SERUI, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Serui menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan dan keamanan pelayaran sekaligus membagikan 100 unit life jacket secara gratis kepada pemilik perahu dan speedboat di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para operator angkutan laut tradisional, terhadap pentingnya keselamatan pelayaran di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Yapen.
Dalam sambutannya, perwakilan Kantor UPP Kelas II Serui menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, serta peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama, mengingat laut menjadi jalur utama penghubung antarkampung dan antarpulau, sekaligus penopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kepulauan Yapen.
“Keselamatan pelayaran harus menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama. Di balik setiap orang yang berangkat melaut atau melakukan perjalanan dengan speedboat, ada keluarga yang menanti kepulangannya di rumah,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas pelayaran memiliki sejumlah risiko yang perlu diantisipasi, mulai dari perubahan cuaca, gelombang dan arus laut, kondisi teknis sarana angkutan, kelebihan muatan, hingga kurangnya penggunaan perlengkapan keselamatan.
Karena itu, upaya meningkatkan keselamatan tidak cukup hanya melalui pengawasan dan penegakan aturan, tetapi juga harus dibarengi edukasi, sosialisasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pihak UPP Kelas II Serui menekankan sejumlah hal penting yang harus diperhatikan sebelum melakukan perjalanan laut, di antaranya memastikan kondisi mesin dan sarana angkutan dalam keadaan baik, memperhatikan cuaca dan kondisi perairan, mematuhi kapasitas penumpang, serta memastikan ketersediaan dan penggunaan life jacket.
Para pemilik dan operator speedboat juga diingatkan agar tidak mengabaikan prosedur keselamatan demi mengejar waktu maupun keuntungan.
“Keselamatan bukanlah sesuatu yang dapat ditawar, melainkan kewajiban dan kebutuhan yang harus diterapkan dalam setiap perjalanan,” tegasnya.
Bagikan 100 Life Jacket kepada 50 Pemilik Perahu dan Speedboat
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat pengguna transportasi laut, Kantor UPP Kelas II Serui turut membagikan sebanyak 100 unit life jacket secara gratis kepada 50 pemilik perahu dan speedboat yang telah terdata.
Pembagian perlengkapan keselamatan tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya keselamatan pelayaran di tengah masyarakat.
Pihak UPP juga mengingatkan bahwa life jacket bukan sekadar pelengkap atau pemenuhan persyaratan administrasi, melainkan perlengkapan penting yang dapat membantu seseorang tetap mengapung apabila terjatuh ke laut sehingga memiliki peluang lebih besar untuk bertahan sambil menunggu pertolongan.
Operator speedboat yang mengangkut penumpang diminta memastikan jumlah life jacket sesuai dengan jumlah penumpang yang diangkut. Selain itu, jumlah penumpang harus terdata dengan baik dan kondisi sarana angkutan diperiksa serta didokumentasikan sebelum keberangkatan.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, pergerakan masyarakat diperkirakan akan mengalami peningkatan. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi pihak UPP Kelas II Serui untuk mengingatkan seluruh operator angkutan laut agar tetap mengutamakan keselamatan.
Pihaknya tidak menginginkan suasana sukacita perayaan Natal dan Tahun Baru justru diwarnai musibah maupun kecelakaan laut yang mengakibatkan korban jiwa.
Oleh sebab itu, para operator speedboat dan perahu diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi alat angkut, mesin, perlengkapan keselamatan, cuaca, serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas yang diizinkan.
“Lebih baik menunda keberangkatan demi keselamatan daripada memaksakan perjalanan dan mempertaruhkan nyawa,” pesannya.
Ia menambahkan, membangun budaya keselamatan pelayaran membutuhkan proses, konsistensi, serta kerja sama seluruh pihak. Pemerintah menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan, operator bertanggung jawab terhadap keselamatan pengoperasian sarana angkutan, sementara masyarakat juga harus berperan aktif menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pembagian life jacket tersebut, UPP Kelas II Serui berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pelayaran semakin meningkat, sehingga risiko kecelakaan di wilayah perairan Serui dan Kabupaten Kepulauan Yapen dapat diminimalkan.
“Jangan pernah menganggap keselamatan sebagai beban, karena keselamatan adalah cara kita melindungi kehidupan. Berangkatlah dengan persiapan yang baik, berlayar dengan penuh tanggung jawab, gunakan perlengkapan keselamatan, dan pulanglah dengan selamat,” tutupnya.
Iqhi Aninam





