Dana Desa Arsip - FokusiNews https://fokusinews.com/tag/dana-desa/ FokusiNews menyajikan berita terkini, terpercaya, dan faktual seputar nasional, daerah, ekonomi, politik, teknologi, dan gaya hidup untuk pembaca Indonesia. Mon, 27 Jul 2026 10:30:00 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.4 https://fokusinews.com/wp-content/uploads/2026/04/cropped-Favicon-Fokusinews-32x32.png Dana Desa Arsip - FokusiNews https://fokusinews.com/tag/dana-desa/ 32 32 Sambut HUT ke-81 RI, Pemuda Kampung Wadibu Bergerak Bersihkan Lingkungan Lewat Program PKTD https://fokusinews.com/sambut-hut-ke-81-ri-pemuda-kampung-wadibu-bergerak-bersihkan-lingkungan-lewat-program-pktd/ Mon, 27 Jul 2026 10:30:00 +0000 https://fokusinews.com/?p=14448 Biak-Papua. Fokusinews.com. Semangat gotong royong kembali hidup di Kampung Wadibu, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor. […]

Artikel Sambut HUT ke-81 RI, Pemuda Kampung Wadibu Bergerak Bersihkan Lingkungan Lewat Program PKTD pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Biak-Papua. Fokusinews.com. Semangat gotong royong kembali hidup di Kampung Wadibu, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, puluhan pemuda bersama masyarakat melaksanakan aksi pembersihan bahu jalan melalui Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang bersumber dari Dana Desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/7/2026) tersebut meliputi pembersihan bahu jalan, pemangkasan semak belukar, pengangkutan sampah, serta penataan lingkungan di sepanjang jalan utama kampung. Aksi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat sekaligus mempercantik wajah Kampung Wadibu dalam menyambut bulan kemerdekaan.

Program PKTD merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang memanfaatkan Dana Desa untuk memberdayakan masyarakat melalui pekerjaan yang bersifat produktif dan bermanfaat langsung bagi kampung. Selain meningkatkan kualitas lingkungan, program ini juga membuka kesempatan kerja bagi warga sehingga manfaat Dana Desa dapat dirasakan secara nyata.

Kepala Kampung Wadibu, Arie Lemi Ansek, mengapresiasi semangat para pemuda yang telah menjadi motor penggerak kegiatan tersebut. Menurutnya, pembangunan kampung tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Semangat gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat Kampung Wadibu. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemuda yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Melalui Dana Desa, kita ingin membangun kampung yang bersih, sehat, dan menjadi kebanggaan bersama,” ujar Arie.

Dukungan serupa disampaikan Bamuskam Kampung Wadibu yang menilai kegiatan tersebut sebagai wujud pengawasan sekaligus partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan kampung. Bamuskam berharap seluruh program yang dibiayai Dana Desa terus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, semangat kebersamaan warga Kampung Wadibu juga diwujudkan melalui dukungan terhadap pembangunan Gedung Gereja Baru Jemaat Simon Petrus Wadibu. Kehadiran rumah ibadah tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan iman, pelayanan rohani, pendidikan karakter generasi muda, serta memperkuat persaudaraan dan kerukunan masyarakat.

Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus diteruskan melalui karya nyata. Di Kampung Wadibu, semangat kemerdekaan diwujudkan bukan hanya melalui upacara dan perlombaan, tetapi juga lewat kerja bakti, kepedulian terhadap lingkungan, serta partisipasi aktif dalam pembangunan kampung.

Warga berharap budaya gotong royong yang telah mengakar ini terus dipertahankan sebagai identitas masyarakat Kampung Wadibu. Dengan sinergi antara Pemerintah Kampung, Bamuskam, tokoh agama, pemuda, perempuan, dan seluruh masyarakat, pembangunan yang didukung Dana Desa diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mewujudkan Kampung Wadibu yang bersih, maju, mandiri, dan religius.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, wajah Kampung Wadibu kini tampak lebih tertata dan asri. Semangat persatuan yang lahir dari kerja bersama menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya kepedulian, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap kampung yang dicintai.

