Pandeglang, penjiarahan jejak para wali allah yang terletak di kampunh Ciandur kecamatan saketi Jadi Destinasi religi Prioritas Pengunjung.
Memasuki Hari ke tiga Idul Fitri, gelombang pengunjung terpantau memadati kawasan Kampung Ciandur, Desa Ciandur.
Bukan sekadar silaturahmi keluarga, masyarakat dari berbagai daerah menjadikan Situs wisata religi utama di wilayah tersebut sebagai destinasi prioritas yang wajib dikunjungi. Minggu, 22/03/2026
Tradisi “ziarah” atau penjarahan ke situs-situs bersejarah dan keramat di desa Ciandur kecamatan saketi kabupaten Pandeglang ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Banten Setelah merayakan kemenangan di hari raya idul fitri.
Magnet Mistis dan Kesegaran Alami Situs makam yang ada di desa Ciandur, yang sering dikaitkan dengan jejak para wali Allah.
Pengunjung yang datang umumnya memiliki dua tujuan utama Ziarah Spiritual. Memanjatkan doa di area makam yang dipercaya memiliki nilai sejarah tinggi sebagai pusat peradaban awal di tanah Jawa.
“Setelah bulan puasa dianggap sebagai simbol pembersihan diri.”
Alan selaku linmas Desa ciandur menuturkan, Menurut pantauan di lokasi, area parkir sejak pagi hari sudah dipenuhi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengunjung tidak hanya datang dari lokal Pandeglang, tetapi juga dari Serang, Tangerang, hingga Jakarta. Tuturnya
Lonjakan wisatawan ini menjadi berkah tersendiri bagi warga Desa Ciandur. Warung-warung makan yang menyajikan kuliner khas daerah hingga pedagang lokal dilaporkan mengalami peningkatan omzet yang signifikan. Akses jalan menuju lokasi yang cukup menantang tidak menyurutkan niat para peziarah untuk mencapai situs yang terletak di desa Ciandur. Pungkasnya
Jurnalis :Irgi agus pangestu
