KEPULAUAN YAPEN – Kesulitan mendapatkan air bersih selama kurang lebih sebulan terakhir dirasakan warga kawasan Basecamp, Kampung Pasir Putih, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen. Kondisi tersebut mendorong Kodim 1709/Yawa menyalurkan bantuan air bersih melalui kegiatan Bakti TNI AD, Selasa (29/9/2026).
Bagi warga, keterbatasan air bersih tidak hanya menyulitkan pemenuhan kebutuhan minum, tetapi juga menghambat aktivitas sehari-hari, seperti mandi dan mencuci. Sebagian warga bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mencari dan mengangkut air dari lokasi lain.
Salah seorang warga Basecamp, Ancolina Mansai, mengungkapkan bahwa selama sebulan terakhir masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan harian, warga terpaksa mencari air ke wilayah Batu Dua dengan menggunakan jasa kendaraan bermotor dan mengeluarkan biaya sendiri.
“Selama satu bulan ini, kita masyarakat tanpa air sedikit pun. Mau mandi sudah tidak bisa, mau cucian juga tidak bisa. Terpaksa kita harus jalan cari air lagi, kasih keluar ongkos untuk bayar motor ambil air di Batu Dua,” ungkap Ancolina.
Ia menjelaskan, biaya yang dikeluarkan warga dapat bertambah apabila harus mengambil air menggunakan fasilitas atau tempat milik orang lain. Situasi tersebut semakin memberatkan masyarakat ketika sumber air di lingkungan tempat tinggal mereka tidak tersedia.
Karena itu, Ancolina menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan personel TNI kepada warga Basecamp.
“Saya berterima kasih karena sore ini Bapak TNI dari Kodim Seui sudah membantu kami warga Basecamp dengan air bersih. Kami bersyukur karena Bapak TNI masih punya kasih sayang bagi kami di Basecamp sini,” tuturnya.
Kegiatan penyaluran air bersih tersebut dipimpin Pasiter Kodim 1709/Yawa Kapten Inf Dili Aryadi, bersama personel Kodim 1709/Yawa dan Babinsa Koramil 1709-01/Serui. Distribusi air dilakukan menggunakan mobil tangki PDAM Kabupaten Kepulauan Yapen serta kendaraan pemadam kebakaran Kodim 1709/Yawa.
Kapten Inf Dili Aryadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut perintah komando atas untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses air bersih.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI AD untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu kesulitan rakyat akibat kekeringan dan keterbatasan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Dili, penyaluran air bersih juga menjadi bentuk kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah melalui PDAM untuk memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi warga Basecamp, bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan air di tengah kondisi yang menyulitkan. Namun, Ancolina berharap ketersediaan air tetap menjadi perhatian, terutama ketika musim kemarau kembali menyebabkan sumber air mengering.
Melalui kegiatan Bakti TNI AD ini, Kodim 1709/Yawa menunjukkan keterlibatan TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Dukungan lanjutan dan koordinasi dengan instansi terkait diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air bersih, sehingga kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi secara lebih berkelanjutan.






