Blog

  • Pelantikan DPP GPP Berlangsung Khidmat, Tokoh Nasional Hadiri Penguatan Ideologi Pancasila

    Pelantikan DPP GPP Berlangsung Khidmat, Tokoh Nasional Hadiri Penguatan Ideologi Pancasila

    fokusinews.com //Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pembumian Pancasila (DPP GPP) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung resmi dilantik dan dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030 dalam prosesi khidmat yang digelar di Gedung Joang 45, Jakarta. Pelantikan dan pengukuhan dipimpin langsung oleh Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, serta dihadiri sejumlah tokoh nasional, akademisi, mahasiswa, dan insan media.

    Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh panitia pelaksana dan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) yang memimpin jalannya acara secara tertib dan khidmat. Suasana nasionalisme terasa kuat sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat kebangsaan yang menjadi ruh Gerakan Pembumian Pancasila.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Prof. Arif Hidayat, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi, L. Theo Sambuaga, tokoh nasional, serta Romo Magnis-Suseno, filsuf dan intelektual bangsa yang dikenal konsisten memperjuangkan nilai etika dan demokrasi dalam kehidupan bernegara.

    Dalam pelantikan tersebut, Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPP Gerakan Pembumian Pancasila periode 2025–2030, bersama jajaran pengurus lainnya.

    Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi Ketua Umum Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung dan seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat komitmen pembumian nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Gedung Joang 45 yang sarat nilai historis perjuangan bangsa menjadi simbol bahwa gerakan ini berpijak pada semangat persatuan dan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

    Dalam sambutannya, Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai dokumen normatif atau sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari.

    “Pembumian Pancasila adalah kerja kebangsaan yang berkelanjutan. Tantangan global, dinamika politik, serta perkembangan sosial harus dijawab dengan fondasi ideologi yang kokoh,” tegasnya.

    Sementara itu, Romo Magnis-Suseno menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar moral kehidupan bersama yang harus dijaga secara konsisten.

    “Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi dasar etika publik. Jika nilai kemanusiaan, keadilan, dan persatuan dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka demokrasi akan semakin matang dan bangsa ini tetap kokoh dalam keberagamannya,” ujarnya.

    Ketua Umum DPP GPP, Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung, menyampaikan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan untuk menjadikan Gerakan Pembumian Pancasila sebagai gerakan moral dan intelektual yang aktif membangun kesadaran kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.

    Menurut Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung, Pancasila harus menjadi pondasi kepemimpinan organisasi sekaligus arah gerakan sosial dalam memperkuat literasi kebangsaan, pendidikan karakter, serta kolaborasi lintas elemen bangsa.

    Pada periode kepengurusan di bawah kepemimpinan Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung, jabatan Sekretaris Jenderal DPP GPP diemban oleh Dr. Gunawan Djaya Putra, S.S., S.H., M.H., menggantikan Dr. Bondan Kanumoyoso, M.Hum., yang merupakan Sekretaris Jenderal pertama GPP.

    Menutup rangkaian acara, Anggota Dewan Pembina DPP GPP Ulil Abshar Abdalla menegaskan bahwa pembumian Pancasila bukan sekadar agenda organisasi, melainkan tanggung jawab moral seluruh anak bangsa dalam menjaga persatuan, keadilan, demokrasi, dan kemanusiaan.

    Pelantikan dan pengukuhan yang berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan ini menandai dimulainya babak baru konsolidasi DPP Gerakan Pembumian Pancasila periode 2025–2030 di bawah kepemimpinan Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung, dengan komitmen kuat menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Jurnalis

    Jaya putra

  • Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Temukan Sumber Air di Desa Falila

    Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Temukan Sumber Air di Desa Falila

    fokusinews.com // Morotai, Maluku Utara – Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai menunjukkan kemajuan signifikan pada sasaran pembangunan sumur bor di Desa Falila, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (28/02/2026). Dalam proses pengeboran tersebut, tim Satgas berhasil menemukan sumber air pada kedalaman 25 meter. Penemuan ini menjadi langkah penting dalam upaya penyediaan air bersih bagi masyarakat setempat. Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD Ke-127 yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.

