Ironi Prestasi: Atlet Asal Yapen Berprestasi Di Jayapura, Hanya Diganjar 300, Ribu Rupiah

Serui-Papua. Fokusinews.com. Kontingen atletik Kabupaten Kepulauan Yapen berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua Tahun 2026 yang digelar di Jayapura pada Juni 2026.

Dalam ajang tersebut, Kabupaten Kepulauan Yapen menempati peringkat keempat klasemen akhir perolehan medali dengan mengoleksi 9 medali emas, 14 medali perak, dan 11 medali perunggu.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Capaian ini menempatkan Yapen di papan tengah sekaligus menunjukkan perkembangan positif pembinaan atletik di daerah.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras para atlet, pelatih, yang telah berjuang mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Yapen di tingkat provinsi. Salah satunya adalah seorang atlet berusia 17 tahun asal Serui yang berhasil menyumbangkan prestasi bagi kontingen Yapen.

Namun, di balik keberhasilan itu, muncul sorotan terhadap bentuk penghargaan yang diberikan kepada atlet. Atlet-atlet yang telah membawa nama baik daerah tersebut dikabarkan hanya menerima penghargaan sebesar Rp. 300.000 dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai komitmen pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi. Banyak pihak menilai bahwa penghargaan kepada atlet seharusnya tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga mampu menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus mengembangkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Seorang mantan olahraga tinju asal serui menilai, prestasi yang diraih Yapen dengan finis di peringkat keempat merupakan modal penting bagi daerah untuk membangun olahraga yang lebih kompetitif. Karena itu, pembinaan yang berkelanjutan serta pemberian penghargaan yang layak dinilai menjadi bagian penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen mengenai dasar pemberian penghargaan sebesar Rp300.000 kepada atlet-atlit tersebut.

Media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang.

 

(Heri)

Pos terkait