma Prayogo serta Babinsa Koramil 1709-01/Serui yang bertugas di wilayah masing-masing.

Dandim meninjau progres pembangunan 9 Titik Jembatan Beton yang mulai dikerjakan di sejumlah lokasi. Titik pembangunan tersebut tersebar di Kampung Kandowarira I dan Kandowarira II, Distrik Anotaurei; Kompleks Rerami, Kelurahan Anotaurei; Kampung Turu, Distrik Yapen Selatan; Kampung Rambai dan Kampung Borai, Distrik Yawakukat; Kampung Ransarnoni dan Kampung Aitiri, Distrik Angkaisera; serta Kelurahan Tarau, Distrik Yapen Selatan.

Sejumlah lokasi tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung yang lebih aman dan layak. Sebelumnya, sebagian warga masih menggunakan jembatan dengan konstruksi kayu yang kondisinya mulai lapuk.

Kondisi tersebut berpotensi menghambat mobilitas masyarakat, terutama dalam menghubungkan permukiman dengan fasilitas pelayanan, tempat kerja maupun pusat aktivitas ekonomi warga.

Melalui Program Jembatan Garuda Tahap VII Tahun 2026, pembangunan jembatan diarahkan untuk meningkatkan kualitas akses masyarakat sekaligus memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Letkol Inf Ahmad Albar mengatakan peninjauan lapangan penting dilakukan untuk memastikan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata. Jembatan ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan akses penting yang menghubungkan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari,” ujar Ahmad Albar.

Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak tidak hanya berkaitan dengan kelancaran transportasi masyarakat, tetapi juga mendukung akses warga terhadap berbagai fasilitas dan kegiatan ekonomi.

Karena itu, Dandim berharap pembangunan pada sejumlah titik tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menggunakan akses penghubung antarkawasan.

“Harapan kami, dengan adanya Program Jembatan Garuda Tahap VII Tahun 2026 ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam jangka panjang. Kodim 1709/Yawa akan terus berupaya hadir dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen,” tambahnya.

Program Jembatan Garuda Tahap VII Tahun 2026 menjadi salah satu bentuk dukungan Kodim 1709/Yawa dalam membantu menjawab kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.

Pembangunan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat akses antarpermukiman, memperlancar mobilitas warga dan membuka konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen. (**)

Pos terkait