 

Artikel Sambut HUT ke-81 RI, Pemuda Kampung Wadibu Bergerak Bersihkan Lingkungan Lewat Program PKTD pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Program Ketapang Dan Lainnya Disalur, Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat. https://fokusinews.com/program-ketapang-dan-lainnya-disalur-dukung-kemandirian-ekonomi-masyarakat/ Wed, 22 Jul 2026 05:09:14 +0000 https://fokusinews.com/?p=14033 Biak-Papua. FOKUSINEWS.COM. Kepala Kampung Wadibu, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, Arie Lemi Ansek, memberikan penyaluran […]

Artikel Program Ketapang Dan Lainnya Disalur, Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat. pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Biak-Papua. FOKUSINEWS.COM. Kepala Kampung Wadibu, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, Arie Lemi Ansek, memberikan penyaluran Dana Desa untuk Program Ketahanan Pangan (KETAPANG) kepada masyarakat pada Rabu, 22 Juli 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kampung Wadibu dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan Dana Desa secara tepat sasaran.

Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp. 20.000.000, yang diberikan kepada 13 penerima, terdiri atas 12 penerima perorangan dan 1 kelompok bersama.

Adapun rinciannya sebagai berikut:

• 12 penerima perorangan masing-masing menerima Rp. 1.500.000.

• 1 kelompok bersama menerima                     Rp. 2.000.000.

Dengan demikian, total dana yang disalurkan sebesar Rp. 20.000.000, sesuai dengan alokasi anggaran Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Kampung Wadibu Arie Ansek mengatakan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan ketersediaan pangan keluarga, mengembangkan usaha produktif, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat kampung.

“Program Ketahanan Pangan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kampung dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Kami berharap bantuan ini digunakan secara bijaksana sehingga mampu meningkatkan kemandirian pangan keluarga dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan Program Ketahanan Pangan, Pemerintah Kampung Wadibu juga telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai ketentuan yang berlaku.

Tidak hanya fokus pada sektor pangan, Pemerintah Kampung Wadibu juga memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui dukungan di bidang pendidikan. Salah satu program prioritas adalah membantu mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi akhir pada berbagai jenjang pendidikan dan dijadwalkan mengikuti wisuda pada bulan Agustus mendatang.

Menurut Arie Ansek, keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus investasi pembangunan kampung di masa depan.

“Harapan kami sebagai orang tua dan pemerintah kampung, anak-anak yang akan diwisuda dapat menjadi generasi intelektual yang kembali mengabdi untuk membangun Kampung Wadibu. Ilmu yang mereka peroleh diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta turut mendorong kemajuan Kabupaten Biak Numfor secara keseluruhan,” ungkapnya.

Salah seorang warga penerima bantuan, D, Koibur, mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Kampung Wadibu terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kampung dan seluruh aparat kampung yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk mengembangkan usaha kebun dan memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa program ketahanan pangan memberikan semangat bagi masyarakat untuk lebih produktif.

“Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkebun dan meningkatkan hasil pertanian. Kami berharap Kampung Wadibu semakin maju dan masyarakatnya semakin mandiri secara ekonomi maupun pangan,” katanya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan masyarakat agar seluruh proses dapat disaksikan secara langsung. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kampung Wadibu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang akuntabel, partisipatif, dan bertanggung jawab.

Pemerintah Kampung Wadibu terus berupaya membangun kampung melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penguatan ketahanan pangan, perlindungan sosial, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Sinergi antara pemerintah kampung dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan Kampung Wadibu yang mandiri, sejahtera, dan memiliki sumber daya manusia yang unggul untuk mendukung pembangunan Distrik Oridek serta Kabupaten Biak Numfor di masa mendatang.

