GPI Papua berikan Beasiswa Kuliah untuk 3 Anak Yapen, dan Apresiasi dukungan masyarakat untuk Gedung Ibadah dan Hibah Tanah.

SERUI, KEPULAUAN YAPEN – Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua resmi membuka Pos Pelayanan GPI Papua Bethania di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Minggu (20/9/2026). Kehadiran pos pelayanan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perluasan pelayanan keagamaan GPI Papua, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kepulauan Yapen.

Peresmian Pos Pelayanan GPI Papua Bethania dilakukan langsung oleh Ketua Sinode GPI Papua, Pdt. Donald Salima, S.Th., S.E., M.M., dalam ibadah yang berlangsung di Kota Serui.

Ibadah peresmian tersebut dihadiri 56 jemaat, jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Yapen, serta Kapolres Kepulauan Yapen. Kehadiran berbagai unsur tersebut turut menunjukkan dukungan terhadap keberadaan pelayanan gereja di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Dalam keterangannya seusai ibadah, Pdt. Donald Salima mengatakan kehadiran GPI Papua di Kepulauan Yapen merupakan bagian dari upaya memperluas ladang pelayanan bersama gereja-gereja lainnya yang telah lebih dahulu menjalankan pelayanan di wilayah tersebut.

Menurutnya, GPI Papua bukan merupakan gereja yang baru hadir di Tanah Papua. GPI Papua telah lama menjalankan pelayanan, khususnya di wilayah Papua bagian selatan. Karena itu, pembukaan Pos Pelayanan Bethania di Serui dipandang sebagai bagian dari perkembangan pelayanan gereja yang terus berlangsung.

“GPI Papua bukan gereja baru dan telah lama ada di tanah Papua, khususnya di wilayah selatan. Kehadiran kami di Kepulauan Yapen adalah bukti bahwa Tuhan mengizinkan ladang pelayanan ini untuk terus dikerjakan,” ujar Pdt. Donald.

Selain pelayanan kerohanian, GPI Papua juga memberikan perhatian terhadap pendidikan generasi muda asal Kepulauan Yapen. Dalam rangkaian peresmian tersebut, tiga anak asal Serui diberikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Teologi (STT) GPI Papua.

Pdt. Donald menjelaskan, pemberian beasiswa tersebut merupakan bagian dari perhatian GPI Papua terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Pendidikan teologi diharapkan dapat mempersiapkan generasi muda untuk mengambil bagian dalam pelayanan gereja dan kehidupan masyarakat di masa mendatang.

“Dalam peresmian Pos Pelayanan GPI Papua Bethania Serui ini, kami juga sekaligus memberikan beasiswa bagi tiga anak asal Kepulauan Yapen untuk menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Teologi (STT) GPI Papua,” katanya.

Ia juga menambahkan Dukungan masyarakat dan sejumlah pihak juga menjadi bagian penting dalam proses berdirinya Pos Pelayanan GPI Papua Bethania di Serui. Ketua Sinode GPI Papua menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk tempat pelayanan sementara maupun penyediaan lahan.

Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Keluarga Raubaba yang telah meminjamkan rumah untuk digunakan sebagai tempat ibadah sementara. Fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan awal bagi pelaksanaan pelayanan GPI Papua di Kota Serui.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Keluarga Antaribaba di Serui Laut, atas hibah lahan seluas 70 x 50 meter persegi yang akan menjadi bagian penting bagi pengembangan pelayanan GPI Papua di Kepulauan Yapen.

Selain itu, Pdt. Donald menyampaikan apresiasi kepada Bapak Peter Worabay yang menyediakan bangunan kantor veteran di pusat Kota Serui untuk dimanfaatkan sebagai salah satu fasilitas gereja.

“Kami juga mengapresiasi Keluarga Raubaba yang telah meminjamkan rumah untuk gedung sementara, kepada Keluarga Bapak Antaribaba atas hibah lahan seluas 70 x 50 meter persegi, serta Bapak Peter Worabay yang menyediakan bangunan kantor veteran di pusat Kota Serui sebagai fasilitas gereja,” ungkapnya.

Setelah peresmian tersebut, Pos Pelayanan GPI Papua Bethania Serui akan menjalankan tugas pelayanan di bawah kepemimpinan Pdt. Amida S. Korwa, S.Th., M.Ag., selaku Ketua Majelis Jemaat, bersama Pdt. Kristenson Masreng, S.Th.

Keduanya menyatakan komitmen untuk menjalankan amanah pelayanan dengan sebaik-baiknya serta membangun pelayanan yang dapat memberikan manfaat bagi jemaat dan masyarakat di Kepulauan Yapen.

Kehadiran Pos Pelayanan GPI Papua Bethania di Serui diharapkan tidak hanya memperkuat pelayanan kerohanian bagi jemaat, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia. Dukungan terhadap tiga anak Yapen untuk menempuh pendidikan teologi menjadi salah satu langkah konkret yang menyertai pembukaan pos pelayanan tersebut.

Dengan dukungan jemaat, tokoh masyarakat, FKUB, aparat keamanan, serta pihak-pihak yang telah memberikan fasilitas, Pos Pelayanan GPI Papua Bethania Serui diharapkan dapat menjalankan pelayanan secara berkelanjutan dan berkontribusi dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat Kepulauan Yapen.

Pos terkait