    Salah satu personel Satgas di lapangan, Serda Dino, menjelaskan bahwa progres pekerjaan berjalan sesuai harapan dan hasil pengeboran menunjukkan debit air yang cukup baik. “Puji Tuhan, pada kedalaman sekitar 25 sampai 30 meter kami sudah menemukan sumber air. Air yang keluar cukup banyak dan kondisinya bersih. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Desa Falila,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa setelah tahap pengeboran dan penemuan sumber air, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan instalasi dan pembuatan toren air agar distribusi air dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga. “Selanjutnya kami akan melanjutkan pekerjaan pembuatan toren air dan penyempurnaan instalasi agar air bisa langsung digunakan masyarakat,” jelasnya.

    Serda Dino juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Falila atas dukungan dan keterlibatan mereka selama proses pengerjaan berlangsung. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama masyarakat yang selalu membantu di lapangan. Kami berharap kekompakan dan semangat gotong royong ini tetap terjaga sampai seluruh progres pekerjaan benar-benar selesai,” tambahnya.

    Dengan kemajuan tersebut, diharapkan pembangunan sumur bor dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Falila. (Pendim 1514/Morotai)

  • Surat Edaran Gubernur Lampung, Tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah tahun 1447H/2026 M Rp40 Ribu atau Rp2,7 kg Beras

     

    Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 14 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 1447 H/2026 M. Surat edaran tersebut ditandatangani pada 26 Februari 2026 di Telukbetung sebagai upaya mengoptimalkan pelaksanaan zakat fitrah selama bulan Ramadan.

    Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Lampung, pimpinan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan BUMN/BUMD, serta perusahaan swasta agar mendukung pelaksanaan zakat fitrah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

    Dalam surat edaran tersebut, Gubernur Lampung mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan, serta masyarakat muslim di Provinsi Lampung untuk menunaikan zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Lampung dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Hal ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan zakat dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat serta peraturan yang berlaku.

    Selain itu, BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota diminta untuk melaksanakan perencanaan, pengumpulan, pengendalian, dan pendistribusian zakat fitrah secara optimal. BAZNAS juga diminta untuk melaporkan hasil pelaksanaan tersebut kepada pemerintah daerah dan BAZNAS RI sesuai ketentuan yang berlaku.

    Dalam surat edaran tersebut juga ditetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 H/2026 M sebesar Rp40.000 per jiwa atau 2,7 kg beras. Dan Rp80.000 untuk suami dan istri. Zakat fitrah yang terkumpul didistribusikan kepada mustahik yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

    Besaran yang ditetapkan Gubernur Lampung itu, menurut Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, berdasar pada Keputusan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung yang dituangkan dalam Surat MUI Lampung Nomor B-006/DP-M/MUI-IX/II/2026 tertanggal 18 Februari 2026 yang diteken oleh Ketua Umum Prof. Dr. Moh. Mukri, M. Ag dan Sekretaris Umum Drs. H. Mansyur Hidayat, M. Sos.

    BAZNAS Provinsi Lampung menyatakan kesiapan untuk melaksanakan amanah tersebut dengan mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah. Momentum Ramadan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan di Provinsi Lampung. ***

  • Aktivis LSM Diskusi Kecil Bahas Aspirasi Publik untuk Polri yang Humanis dan Akuntabel, Pilar Demokrasi

    Aktivis LSM Diskusi Kecil Bahas Aspirasi Publik untuk Polri yang Humanis dan Akuntabel, Pilar Demokrasi

    Fokusinews.com | Palembang – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi dimanfaatkan puluhan organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Sumatera Selatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperingati Hari LSM Sedunia.

    Kegiatan bertema “Ramadhan dan Reformasi, Aspirasi Publik Untuk Polri yang Humanis dan Akuntabel” tersebut digelar di Resto Hotel Kusuma, Palembang, Jumat (27/2/2026).

    Ketua Umum LSM GRANSI, Supriyadi, SP mengatakan kegiatan buka puasa bersama itu dihadiri lebih dari 50 LSM dan ormas di Sumsel, khususnya Kota Palembang. Selain berbuka puasa, acara juga diisi diskusi kebangsaan terkait peran strategis LSM dan ormas dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

    “Fokus kita adalah mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan. Alhamdulillah, selama ini tidak pernah terjadi bentrokan antara LSM, ormas maupun wartawan,” ujar Supriyadi.

    Ia menegaskan bahwa LSM dan ormas merupakan lembaga independen yang lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen menjaga marwah organisasi dan menjunjung tinggi nilai persatuan.

    “Jadilah LSM dan ormas yang bermartabat. Dengan tema Ramadhan dan Reformasi ini, kami ingin menyampaikan aspirasi publik agar Polri semakin humanis dan akuntabel. Kami siap mendukung Polri dalam menciptakan kamtibmas,” tegasnya.