 

Artikel Program Ketapang Dan Lainnya Disalur, Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat. pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Bupati Biak Numfor Lantik 249 Kepala Kampung 2026–2034, Tegaskan Rekonsiliasi hingga Larangan Jual Tanah Adat https://fokusinews.com/pelantikan-kepala-kampung-biak-numfor-2026-2034/ https://fokusinews.com/pelantikan-kepala-kampung-biak-numfor-2026-2034/#respond Sat, 18 Apr 2026 01:55:43 +0000 https://fokusinews.com/?p=6175 Papua_Biak, fokusinews.com — Bupati Biak Numfor, Markus O Mansnembra, secara resmi melantik 249 kepala kampung […]

Artikel Bupati Biak Numfor Lantik 249 Kepala Kampung 2026–2034, Tegaskan Rekonsiliasi hingga Larangan Jual Tanah Adat pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Papua_Biak, fokusinews.com — Bupati Biak Numfor, Markus O Mansnembra, secara resmi melantik 249 kepala kampung masa jabatan 2026–2034 dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Swiss-Belhotel Cendrawasih Biak, Jumat (17/4/2026) kemerin.

Pelantikan ini dihadiri unsur Forkopimda, TNI/Polri, Sekretaris Daerah, pimpinan dan anggota DPRK, organisasi wanita dan TP PKK, serta tokoh adat, agama, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dari total 250 kepala kampung terpilih hasil Pilkades serentak, sebanyak 249 orang dilantik. Satu kepala kampung terpilih diketahui telah meninggal dunia, sementara enam lainnya masih menunggu penyelesaian administrasi dan teknis sebelum dilantik.

Prosesi pelantikan turut diwarnai penandatanganan berita acara sumpah/janji jabatan yang diwakili lima kepala kampung, serta pembacaan Pakta Integritas sebagai komitmen menjalankan amanah jabatan.

Memasuki masa jabatan delapan tahun, Bupati Markus memberikan empat arahan strategis yang harus menjadi pedoman para kepala kampung:

Bupati menegaskan pentingnya rekonsiliasi pasca Pilkades. Ia meminta seluruh kepala kampung merangkul semua pihak tanpa membedakan kubu politik.

“Pilkades sudah selesai. Tidak ada lagi kubu-kubuan. Semua adalah masyarakat yang harus dilayani,” tegasnya.

Pemerintah daerah tengah mendorong program Kampung Nelayan Modern berbasis Koperasi Nelayan Merah Putih. Sebanyak 25 kampung disiapkan, terdiri dari 4 kampung hub dan 21 kampung penyangga, termasuk Kampung Samber Binyeri sebagai percontohan nasional.

Bupati meminta kepala kampung aktif bersinergi agar program strategis dari pemerintah pusat ini dapat berjalan optimal.


Pengelolaan dana desa harus dilakukan secara transparan, jujur, dan tepat sasaran. Bupati menekankan pentingnya inovasi program yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).Bupati memberikan penekanan khusus terkait perlindungan tanah adat. Ia meminta seluruh aparatur kampung menjaga tanah milik masyarakat adat, khususnya di wilayah Kepulauan Padaido Aimando.

“Tanah jangan dijual untuk kepentingan sesaat. Kita harus jaga untuk generasi anak cucu ke depan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kampung Ruar (Distrik Biak Timur) yang berhasil meraih Juara 1 tingkat provinsi dan Juara 3 tingkat nasional dalam Lomba Desa.

Acara ditutup dengan doa bersama, menyanyikan lagu “Bagimu Negeri”, sesi foto, serta pemberian ucapan selamat dari Bupati dan jajaran Forkopimda kepada para kepala kampung yang baru dilantik.

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan tata kelola pemerintahan kampung sekaligus mempercepat pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Artikel Bupati Biak Numfor Lantik 249 Kepala Kampung 2026–2034, Tegaskan Rekonsiliasi hingga Larangan Jual Tanah Adat pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
https://fokusinews.com/pelantikan-kepala-kampung-biak-numfor-2026-2034/feed/ 0