fokusinews.com // Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri jajaran pengurus, kader, serta perwakilan pengurus partai dari berbagai tingkatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor DPC PPP Jakarta Utara pada Minggu, 16 Maret 2026, dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi perjuangan dan ideologi partai di tengah dinamika politik nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPC PPP Jakarta Utara, Drs. Junaedi, jajaran pengurus DPC, serta perwakilan DPW PPP DKI Jakarta, di antaranya Bang Gea, Bang Bayu, Bang Rudi, dan Syamsuddin, S.H. yang saat ini telah bergabung dalam kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta dan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPC PPP Jakarta Utara.
Turut hadir pula jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP dari seluruh wilayah Jakarta Utara.
Dalam sambutannya, Drs. Junaedi menegaskan bahwa silaturahmi merupakan fondasi utama dalam menjaga soliditas organisasi.
Menurutnya, kekuatan sebuah partai sangat bergantung pada kekompakan dan kebersamaan para kadernya.
“Tanpa silaturahmi yang kuat, organisasi tidak akan mampu berkembang secara berkelanjutan. Momentum buka puasa bersama ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling menguatkan, menyambung hati, serta mempererat ikatan kekeluargaan di antara kader PPP,” ujar Drs. Junaedi.
Selain mempererat hubungan antar kader, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi internal. Dalam kesempatan itu disampaikan berbagai langkah strategis yang tengah dilakukan DPC PPP Jakarta Utara, khususnya dalam memenuhi persyaratan administrasi dan organisasi yang berkaitan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta maupun KPU Kota Jakarta Utara.
DPC PPP Jakarta Utara juga menargetkan peningkatan kekuatan politik partai pada pemilihan umum mendatang, termasuk upaya untuk kembali menghadirkan perwakilan PPP dari Jakarta Utara di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta.
Sementara itu, Bang Gea selaku perwakilan DPW PPP DKI Jakarta menekankan pentingnya penguatan kaderisasi sebagai strategi utama dalam membangun kembali kekuatan partai di tingkat akar rumput.
“PPP ke depan harus lebih menekankan kaderisasi di tingkat basis. Penguatan kader di akar rumput menjadi kunci agar partai semakin solid dan mampu menghadapi tantangan politik ke depan,” ujar Bang Gea.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Bendahara DPC PPP Jakarta Utara sekaligus penceramah, Ustadz Sahrin Manalu, M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga keimanan dan istiqomah dalam kehidupan sehari-hari.
“Keimanan bukan sekadar ucapan, tetapi harus dibuktikan melalui perilaku yang konsisten. Seorang yang beriman akan tetap menjaga prinsipnya dan menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam, meskipun tidak ada orang lain yang melihat,” ungkapnya.
Dalam closing statement, Drs. Junaedi menegaskan bahwa silaturahmi yang terjalin di antara kader juga menjadi bagian dari proses rekonsiliasi dan penguatan persatuan dalam tubuh partai.
“Melalui silaturahmi ini kita melakukan rekonsiliasi di antara sesama kader. Dengan begitu langkah kita ke depan akan semakin kuat karena memiliki satu visi, satu perjuangan, dan satu tujuan. Silaturahmi ini menjadi pengokoh persatuan.
Dengan persatuan yang kokoh, apapun rintangan dan hambatan akan lebih mudah kita selesaikan bersama,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh kader, PPP Jakarta Utara mampu kembali meraih kejayaan pada masa mendatang.
“InsyaAllah dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh kader, kita menargetkan pada tahun 2029 PPP Jakarta Utara dapat kembali meraih kejayaan seperti yang pernah kita capai sebelumnya,” tutup Drs. Junaedi.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan, serta diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta kemaslahatan bangsa dan negara.
Jurnalis
Jaya Putra
