FokusiNews.com, Kaltara. Sabtu 04 Juli 2026
TARAKAN – Sosok pewayangan Semar beserta Punokawan turut memeriahkan Pawai Budaya Festival Iraw Tengkayu XV di Kota Tarakan, Sabtu (4/7/2026). Penampilan unik dari kontingen Pemuda Pakuwaja ini berhasil mencuri perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute pawai.
Festival yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini menjadi ajang bagi berbagai komunitas untuk menunjukkan eksistensi dan komitmen dalam merawat keberagaman budaya di Bumi Paguntaka. Pemuda Pakuwaja hadir dengan misi menyebarkan semangat “Guyub Rukun Saklawase, Semangat Urip Bebarengan” (Rukun Selamanya, Semangat Hidup Bersama).
Ketua Pemuda Pakuwaja Tarakan, Ahmad S.R., mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi penuh seluruh keluarga besar Pakuwaja dalam pawai budaya tahun ini. Tidak hanya pengurus inti, aksi turun ke jalan juga didukung penuh oleh badan otonom seperti Ikatan Perempuan Pakuwaja, Soko Soko, serta tim kesenian tradisional Reog Ponorogo dan Kuda Lumping.
“Kami sangat bangga bisa hadir berpartisipasi meramaikan Pawai Iraw Tengkayu XV tahun ini bersama seluruh ormas, instansi swasta, dan pemerintah daerah. Ini menjadi momentum penting bagi kita untuk bangkit dan melestarikan seni budaya leluhur di tanah rantau,” ujar Ahmad S.R

Kehadiran tokoh Semar dan Punokawan dalam iring-iringan kontingen Pakuwaja bukan sekadar hiburan visual. Ahmad S.R. menjelaskan, melalui simbol tersebut, Pemuda Pakuwaja diharapkan mampu menjaga, merawat, dan mengimplementasikan pitutur (nasihat) Mbah Semar dalam tindak-tanduk kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Di era transformasi sekarang, nasihat luhur tersebut masih sangat relevan. Pemuda harus tampil cekatan, memiliki empati yang tinggi, dan tetap peduli dalam pelestarian budaya leluhur warga Jawa di Tarakan dengan menjunjung tinggi kearifan lokal,” jelasnya.
Pemuda Pakuwaja Tarakan selama ini dikenal aktif bergerak melalui aksi gotong royong dan bersikap terbuka untuk menjalin kerja sama dengan semua pihak, baik organisasi kemasyarakatan maupun pemerintah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, budaya, hingga pembinaan kerohanian demi mendukung kemajuan pembangunan Kota Tarakan dan Provinsi Kalimantan Utara.
Melalui prinsip guyub rukun, Ahmad berharap warga Jawa di berbagai daerah dapat terus memberikan kontribusi terbaiknya dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Kota Tarakan dan Pemprov Kaltara.
Festival Iraw Tengkayu XV tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga ruang bagi berbagai komunitas lintas suku untuk memperkuat persatuan dalam bingkai keberagaman yang menjadi ciri khas Kota Tarakan
Editor : FN – AR




