LSM LIRA Kalimantan Utara Apresiasi Komitmen Pemberantasan Korupsi Prabowo-Gibran

Oplus_131072

 

BULUKUMBA –FOKUSINEWS.COM  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kalimantan Utara menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap komitmen pemberantasan korupsi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur LSM LIRA Kalimantan Utara, Abdul Rahman, di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. Organisasinya menilai langkah-langkah yang telah diambil pemerintah saat ini sangat luar biasa, dengan penegakan hukum yang dilakukan secara tegas, tanpa diskriminasi, dan menyasar siapa saja yang terbukti melanggar hukum tanpa melihat latar belakang atau jabatan.

Apresiasi itu disampaikan di tengah berbagai bukti nyata komitmen pemerintah memberantas korupsi. Sejak awal kepemimpinannya, Presiden Prabowo berulang kali menegaskan pemberantasan korupsi sebagai pekerjaan rumah terbesar bangsa yang tidak boleh dikompromikan. Bahkan, pemerintah mencatat pemulihan kerugian negara sebesar Rp28,6 triliun dari berbagai kasus korupsi.

Presiden Prabowo juga secara konsisten meminta seluruh aparatur negara untuk berbenah dan membersihkan diri dari praktik korupsi. “Saya minta introspeksi, terutama para birokrat kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi, introspeksi,” tegas Presiden saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7).

“Kita akan tegakkan hukum, dan hukum itu untuk semua. Bukan hanya untuk orang kuat saja,” ujar Presiden Prabowo Subianto

 

Komitmen tersebut juga didukung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai instrumen penting untuk mengembalikan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.

“Teman-teman, komitmen dari Bapak Presiden sebagai pucuk pimpinan negara sudah sangat jelas, yaitu mendorong penuh pemberantasan korupsi dan pengesahan RUU Perampasan Aset,” ujar Gibran.

Hasil survei Adidaya Institute menunjukkan publik optimistis terhadap agenda pemberantasan korupsi pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan 68,8 persen responden percaya rezim tersebut bekerja dengan baik dan optimal dalam memberantas korupsi.

Abdul Rahman selaku Gubernur LSM LIRA Kalimantan Utara berharap agar semangat dan komitmen yang telah ditunjukkan sejak awal pemerintahan ini tidak mengendur. Pemberantasan korupsi harus terus diwujudkan melalui langkah-langkah nyata yang berkesinambungan, sistematis, dan menjadi fondasi tata kelola pemerintahan yang bersih ke depan.

“Semoga semangat pemberantasan korupsi ini terus dijaga demi terwujudnya Indonesia yang lebih bersih, berintegritas, maju, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat,” demikian pernyataan Abdul Rahman.

Editor  : FN – AR

Pos terkait