Diduga Pemasangan Paving kp ganjur Blok di RT 007/RW 006 Desa Sodong Tidak Sesuai Juknis, aktivis Minta Evaluasi

Screenshot

PANDEGLANG, – Proses pemasangan paving blok di kp ganjur RT 007/RW 006, Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang menuai sorotan. aktivis menduga pekerjaan tersebut tidak sesuai Juknis dan spesifikasi teknis sehingga dikhawatirkan tidak akan bertahan lama. 19/07/2026

Dugaan ini muncul setelah melihat langsung kondisi di lapangan dari dokumentasi pemasangan yang beredar.

Temuan di Lapangan Diduga Tidak Sesuai Standar Berdasarkan pantauan, beberapa hal yang disorot warga antara lain.

1. Tanah dasar belum dipadatkan maksimal
Di sisi paving terlihat tanah merah yang masih gembur dan belum ada lapisan pasir urug

1. Tidak ada lapisan pasir pasang yang rata
Paving blok langsung dipasang di atas tanah tanpa landasan pasir yang cukup tebal. Ini rawan menyebabkan paving amblas dan tidak rata.

“Juknisnya kan harus ada urugan, pemadatan, baru pasir 3-5 cm baru paving. Ini kayaknya langsung tiban. Takutnya 2 bulan sudah rusak lagi,” ujar salah satu warga  yang enggan disebut namanya.

Juknis Mensyaratkan Mutu dan Tahapan Mengacu pada Juknis Dana Desa dan Pedoman Teknis Pekerjaan Paving Blok, tahapan yang benar adalah:
Galian → Pemadatan tanah dasar → Lapis pasir/abu batu 10-15cm → Lapis pasir pasang 3-5cm → Pemasangan paving → Pengisian sela dengan pasir → Pemadatan akhir.

Jika tahapan ini dilewati, maka kualitas jalan tidak akan sesuai umur rencana.

Sejumlah aktivis Desak Transparansi RAB dan Pengawasan dari masyar kp ganjur 007/RW 006 meminta agar Tim Pelaksana, TPK Desa, dan Kecamatan segera turun mengecek. aktivis juga meminta RAB dan volume pekerjaan dibuka agar bisa diawasi bersama.

kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang di proyek desa lainnya. Mereka meminta Inspektorat dan Dinas PMD Kabupaten Pandeglang ikut melakukan monitoring.

Hingga berita ini diturunkan, pemasangan paving blok masih berlangsung. Media masih menunggu klarifikasi resmi dari kepala Desa,  TPK Desa Sodong dan Pendamping Desa. pungkasnya (surya/Red)

Pos terkait