TANJUNG SELOR – FOKUSINEWS.COM . Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Haji Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi program SINERGIKAL atau Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri Kalimantan Utara. Inovasi strategis ini dirancang sebagai jembatan untuk menghubungkan pertumbuhan sektor industri dengan penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut.
Dalam keterangannya, Gubernur Zainal menekankan bahwa SINERGIKAL merupakan langkah konkret untuk mendorong kemajuan industri di Kalimantan Utara. Program ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar memiliki daya saing yang lebih kuat dan memenuhi standar global.
“Saya optimis SINERGIKAL akan melahirkan UMKM yang berdaya saing, berstandar global, menciptakan lapangan kerja baru, dan menghadirkan pemerataan ekonomi yang inklusif di daerah,” ujar Gubernur Zainal, Minggu ( 19/07/26).
Lebih lanjut, Gubernur Zainal mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan visi Kalimantan Utara sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang maju, makmur, dan berkelanjutan.
Program Sinergi Kaltara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat struktur ekonomi daerah yang lebih tangguh dan berdaya saing.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen untuk memperkuat program ini melalui regulasi. Salah satu langkah yang sedang disiapkan adalah penyusunan Peraturan Gubernur ( Pergub ) yang mendorong pengelola kawasan industri untuk memprioritaskan penggunaan produk lokal yang telah memenuhi standar kualitas.
Program SINERGIKAL yang digagas oleh Sekprov Denny Harianto ini didukung oleh tiga pilar utama, yaitu penguatan kelembagaan , integrasi digital, dan penguatan regulasi. Pada aspek kelembagaan, akan dibentuk Forum Koordinasi Multipihak untuk mengintegrasikan layanan pendukung UMKM. Sementara aspek digital, akan dikembangkan platform Business- to- Business ( B2B ) yang mempertemukan kebutuhan industri dengan kapasitas produksi UMKM lokal.
Editor : FN – AR





