Fokusinews.com 25 Maret 2025
Lampung Selatan – Korban tenggelam di perairan pantai Ketang kelurahan way urang kecamatan Kalianda akhirnya di ketemukan dengan pencarian intensif pada Rabu,25/03/2026,sekitar pukul 13.00.wib
Korban diketahui bernama Syafiq bin Samsul (16), remaja asal Dusun Jogja, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Selasa sore (24/3/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari Babinpotmar Posal Kalianda, Basarnas, dan Ditpolairud Polres Lampung Selatan kembali melanjutkan pencarian sejak pagi hari dengan memperluas area penyisiran di sekitar titik awal korban tenggelam.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal kejadian.
Selanjutnya, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke darat untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Proses pencarian yang berlangsung sejak hari pertama memang menghadapi sejumlah kendala, terutama arus laut yang cukup kencang serta kondisi perairan yang membatasi jarak pandang. Namun berkat kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat nelayan setempat, korban akhirnya berhasil ditemukan.
Pihak keluarga yang menerima kabar tersebut tampak terpukul atas kejadian ini. Suasana haru menyelimuti proses evakuasi saat jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan.
Tiga Anggota TNI AL Posal Kalianda Serka Yusi, serda Zulkifli, kopka Joko. turut ambil bagian dalam proses pencarian hingga evakuasi korban remaja yang tenggelam di perairan Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.
Komandan Posal Kalianda melalui anggotanya menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut, sekaligus mengapresiasi kerja sama tim gabungan dalam proses pencarian.
“Kami dari TNI AL Posal Kalianda mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Sejak awal kejadian, kami bersama Basarnas, Polri, dan masyarakat terus melakukan upaya pencarian secara maksimal hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat beraktivitas di wilayah pesisir, mengingat kondisi arus laut yang tidak menentu.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berada di pantai, terutama bagi anak-anak dan remaja agar tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut tanpa pengawasan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.
TNI AL Posal Kalianda juga memastikan akan terus meningkatkan patroli serta bersinergi dengan instansi terkait guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama di wilayah yang memiliki arus bawah laut yang berbahaya.”pungkasnya.***
