Gubernur Zainal Lepas dan Sambut Kapolda Kaltara, Tekankan Sinergi Kawal Perbatasan

Oplus_131072

 

TANJUNG SELOR –FOKUSINEWS.COM . Suasana penuh khidmat menyelimuti Gedung B Rupatama Kayan Mapolda Kalimantan Utara, saat Polda Kaltara menggelar acara kenal pamit sekaligus serah terima jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda). Estafet kepemimpinan resmi beralih dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., kepada Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H, Jum’at ( 10/07/26)

Acara yang dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda, para Kapolres, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat ini turut dimeriahkan dengan kehadiran Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum. Pemerintah Kabupaten Malinau juga diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Kamran Daik, M.Si.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy atas dedikasi dan loyalitasnya selama mengemban amanah sebagai Kapolda Kaltara.

“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian beliau. Semoga langkah ke depan senantiasa diberikan keberkahan,” ujar Gubernur Zainal

Di sisi lain, Gubernur juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Irjen Pol. Agus Wijayanto. Ia menyatakan keyakinannya bahwa pengalaman dan kepemimpinan Kapolda baru akan membawa angin segar bagi kinerja kepolisian di Bumi Benuanta.

“Kami meyakini pengalaman dan kepemimpinan bapak akan semakin memperkuat kinerja Polda Kaltara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memperkokoh sinergi dengan pemerintah provinsi,” tegasnya.

Gubernur Zainal menekankan bahwa estafet kepemimpinan ini diharapkan tidak hanya membawa inovasi baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan strategis di wilayah Kalimantan Utara. Ia menyoroti sejumlah isu krusial yang memerlukan perhatian serius, seperti penjagaan keamanan wilayah perbatasan, pemberantasan narkotika, penanganan kejahatan siber, hingga penciptaan iklim investasi yang kondusif.

“Penjagaan keamanan wilayah perbatasan, pemberantasan narkotika, penanganan kejahatan siber, hingga penciptaan iklim investasi yang kondusif, memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat,” tambahnya.

Acara pisah pamit yang berlangsung khidmat tersebut kemudian diakhiri dengan ramah tamah serta ucapan selamat bertugas dari seluruh elemen yang hadir. Pergantian pucuk pimpinan ini diharapkan mampu menjadi momentum penguatan sinergitas antara Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota, dan jajaran kepolisian dalam mengawal pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan negara.

Editor  : FN – AR

Pos terkait