    Supriyadi juga berharap LSM dan ormas dapat lebih dilibatkan dalam berbagai agenda bersama aparat penegak hukum. Menurutnya, sinergi antara masyarakat sipil dan kepolisian menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah.

    Ia turut menyoroti tidak hadirnya perwakilan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota dalam kegiatan tersebut.

    “Kami berharap ke depan komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dengan LSM serta ormas bisa lebih ditingkatkan,” tambahnya.

    Sementara itu, Ketua Dewan Koordinator Daerah (DKD) Garda Prabowo Sumatera Selatan, Hardiansyah Bana, S.H., M.B.A. atau Bana Djuni, menegaskan bahwa ormas dan LSM memiliki fungsi strategis sebagai kontrol sosial dan penyeimbang pemerintah.
    “Ormas dan LSM adalah bagian dari kontrol sosial. Garda Prabowo lahir dari gagasan Bapak Prabowo Subianto dan disahkan pada 2017. Kami mengawal program-program beliau sebagai Presiden RI dan siap bersinergi dengan ormas maupun LSM mana pun,” ujarnya.

    Di tempat yang sama, Martin turut mengajak seluruh organisasi menjaga kekompakan. “Kita harus solid dan saling menjaga. Stabilitas keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

    Dalam sesi diskusi, Aktivis sekaligus Akademisi Dr. Ade Indra Chaniago memaparkan pentingnya pemahaman sistem ketatanegaraan.
    Ia menjelaskan bahwa negara memiliki tiga pilar utama, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif, yang saling menopang dalam menjalankan fungsi pemerintahan.

    “Dalam sistem yudikatif terdapat subsistem seperti kepolisian, kejaksaan, dan peradilan. Jika dalam sistem politik tidak ada oposisi, maka tidak ada penyeimbang. Di sinilah peran ormas dan LSM sebagai kelompok penekan atau kelompok kepentingan sesuai concern masing-masing,” jelasnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa indikator keberhasilan seorang pemimpin dapat diukur dari kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ia mengutip pandangan ilmuwan politik bahwa politik merupakan jembatan antara pemimpin dan rakyat, sehingga masyarakat harus terus dicerdaskan secara politik.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB), Kgs Sofyan, M.Pd mengatakan bahwa di beberapa negara seperti Amerika Serikat, LSM berperan layaknya oposisi yang melakukan pemantauan dan pengawasan atas kebijakan pemerintah.

    “LSM berdiri atas nama masyarakat dan untuk masyarakat. PMPB sempat vakum hampir 25 tahun, dan kini kami ingin kembali berkontribusi membantu masyarakat agar Palembang menjadi kota yang aman dan makmur,” ujarnya.

    Acara tersebut juga mengundang Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo SIK MH namun yang bersangkutan berhalangan hadir karena agenda mendadak.

    Sebagai penutup, seluruh perwakilan ormas dan LSM yang hadir membacakan deklarasi damai berisi komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

    Deklarasi tersebut menjadi simbol kebersamaan dan penegasan bahwa ormas dan LSM di Sumsel siap berperan aktif menjaga kondusivitas daerah, khususnya selama bulan suci Ramadhan.(ril)

  • Polisi Cegah Balap Lari Liar di Ciputat, Celurit dan Sejumlah Barang Diamankan

    Polisi Cegah Balap Lari Liar di Ciputat, Celurit dan Sejumlah Barang Diamankan

    Fokusinews.Com ◊ Jum’at 27 Feb 2026.

    Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melaksanakan Patroli Perintis Presisi untuk mengantisipasi balap liar, dan tawuran di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Jumat (27/2/2026) mulai pukul 00.30 WIB. Dalam patroli tersebut, tim melakukan penindakan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum di Jl. Nangka Ciputat, Tangerang Selatan.

    Patroli melibatkan unsur Unit K-9, serta personel Polwan. Rangkaian kegiatan diawali apel di Lapangan Direktorat Samapta, dilanjutkan show of force dan strong point di sejumlah titik guna memperkuat kehadiran polisi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    Pada sekitar pukul 02.07 WIB, tim patroli mendapati sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan aksi balap lari liar dan sempat menutup akses jalan di Jl. Nangka Ciputat. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan 13 remaja untuk dibawa ke Polsek Ciputat Timur guna pemeriksaan serta pendalaman lebih lanjut.

    Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo menegaskan bahwa patroli dan penindakan dilakukan sebagai langkah penegakan hukum sekaligus pencegahan agar ruang publik tetap aman. “Patroli Perintis Presisi kami lakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas, termasuk balap liar dan potensi tawuran. Setiap temuan di lapangan kami tindak sesuai prosedur,” ujar Wahyu.

    Dari kegiatan tersebut, petugas mengamankan sebilah senjata tajam jenis celurit, sejumlah telepon genggam, serta beberapa kendaraan roda dua yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut. Hingga patroli berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan tertib, dan Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center 110.

    (Red)

  • 400 Siswa Terbaik Lolos Seleksi Terpusat SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) 2026

    400 Siswa Terbaik Lolos Seleksi Terpusat SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) 2026

    Fokusinews.Com ◊ Jum’at, 27 Februari 2026.

    Jakarta, 27 Februari 2026 – SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) mengumumkan hasil Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 400 siswa terbaik nasional dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026.

    Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap 1, sebanyak 2.644 siswa hadir mengikuti NST Tahap II, mencatat tingkat partisipasi 88,13% dari seluruh Provinsi di Indonesia.

    NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan IPA (soal dalam Bahasa Inggris), serta Bahasa Inggris. Perhitungan skor menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT), dengan menghitung berdasarkan tingkat kesulitan soal yang dianalisis dari pola jawaban seluruh populasi peserta. Pendekatan ini memastikan pengukuran kemampuan berlangsung objektif, adaptif, dan presisi.

    Penetapan kelulusan dilakukan berdasarkan merit ranking nasional NST Tahap II. Data menunjukkan ketatnya seleksi, dengan skor NST peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, sementara rata-rata nasional 580. Ini menunjukan bahwa peserta yang lolos berada jauh di atas rata-rata nasional. Dari total 2.644 peserta NST Tahap II, hanya sekitar 15,1% yang masuk dalam kategori 5-7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB), dan kelompok inilah yang kemudian ditetapkan sebagai 400 peserta terbaik nasional.

    Ketua Tim SPMB Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), Dewi Amri menyampaikan, “SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem seleksi dirancang transparan, berbasis data, dan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos merupakan representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif.” Ia menegaskan, “Penetapan berdasarkan NST Tahap II memastikan seleksi tetap adil dan memberi ruang kompetisi yang setara bagi seluruh peserta.”

    Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari SMP di 28 provinsi berbeda. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak meliputi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan. Komposisi peserta Top 400 terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari negeri 44%, swasta (kurikulum nasional) 42,5%, dan swasta (kurikulum internasional) 13,5%. Data ini mencerminkan bahwa capaian tinggi tidak semata ditentukan oleh latar sekolah internasional, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.

    “YPKTB memastikan SMA KTB menjadi ruang seleksi yang adil dan bermartabat. Sistem ini menjaring anak-anak terbaik bangsa tanpa membedakan asal daerah maupun jenis sekolah. Yang dinilai adalah potensi, integritas, dan kapasitas untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan,” ujar Irjen. Pol. Anwar, S.IK., M.Si., Ketua Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) sekaligus Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia. “Kehadiran peserta dari 28 provinsi menegaskan bahwa agenda membangun generasi unggul adalah agenda nasional. SMA KTB hadir sebagai bagian dari ikhtiar strategis menyiapkan kader bangsa yang siap bersaing secara global,” kata Anwar.

    Pada tahap selanjutnya, ke-400 peserta akan mengikuti rangkaian seleksi akhir yang mencakup tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan PMK, uji kesamaptaan jasmani, LGD, serta wawancara orang tua dan siswa.

    SPMB SMA KTB 2026 menjadi tahapan penting untuk menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap ditempa dalam lingkungan pendidikan berasrama yang menekankan disiplin, karakter, kepemimpinan, serta kesiapan berkiprah di tingkat nasional dan global. SMA KTB, di bawah Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) dengan dukungan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), berkomitmen menjaga proses seleksi yang kredibel dan akuntabel, serta menghadirkan ekosistem pembinaan yang kuat bagi putra-putri terbaik bangsa.

    (Red)

  • Polda Metro Jaya Laksanakan Pelayanan Penyampaian Aspirasi Mahasiswa, Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

    Polda Metro Jaya Laksanakan Pelayanan Penyampaian Aspirasi Mahasiswa, Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

    Fokusinews.Com ◊ Jum’at, 27 Februari 2026.

