TAPANULI TENGAH –Peduli pemulihan Alam Dan Cegah Tanah Longsor PT Pembangunan Perumahan (Persero) atau PT PP Gandeng Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar penanaman 150 bibit pohon di kawasan lereng dan jalan Rampa-Poriaha, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sabtu (7/11/2026).
Lokasi tersebut merupakan titik terdampak banjir dan longsor sekaligus lokasi proyek tanggap darurat ruas jalan Sibolga‑Tarutung.
Kegiatan bertajuk Penanaman Pohon Pemulihan Alam Sibolga dan Tapanuli Tengah ini menjadi bagian pengendalian dampak lingkungan proyek PT PP guna memulihkan stabilitas lereng dan jalan.
HSE Officer PT PP Ferdianto Nikolaus menyampaikan kegiatan penanaman bibit pohon ini merupakan wujud nyata dari tim PT Pembangunan Perumahan (Persero) PT PP dalam rangka melakukan pemulihan alam Sibolga dan Tapteng di area terdampak bencana banjir dan longsor.
“Efek dari bencana alam sehingga kita melakukan perbaikan lereng dan jalan, selain itu sebagai wujud nyata pemulihan alam kita melakukan penanaman 150 bibit pohon,” kata Ferdianto.
Lanjut Ferdianto, kegiatan penanaman bibit pohon ini bertujuan untuk melakukan reboisasi atau penghijauan kembali untuk mengantisipasi bencana banjir dan longsor.
“Penanaman pohon kembali dilakukan agar ekosistem alam berjalan seperti sediakala. Kita menanam sebanyak 150 bibit pohon yang dari 50 bibit pohon Tanjung, 50 bibit pohon Ketapang dan 50 bibit pohon Mahoni,” ucapnya.
Ferdianto berharap dengan penanaman bibit pohon ini sehingga lingkungan di Sibolga dan Tapteng tatap asri, hijau serta udara semakin semakin sejuk.
“Semoga masyarakat disekitar lingkungan ini ikut menjaga dan melestarikan pepohonan ini sehingga lingkungan alam tetap lestari,” katanya.
Hadir juga dalam kegiatan itu, Manager Operasional Lapangan Margono, Deputy Proyek Manager Hely, dan Pengendali Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Tapteng Ahmad Faisal Aritonang didampingi Litmer Tambunan Kordinator Lapangan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tapteng.(JN)






