Nabrak pagar pembatas jembatan truk

 

*BANYUASIN, http://Fokusinews.com  Arus lalu lintas di Jalan Lintas Betung – Palembang, tepatnya di Jembatan Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mendadak mencekam pada Sabtu (27/09/2026) siang. Sebuah truk box besar berwarna kuning dengan nomor polisi B 9998 SKW mengalami kecelakaan tunggal yang cukup tragis, terjun bebas ke jurang sedalam kurang lebih 5 meter setelah menabrak dan menjebol pagar pembatas jembatan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut menggegerkan warga sekitar. Pasalnya, suara hantaman keras terdengar hingga radius 100 meter dari lokasi jembatan. Warga yang sedang beraktivitas di sekitar permukiman tidak jauh dari jembatan langsung berhamburan ke lokasi untuk melihat apa yang terjadi.

Dari pantauan tim wartawan yang ada di lokasi mendapatkan eksklusif lokasi  di Rimba Asam, kondisi truk terlihat sangat mengenaskan. Truk box kuning tersebut dalam posisi terguling miring ke kiri di dasar jurang yang dipenuhi semak belukar, lumpur, dan bebatuan. Bagian kabin depan ringsek, kaca pecah, dan bak belakang penyok akibat benturan keras saat terjun. Pagar pembatas jembatan yang terbuat dari besi dan coran beton dengan motif batik khas berwarna merah dan putih hancur lebur, menyisakan lubang menganga yang sangat berbahaya bagi pengendara lain.

*Kronologi Kejadian Versi Saksi Mata*

Menurut keterangan dari beberapa warga Kelurahan Rimba Asam yang menjadi saksi mata di lokasi, truk tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah Betung menuju ke arah Palembang. Jalur Betung – Palembang memang dikenal sebagai jalur lintas Sumatera yang cukup padat, dilintasi truk-truk logistik besar setiap harinya.

“Truk itu dari arah Betung mau ke Palembang, Bos. Pas di atas jembatan Rimba Asam ini, tiba-tiba oleng ke kanan, langsung nabrak pagar jembatan. Suaranya jederrr kencang nian, langsung terjun ke bawah,” ujar warga (45), warga Rimba Asam yang rumahnya hanya berjarak 50 meter dari jembatan, saat diwawancarai . Sabtu (27/09/2026). menambahkan bahwa setelah truk terjun, truk tersebut blum di ketahui membawa apa? karna tik media blm tau pasti supir nya.

Dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah sopir mengantuk dan hilang kendali (out of control). Faktor lain yang juga menjadi sorotan adalah kondisi jembatan yang menikung dan sempit, serta tidak adanya rambu peringatan tikungan tajam menjelang jembatan. Di beberapa titik, marka jalan juga sudah mulai pudar.

“Kami dari warga sudah sering mengeluh, Pak. Jembatan Rimba Asam ini menikung, kalau malam gelap tidak ada lampu penerangan. Pagarnya juga sudah lama keropos dimakan karat, sekali senggol truk besar ya jebol,” tambah warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

*Jalur Maut Betung – Palembang, Sering Terjadi Laka*

Perlu diketahui, Jalan Lintas Betung – Palembang memang menjadi salah satu jalur maut di Kabupaten Banyuasin. Sepanjang tahun 2025 hingga September 2026 ini saja, tercatat sudah lebih dari 12 kali kecelakaan terjadi di sepanjang jalur ini, mulai dari kecelakaan tunggal hingga tabrakan beruntun yang melibatkan truk dan sepeda motor. Beberapa di antaranya terjadi di Jembatan Rimba Asam ini.

Kondisi jalan yang bergelombang, banyaknya lubang yang tidak tertutup, minimnya penerangan jalan umum (PJU), serta tingginya volume kendaraan berat menjadi faktor utama seringnya terjadi kecelakaan. Warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah.

“Kami minta tolong dengan Dinas Perhubungan dan Dinas PU Bina Marga Banyuasin, tolonglah jembatan ini diperbaiki. Jangan tunggu ada korban meninggal baru diperbaiki. Pagar yang jebol ini kalau malam sangat berbahaya, motor bisa langsung nyemplung ke jurang karena tidak kelihatan ada lubang besar,” pinta salah seorang tokoh pemuda Rimba membenarkan adanya kejadian laka tunggal tersebut.

“Benar, ada laka tunggal truk box B 9998 SKW di Jembatan Rimba Asam. Anggota sudah di lokasi untuk pengamanan dan pengaturan lalin agar tidak macet. Untuk korban jiwa blum di ketahui karna tidak ada satu pun baik sopir atau kenek.yg dpat di di minta keterangan.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di Jalan Lintas Betung – Palembang sempat mengalami kemacetan Banyak pengendara yang sengaja berhenti untuk melihat kondisi truk di bawah jurang warga  terpaksa melakukan sistem buka tutup jalan untuk mengurai kemacetan.

*Imbauan untuk Pengendara*

Dengan adanya kejadian in. mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintas di Jalur Lintas Betung – Palembang, khususnya di Jembatan Kelurahan Rimba Asam untuk selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan saat akan melintas di atas jembatan, dan tidak memaksakan diri mengemudi saat dalam kondisi mengantuk dan lelah.

Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem pengereman. Jika mengantuk, segeralah beristirahat di rest area atau warung terdekat. Jangan sampai perjalanan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi petaka.

Tim http://Fokusinews.com akan terus mengupdate perkembangan evakuasi truk B 9998 SKW dan perbaikan pagar Jembatan Rimba Asam yang jebol tersebut. Pantau terus portal berita terpercaya http://Fokusinews.com dan Instagram @fokusinewscom untuk mendapatkan informasi terkini seputar Banyuasin dan Sumatera Selatan.

(Suparman).🇮🇩🇮🇩🇮🇩.

Pos terkait