KEPULAUAN YAPEN – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 1709/Yawa menggelar aksi TNI Peduli Sampah dengan membersihkan lingkungan di kawasan Tugu 7 Suku di Kepulauan Yapen, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut yang dipimpin Pasi Ops Kodim 1709/Yawa Lettu Inf Esrom Ruru dengan melibatkan personel Kodim bersama masyarakat. Pembersihan difokuskan pada sampah dan rumput liar yang memenuhi sejumlah bagian kawasan sekitar Tugu 7 Suku.
Berdasarkan hasil pantauan media di kegiatan tersebut, personel TNI dan masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan. Mereka mengumpulkan sampah, memangkas dan membersihkan rumput liar, serta menata area sekitar agar lebih bersih, rapi dan nyaman.
Lettu Inf Esrom Ruru mengatakan, kegiatan TNI Peduli Sampah merupakan bentuk kepedulian Kodim 1709/Yawa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Esrom.
Menurutnya, kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga ruang publik.
Selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat. Interaksi langsung melalui kegiatan gotong royong dinilai dapat memperkuat komunikasi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Kawasan Tugu 7 Suku yang menjadi lokasi kegiatan juga merupakan salah satu ruang yang perlu dijaga kebersihannya. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, kawasan tersebut diharapkan dapat tetap nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun berkunjung.
Kegiatan pembersihan mendapat respons positif dari masyarakat yang turut terlibat secara langsung. Warga bersama personel Kodim bekerja membersihkan kawasan tanpa membedakan tugas, sehingga kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan.
Antusiasme masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan dapat tumbuh melalui kegiatan bersama. Gotong royong juga menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran bahwa kebersihan fasilitas dan ruang publik merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. (**)





