Fokusinews.com.Kaltara, Jum’at 12 Juni 2026
MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) menggelar edukasi keuangan bagi petani di Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Jumat (12/6/2026) pagi.
Kegiatan yang mengusung tema “Petani Cerdas Keuangan” ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan petani.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H, hadir langsung membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dinilai berkontribusi besar dalam kehidupan masyarakat.
“Para petani memiliki peran strategis. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan mereka tidak hanya produktif tetapi juga cerdas dalam mengelola keuangan,” ujar Wempi

Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan Indonesia secara nasional mencapai 66 persen, sementara inklusi keuangan mencapai 85 persen.
Namun, kondisi berbeda terlihat di kalangan petani. Tingkat literasi keuangan petani hanya 57 persen, sedangkan angka inklusi keuangannya 62 persen. Angka ini menunjukkan masih banyak petani yang menggunakan produk keuangan tanpa pemahaman yang cukup tentang manfaat dan risikonya.
Bupati Wempi menjelaskan peran OJK sebagai lembaga independen yang bertugas mengawasi sektor keuangan, termasuk perbankan dan asuransi. Ia berharap masyarakat memahami fungsi lembaga tersebut agar terhindar dari investasi bodong dan produk keuangan berisiko tinggi.
Kabupaten Malinau memiliki luas wilayah yang signifikan, namun Bupati mengakui baru sebagian kecil yang dapat dikelola secara optimal. Ia menggarisbawahi pentingnya program pemerintah daerah yang mendukung pendidikan, pengembangan desa, dan pertanian sehat.
“Manfaatkan tanah secara produktif dan hindari masalah hukum. Mari kita kolaborasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan untuk mendukung pembangunan Malinau yang mandiri dan sejahtera,” ajak Wempi
Melalui Gencarkan, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih cerdas mengelola keuangan serta memanfaatkan peluang ekonomi yang ada demi kesejahteraan bersama.
Editor : FN – AR





