Pemprov NTT Sambangi Galangan Kapal PT Sadewa Gemilang Industri di Tarakan

Foto Spesial

Tarakan, Fokusinews.com –  Keberhasilan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam tata kelola sektor perairan menarik perhatian luas dari berbagai daerah di tanah air. Pemilik Galangan PT Sadewa Gemilang Industri, H. Mustamin, menyambut langsung kunjungan kerja lapangan rombongan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diwakili oleh Bappeda serta jajaran terkait di Tarakan, Kamis (23/10/2026).

​Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari agenda resmi studi tiru terkait tata cara pendataan, perhitungan, serta pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor di Atas Air (PKAA) yang sukses diterapkan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Lawatan kerja Pemprov NTT ini sebelumnya telah dikoordinasikan secara resmi melalui surat dari Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, kepada Pemerintah Provinsi Kaltara. Langkah ini menegaskan komitmen kuat Pemprov NTT beserta Badan Pendapatan dan Asset Daerah (BPAD) untuk melihat secara langsung praktik terbaik (best practices) pengelolaan sektor perairan yang berjalan efektif di Kaltara.

Sebagai salah satu tokoh pengusaha transportasi laut dan pemilik galangan kapal terkemuka di Bumi Benuanta, H. Mustamin menyambut terbuka inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi antardaerah semacam ini sangat krusial untuk menyelaraskan regulasi, tata kelola operasional armada, serta meningkatkan tingkat kepatuhan pelaku usaha maritim terhadap kewajiban pajak daerah.

​“Harapan kami, kerja sama lewat kunker studi tiru ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan mampu memicu hubungan kemitraan berkelanjutan antara Provinsi Kaltara dan NTT, khususnya dalam kemajuan industri maritim dan tata kelola pendapatan daerah,” ungkap H. Mustamin penuh optimisme.

Pertemuan yang berlangsung hangat di area galangan kapal tersebut diisi dengan dialog interaktif seputar tantangan dan solusi di sektor transportasi air. Melalui sinergi lintas wilayah antara Kaltara dan NTT, pengelolaan sektor maritim diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang akuntabel, tetapi juga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan daya saing industri pelayaran di tingkat nasional. (***)

Editor : Asfaran
Laporan: Sahbudiman – Syahrir Asmari (Gondrong)

Pos terkait