DPRD Kaltara Dukung Penguatan Kerja Sama Perbatasan dalam Sidang Ke-28 Kaltara-Sabah

Oplus_131072

Fokusinews.com, Rabu 29 Juli 2026

TARAKAN – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, SE., MM., menghadiri langsung pembukaan Pertemuan Tim Teknis dan Sidang Ke-28 Tingkat Provinsi Kalimantan Utara-Peringkat Negeri Sabah Tahun 2026, di Kayan Ballroom, Hotel Tarakan Plaza, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan strategis ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang, delegasi resmi dari Negeri Sabah Malaysia, Wali Kota Tarakan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara, serta jajaran perangkat daerah provinsi.

Pertemuan bilateral ini menjadi forum penting dalam memperkuat hubungan kerja sama lintas negara antara Provinsi Kalimantan Utara dan Negeri Sabah, dengan fokus utama pada pembangunan serta pengelolaan kawasan perbatasan yang berkelanjutan.

Oplus_131072

 

Sidang ke-28 ini membahas sejumlah isu strategis yang terbagi dalam beberapa kelompok kerja (working group), mencakup bidang ekonomi dan perdagangan, sosial budaya, hingga kerja sama pengelolaan wilayah perbatasan. Seluruh pembahasan diarahkan untuk menghasilkan kesepakatan konkret yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di kedua sisi perbatasan.

Kehadiran Ketua DPRD Kaltara dalam forum ini menegaskan komitmen legislatif dalam mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral dan stabilitas kawasan perbatasan.

“Melalui forum ini, kami berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini semakin kokoh dan mampu melahirkan langkah-langkah nyata. Tujuannya agar kawasan perbatasan kita menjadi maju, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” ujar Achmad Djufrie

Oplus_131072

 

Forum ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap kesepakatan-kesepakatan sebelumnya sekaligus penyusunan program kerja bersama di masa mendatang, sejalan dengan semangat ASEAN dalam meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan wilayah lintas batas.

Dengan terselenggaranya sidang rutin ini, diharapkan sinergi antara Kalimantan Utara dan Sabah tidak hanya berhenti pada tataran birokrasi, tetapi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di garis depan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Editor  : FN – AR

Pos terkait