DPRK Yapen Dorong Master Plan Wisata Bahari Wora-lowi dan Pantai Lori Jadi Kerja Nyata

KEPULAUAN YAPEN, PAPUA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen selangkah lebih maju dalam memetakan potensi pariwisata daerah melalui penyelenggaraan Seminar Akhir Master Plan Wisata Bahari Pantai Wora-lowi dan Pantai Lori. Kegiatan strategis ini berlangsung di Ruang Pertemuan Hotel Merpati Serui pada Jumat (06/11/2026), dengan tujuan mematangkan kerangka pembangunan destinasi unggulan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Seminar ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, dinas terkait, tim penyusun naskah akademik, serta tokoh masyarakat. Kehadiran dokumen Master Plan ini dinilai krusial sebagai kompas pembangunan infrastruktur dan promosi wisata agar kekayaan alam Yapen dapat dikelola secara profesional dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi penduduk lokal.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kabupaten Kepulauan Yapen memang dianugerahi keindahan pesisir yang memukau, di mana Pantai Wora-lowi dan Pantai Lori menjadi dua titik fokus pengembangan saat ini. Selama ini, potensi tersebut belum tergarap secara maksimal karena keterbatasan perencanaan yang terintegrasi. Dengan adanya seminar akhir ini, pemerintah daerah berupaya menyinkronkan visi antara perlindungan lingkungan, penghormatan hak adat, dan komersialisasi pariwisata yang sehat.

Penyusunan Master Plan ini bukan sekadar urusan teknis pembangunan fisik, melainkan juga mencakup pemberdayaan sumber daya manusia di kampung-kampung sekitar. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam rantai ekonomi pariwisata, mulai dari penyediaan jasa penginapan, kuliner khas daerah, hingga pemandu wisata.

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Djorge Diamon Logianto, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi sekaligus catatan kritis terhadap keberlanjutan program ini. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa keberhasilan sektor pariwisata sangat bergantung pada sinergi seluruh elemen.

“Kegiatan ini sangat baik, karena kita sedang melihat bagaimana potensi wisata bahari yang Tuhan sudah anugerahkan bagi daerah kita ini bisa dikembangkan dengan lebih baik. Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, dinas terkait, tim penyusun, serta masyarakat yang sudah mengambil bagian dalam proses ini,” ujar Djorge Diamon Logianto saat ditemui awak media.

Ia menegaskan bahwa dokumen perencanaan yang disusun jangan sampai hanya berakhir di atas meja birokrasi. “Harapan saya, Master Plan ini jangan hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi harus ada tindak lanjut dan kerja nyata. Supaya ke depan, masyarakat di kampung juga bisa merasakan manfaatnya. Ada peluang usaha, ada lapangan pekerjaan, dan ekonomi keluarga bisa semakin baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Djorge juga mengingatkan pentingnya menjaga kearifan lokal. “Tugas kita sama-sama membangun, menjaga alam, menghormati hak masyarakat adat, dan mengembangkan potensi yang kita punya. Kita orang Yapen punya kekayaan alam yang luar biasa. Mari kita jaga dan kembangkan bersama, supaya ke depan pariwisata Yapen semakin maju dan masyarakat juga ikut sejahtera. Yapen maju, masyarakat sejahtera,” pungkasnya.

Melalui implementasi Master Plan ini, Pantai Wora-lowi dan Pantai Lori diharapkan dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan pembangunan yang dilakukan tetap mengedepankan prinsip konservasi alam guna menjaga kelestarian ekosistem laut yang menjadi daya tarik utama.

Dengan perencanaan yang matang dan dukungan dari legislatif serta masyarakat, pariwisata diharapkan menjadi sektor unggulan baru yang mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menghapus angka pengangguran di wilayah pesisir Kepulauan Yapen.

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Anggota DPRK Kepulauan Yapen dari Poksus Adat, Mikha Runaweri, Kepala Dinas Parawisata Kabupaten Kepulauan Yapen, Nikolas P. Imbiri, S.Pd, serta para Undangan dan Peserta lainnya. (**)

Pos terkait