Pandeglang, Jumat — Organisasi Kepemudaan (OKP) Munjul yang diinisiasi oleh Ketua Karang Taruna Munjul melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat pada Jumat (hari ini).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat solidaritas antara pemuda dan masyarakat di wilayah Munjul dan sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pembagian takjil difokuskan kepada beberapa titik sasaran, yakni empat pondok pesantren terdekat, Dua lingkungan masjid serta dua lingkungan mushola. Para santri, jamaah, dan masyarakat sekitar menjadi penerima manfaat dari kegiatan berbagi takjil yang dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara OKP Munjul dengan sejumlah mitra, yaitu Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Besar At-Taqwa Pasanggrahan, SPPG, serta Yayasan Alam Banten Makmur. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran pemuda dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Sabtu, 14/03/2026
Ketua Karang Taruna Munjul menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan di kalangan generasi muda.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya para santri dan jamaah yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah serta menjadi motivasi bagi pemuda untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, OKP Munjul berharap kolaborasi antara pemuda, lembaga keagamaan, dan organisasi sosial dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai program kemasyarakatan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut, kegiatan sosial serupa direncanakan akan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya memperkuat peran pemuda dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah Munjul. Pungkasnya
Penulis Irgi Agus Pangestu