    Jakarta — Polda Metro Jaya melaksanakan pelayanan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di depan Mabes Polri. Sebanyak 3.992 personel dikerahkan, terdiri atas 3.093 personel Polda Metro Jaya dan diperkuat personel dari polres jajaran. Pelibatan personel ini dilakukan untuk memastikan aksi berjalan tertib sekaligus menjaga agar aktivitas masyarakat tetap kondusif, khususnya pada bulan suci Ramadan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa Polri hadir dengan mengedepankan pendekatan humanis dan memperhatikan hak asasi manusia. Ia menegaskan, polisi tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga berperan sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, serta pelindung kemanusiaan. “Polisi berperan sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Dalam pelaksanaan tugas, kami mengedepankan pelayanan, perlindungan, serta penegakan hukum secara humanis,” ujarnya.

    Menurutnya, ribuan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan pusat aktivitas masyarakat dan jalur lalu lintas utama. Penempatan ini bertujuan agar hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi tanpa mengganggu kepentingan umum. “Hak menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang dan kami menjamin itu. Namun, kami juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga ketertiban serta tidak mudah terprovokasi,” kata Budi.

    Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus secara situasional sesuai perkembangan di lapangan. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kepadatan yang berdampak pada aktivitas warga, terutama di momentum Ramadan. Masyarakat diimbau menyesuaikan rute perjalanan apabila terdapat pengalihan arus pada sejumlah ruas jalan.

    Kepada peserta aksi, polisi meminta agar penyampaian pendapat dilakukan secara damai dan tertib, serta tetap menjaga norma, etika, dan nilai toleransi selama Ramadan. “Penyampaian pendapat silakan dilakukan dengan damai dan tertib. Kami akan melayani dan mengawal agar seluruh kegiatan, baik aksi maupun aktivitas masyarakat, dapat berjalan berdampingan secara aman dan kondusif,” tutupnya.

    (Red)

  • Pasukan Kebersihan Peduli,DLH Lampung Selatan Gelar Berbagi Takjil

     

    Lampung Selatan – Pasukan Kebersihan yang selalu tampil dengan berpakaian orange selalu bergelut dengan aktifitasnya untuk menjaga kebersihan di tiap tiap sudut kota dengan gagah perkasa pasukan kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan menggelar kepedulian berbagi takjil di bulan suci Ramadhan di perempatan Lampu Merah Way urang Kalianda,Jum’at,27/02/2026,petang.

    Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan, atau yang dikenal dengan nama ‘pasukan orange’. Mereka inilah, yang bertanggungjawab menjaga membersihkan setiap jengkal wilayah di Lampung Selatan.

    Berkumpul di Perempatan Lampu Merah Way Urang, yang ternyata mereka adalah Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan.

    Mereka yang selama ini sering terlihat di jalan jalan terutama jalan jalan Protokol ataupun tempat tempat tertentu guna membersihkan tempat tersebut. Namun sore tadi mereka tidak melakukan yang biasa di lakukan, mereka ternyata membuat suatu kegiatan Berbagi Takjil.

    Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Lampung Selatan ditemui di lokasi, mengatakan kegiatan di Bulan Suci Ramadhan ini yang diprakarsai oleh para Karyawan dan Karyawati Petugas Kebersihan yang di dukung penuh oleh Kadis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Selatan  Yespi Cory, SH., MM,

    Pasukan kebersihan mengajak dan berbagi takjil,sambil menghimbau pada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga lingkungan sekitar kita, untuk terciptanya lingkungan bersih dan sehat sesuai dengan diantara Program Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., MBA., untuk menjadikan Lampung Selatan menjadi ABRI (Asri Bersih, Rapi dan Indah )

    Herman, warga yang mampir dilokasi mengatakan, Mari beri Apreasi pada Saudara – saudara kita para petugas kebersihan ini, merekalah ujung tombaknya kebersihan kota Kalianda, bahkan Kabupaten Lampung Selatan.

    Sering saya melihat subuh sudah terlihat mereka menyapu jalan, siang hari mereka mengambil tumpukan sampah dibeberapa titik, dan sering terlihat hari liburpun mereka tetap beraksi tak kenal lelah.

    PLT Kabid Persampahan dan LB3 Muherwan Murod SE,seperti biasa,
    tampak selalu di lapangan terpatau bersama para Petugas Kebersihan membagikan TAKJIL untuk berbuka puasa, Muherwan mengatakan ada pesan yang akan mereka sampaikan. ” Mari kita Jaga Kebersihan Lingkungan kita ” Dan selain membagikan Takjil ada juga dibagikan berbentuk dalam sebuah STIKER himbauan.

