PANDEGLANG — Indonesia Contra Terror (ICT) mengubah posisi terhadap pelaksanaan revitalisasi Situ Cikedal setelah mendapatkan penjelasan dari DPUPR serta berkomunikasi dengan tim pelaksana proyek di lapangan.
ICT menyebut, berdasarkan penjelasan yang diterima, tahap pekerjaan yang sedang berjalan saat ini masih berfokus pada penguatan fungsi konservasi dan penataan kawasan, bukan pada pembangunan kawasan wisata komersial. Adapun rencana pengembangan pariwisata akan dilakukan pada tahap berikutnya sesuai perencanaan dan penganggaran Pemerintah Daerah. Ucap sapta 05/09/2026
Lanjut ICT juga mengapresiasi pembangunan fasilitas publik seperti jogging track yang dapat digunakan masyarakat secara gratis dan tidak bersifat komersial.
“Kami harus objektif. Ketika sebelumnya ada hal yang belum kami pahami, kami mempertanyakannya. Setelah mendapatkan penjelasan konkret dari pihak terkait, tentu kami juga harus memberikan apresiasi. Kritik bukan berarti harus selalu menolak,” ujar Ketua Umum ICT, Syailendra Adi Sapta.
ICT juga menyambut positif informasi mengenai rencana hibah tanah dari salah satu pemilik kepada Pemerintah Daerah untuk kemudian menjadi aset daerah. Menurut ICT, apabila proses tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan dan tercatat secara resmi, hal itu merupakan langkah positif dalam memberikan kepastian terhadap status aset dan pengelolaan kawasan Situ Cikedal.
Sejumlah persoalan yang sebelumnya dipertanyakan ICT, termasuk persoalan teknis pembangunan dan sarana pendukung, juga telah mendapatkan penjelasan dari pihak terkait.
Meski demikian, ICT menegaskan bahwa perubahan sikap tersebut bukan berarti fungsi kontrol sosial dihentikan.
“Untuk tahap sekarang kami mengambil posisi sebagai pendamping masyarakat dan mitra kritis dalam mengawal pembangunan. Tetapi ketika nanti masuk pada tahap pengembangan pariwisata, Tim ICT tetap akan melakukan kontrol terhadap aspek lingkungan, transparansi anggaran, legalitas aset, akses masyarakat, serta dampak sosial dari pengembangan kawasan,” tegasnya.
ICT berharap komunikasi antara pemerintah, pelaksana proyek dan masyarakat dapat terus dibangun secara terbuka sehingga revitalisasi Situ Cikedal benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan.
“Kami mendukung pembangunan yang benar dan bermanfaat. Kalau pemerintah benar, kami apresiasi. Kalau ada yang perlu dikritisi, kami tetap akan mengkritisi. Posisi kami adalah kepentingan masyarakat,” pungkas Syailendra irgi





