Fraksi Gabungan DPRP Papua Dukung Penuh Percepatan Pembentukan DOB Papua Utara

Tim Pemekaran DOB Papua Utara saat bertemu Fraksi Gabungan Amanat Gerakan Persatuan Rakyat di Kantor DPR Provinsi Papua, Senin (19/10/2026)

JAYAPURA, PAPUA – Tim Koordinator Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Utara bersama jajaran tokoh adat Wilayah Saireri melakukan pertemuan strategis dengan Fraksi Gabungan Amanat Gerakan Persatuan Rakyat di Kantor DPR Provinsi Papua, Senin (19/10/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DOB Papua Utara serta menyusun langkah taktis guna menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Koordinator Tim DOB Papua Utara, Benyamin Wayangkau, hadir didampingi deretan tokoh berpengaruh, di antaranya tokoh adat Philps Wona, Karlos Sawaki, Manawir Biak Dorus Awom, serta perwakilan pemuda adat dari Biak, Waropen, Mamberamo Ronari, Sarmi, dan Yapen. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi masyarakat Saireri dalam memperjuangkan hak politik dan pemerataan pembangunan melalui pemekaran wilayah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Inti dari pertemuan hari ini adalah menyatukan langkah dengan Fraksi Gabungan untuk segera membentuk Pansus DOB Papua Utara. Kami juga membahas langkah-langkah strategis, termasuk pembiayaan untuk keberangkatan tim dalam rangka menghadap Presiden RI di Jakarta,” ucar Benyamin Wayangkau saat memberikan keterangan kepada awak media.

Ketua Fraksi Gabungan Gerakan Amanat Persatuan, Yeyen, menegaskan bahwa partainya, Gerindra, memberikan lampu hijau penuh terhadap upaya kerja tim tersebut. Ia berkomitmen untuk membawa aspirasi ini ke tingkat pimpinan DPR Papua (DPRP).

“Kami di Fraksi siap dan mendukung penuh upaya Tim DOB Papua Utara. Hal ini akan segera kami bicarakan secara intensif dengan pimpinan DPRP agar mendapatkan tindak lanjut yang konkret,” tegas Yeyen.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Fraksi Gabungan, Yulianus Rumboisano, S.Sos., mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi internal dengan masing-masing pimpinan partai dalam koalisi fraksi. Menurutnya, Gerindra, PAN, dan Perindo telah sepakat 100 persen mendukung aspirasi yang dibawa oleh tokoh-tokoh adat tersebut.

“Kami adalah fraksi terbesar dengan kekuatan sembilan kursi. Tidak ada kepentingan bagi kami untuk menahan aspirasi ini. Tugas kami adalah mengawal. Kami akan berupaya berkoordinasi dengan fraksi lain seperti PDI-P, Golkar, dan PKS, mengingat Fraksi NasDem juga sudah menyatakan dukungan secara terbuka dalam sidang paripurna sebelumnya,” jelas Yulianus.

Sebagai putra daerah Saireri, Ia menegaskan bahwa pembentukan DOB Papua Utara adalah titipan masa depan bagi generasi mendatang dan ruang bagi para orang tua adat untuk melihat kemajuan di tanahnya sendiri.

“Apapun yang terjadi, kita harus menerima aspirasi orang tua kita. Kami mendorong usulan pembentukan Pansus secepatnya,” imbuhnya.

Wakil Ketua Fraksi Gabungan, Dessy Corazon Giay, S.I.P dari Partai Amanat Nasional (PAN), menyatakan bahwa dukungan ini tidak hanya berhenti di tingkat daerah. Pihaknya akan melaporkan perkembangan ini secara berjenjang kepada pimpinan pusat partai.

“Secara berjenjang kami sudah rapat dan akan melanjutkan hal ini kepada Ketua Umum di pusat. Kader-kader PAN di DPRP akan berjuang mendorong percepatan pemekaran ini karena hal ini sesuai dengan pembagian wilayah adat yang sudah ada,” tutup Dessy.

Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk memperkuat komunikasi lintas fraksi guna memastikan pembentukan DOB Papua Utara masuk dalam agenda prioritas legislasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Pos terkait