    Agar untuk kita semua saling mengingatkan untuk tidak membuang Sampah sembarangan. Mari kita ciptakan lingkungan kita bersih dimulai dari diri kita sendiri dan inilah bentuk dukungan kita pada Kabupaten kita, Lampung Selatan Maju, Bismillah Bisa.

    Mariyam, yang turut menerima Takjil mengatakan, Luar Biasa ini petugas kebersihan DLH, selain menjaga kebersihan lingkungan kita, di bulan Ramadhan ini mereka juga berbuat yang sangat mulia. Semoga sehat selalu buat semua.

    Salah seorang Ojek yang sedang mangkal juga memberi tanggapannya, Mantap om, sehari hari saya sering melihat mereka dijalan dan di tempat-tempat yang kotor untuk membersihkannya, malah di Bulan yang penuh Berkah ini mereka dijalan justru untuk berbagi Takjil. Semangat ya semua

    Pengguna jalan yang berhenti di lampu merah pun berujar sangat bermanfaat apa yang dilakukan mereka ini, dapat berbagi di bulan puasa ini ***

  • Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Kerjakan Plester Dinding dan Pasang Triplek RTLH di Desa Mandiri

    Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Kerjakan Plester Dinding dan Pasang Triplek RTLH di Desa Mandiri

    fokusinews.com // Morotai, Maluku Utara – Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai melaksanakan pekerjaan plester dinding rumah dan pemasangan triplek di bagian atas dinding RTLH bersama masyarakat Desa Mandiri, Kecamatan Morotai Selatan, Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

    Pengerjaan dilakukan secara gotong royong guna mempercepat proses rehabilitasi rumah agar segera dapat ditempati dengan kondisi yang lebih layak dan nyaman. Personel TMMD bersama warga saling bahu-membahu menyelesaikan plester dinding serta pemasangan triplek pada bagian atas dinding rumah.

    Serda Josep Tupalesy salah satu personel TMMD mengatakan, “Pekerjaan plester dan pemasangan dinding triplek ini kami lakukan bersama warga agar rumah segera selesai dan bisa ditempati dengan lebih layak,” ujarnya.

    Ia menambahkan, “Melalui program RTLH ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tutup Serda Josep Tupalesy. (Pendim 1514/Morotai)

  • Pembangunan Fly Over Bulak Kapal, Dimulai Dengan Pembebasan Lahan.

    Pembangunan Fly Over Bulak Kapal, Dimulai Dengan Pembebasan Lahan.

    Fokusinews.Com ◊ Jumat, 27 Febuari 2026

    Kota Bekasi,
    Pemerintah Kota Bekasi melalui Tim Penertiban dan Pembongkaran melaksanakan pembongkaran bangunan di atas lahan yang telah dibebaskan di wilayah RT 001 dan RT 002 RW 021, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (26/2/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dinas Tata Ruang Kota Bekasi sebagai bagian dari persiapan pembangunan Flyover Bulak Kapal yang direncanakan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

    Tim gabungan yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari unsur Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Kota Bekasi, Sub Denpom Jaya/2-1 Kota Bekasi, Sub Garnisun 0507/Bekasi, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Pengadilan Negeri Kota Bekasi, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Satpol PP Kota Bekasi, Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Diskominfostandi Kota Bekasi, Bagian Hukum Setda Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur, serta Kelurahan Margahayu.

    Pembongkaran dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Wali Kota Bekasi Nomor 800.1.11.1/1139/Distaru. tanggal 25 Februari 2026. Penertiban ini dilakukan guna tercapainya pengelolaan tata ruang yang tepat guna sekaligus mewujudkan pembangunan infrastruktur yang komprehensif.

    Penata Ruang Ahli Muda Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Tarmuji, S.A.P., M.Si., menjelaskan bahwa terdapat sembilan bangunan di atas lahan yang telah dibebaskan dengan status kepemilikan empat orang.

    “Terdapat sembilan bangunan dengan status kepemilikan empat orang, di mana lahannya telah dibebaskan dan hari ini dilakukan pembongkaran,” ujarnya.

    Ia menambahkan, sebagian bangunan telah dibongkar secara mandiri oleh pemilik sebelumnya, sehingga proses penertiban dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

    Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis daerah, khususnya pembangunan Flyover Bulak Kapal.

    Selama pelaksanaan kegiatan, proses pembongkaran berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.

    (Red)