Pendidikan Arsip - FokusiNews https://fokusinews.com/category/pendidikan/ FokusiNews menyajikan berita terkini, terpercaya, dan faktual seputar nasional, daerah, ekonomi, politik, teknologi, dan gaya hidup untuk pembaca Indonesia. Sun, 23 Aug 2026 12:54:39 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.4 https://fokusinews.com/wp-content/uploads/2026/04/cropped-Favicon-Fokusinews-32x32.png Pendidikan Arsip - FokusiNews https://fokusinews.com/category/pendidikan/ 32 32 Semarak Maulid Nabi 1448 H di Masjid Al-Miftah Tarakan Sukses Digelar: 110 Pelajar Antusias Ikuti Lomba Islami https://fokusinews.com/semarak-maulid-nabi-1448-h-di-masjid-al-miftah-tarakan-sukses-digelar-110-pelajar-antusias-ikuti-lomba-islami/ Sun, 23 Aug 2026 05:02:20 +0000 https://fokusinews.com/?p=16662 TARAKAN, Fokusinews.com — Minggu, 23 Agustus 2026. Masjid Al-Miftah yang terletak di Kelurahan Kampung Satu, Kota […]

Artikel Semarak Maulid Nabi 1448 H di Masjid Al-Miftah Tarakan Sukses Digelar: 110 Pelajar Antusias Ikuti Lomba Islami pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
TARAKAN, Fokusinews.com — Minggu, 23 Agustus 2026. Masjid Al-Miftah yang terletak di Kelurahan Kampung Satu, Kota Tarakan, mendadak riuh oleh semangat keagamaan dan keceriaan anak-anak. Sebanyak 110 pelajar tampak antusias mengikuti Semarak Lomba Islami yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

​Kegiatan akbar ini diisi dengan empat cabang perlombaan bernuansa Islami yang menguji kreativitas serta kecintaan anak-anak terhadap ajaran agama, meliputi:

  • Lomba menghias telur Maulid.
  • Lomba adzan.
  • Lomba hafalan surah pendek.
  • Lomba sholat berjamaah.

 

​Di sela-sela acara, Ketua Takmir Masjid Jami’ Al-Miftah, H. Sultan Halim, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Bapak Supaad Hadianto, S.E., terhadap masa depan anak-anak dan dunia pendidikan di Kaltara.

​”Melalui sinergi bersama, kita berharap anak-anak dan mahasiswa di Kaltara dapat terus terfasilitasi melalui program beasiswa pendidikan di berbagai tingkatan,” ungkap H. Sultan Halim.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pergelaran ini merupakan bentuk pembinaan masjid agar anak-anak tidak sekadar mengenal sosok dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga mampu mengasah kemampuan di bidang keagamaan sejak dini.

​”Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal sosok dan keteladanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga dapat mengasah kemampuan mereka dalam bidang keagamaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari pembinaan generasi muda,” tambahnya.

​Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi, H. Ridwan, S.Pd., M.Si., mengungkapkan rasa syukurnya karena rangkaian lomba dirancang secara edukatif dan menyenangkan. Selain berkompetisi, ajang ini menjadi sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi antara anak-anak, orang tua, pengurus masjid, dan masyarakat sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap agama dan keteladanan Rasulullah. Selain berkompetisi, mereka juga belajar tentang keberanian, kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” tutur H. Ridwan.

​Hal senada juga disampaikan oleh panitia koordinator lomba, Husnul Jojon, S.Pi. Ia mengaku takjub dengan tingginya animo peserta yang menembus angka 110 pelajar. Melihat kesuksesan dan antusiasme yang luar biasa ini, pihak panitia berencana menjadikan Semarak Lomba Islami sebagai agenda rutin tahunan di Masjid Al-Miftah.

​”Peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 110 pelajar. Melihat antusiasme yang cukup baik, kami mengupayakan agar kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan menjadi kegiatan rutin tahunan di Masjid Al-Miftah,” pungkas Husnul Jojon.

Dengan mengusung semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap ajaran Islam, kegiatan di Masjid Al-Miftah Kampung Satu ini diharapkan mampu terus berkembang serta merangkul lebih banyak pelajar pada tahun-tahun mendatang, sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. (SS)

Laporan:  Sahbudiman

Artikel Semarak Maulid Nabi 1448 H di Masjid Al-Miftah Tarakan Sukses Digelar: 110 Pelajar Antusias Ikuti Lomba Islami pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Jelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Masjid Jami’ Al-Miftah Kampung 1 Skip Gelar Technical Meeting dan Kebut Persiapan hingga 90 Persen https://fokusinews.com/jelang-peringatan-maulid-nabi-1448-h-masjid-jami-al-miftah-kampung-1-skip-gelar-technical-meeting-dan-kebut-persiapan-hingga-90-persen/ Sat, 22 Aug 2026 12:30:43 +0000 https://fokusinews.com/?p=16615 TARAKAN, Fokusinews.com — Sabtu, 22 Agustus 2026. Suasana semarak menyambut Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid […]

Artikel Jelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Masjid Jami’ Al-Miftah Kampung 1 Skip Gelar Technical Meeting dan Kebut Persiapan hingga 90 Persen pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
TARAKAN, Fokusinews.com — Sabtu, 22 Agustus 2026. Suasana semarak menyambut Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah terasa begitu kental di Masjid Jami’ Al-Miftah, Kelurahan Kampung 1 Skip, Kota Tarakan. Panitia penyelenggara bersama jajaran pengurus takmir masjid terus menggenjot segala persiapan yang kini telah rampung hingga mencapai 90 persen.

Mengusung tema utama “Cinta kepada Nabi Muhammad SAW, Membangun Generasi Manusia dengan Akhlak Mulia, Peduli terhadap Sesama, dan Cinta Tanah Air”, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah sejak dini.

Sebagai bagian dari tahapan persiapan menjelang perlombaan, panitia menggelar acara Technical Meeting (TM) yang dipusatkan di ruang utama Masjid Jami’ Al-Miftah pada Jumat sore, 22 Agustus 2026. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh para peserta anak-anak dan remaja yang antusias mengikuti pengarahan teknis perlombaan.

Ketua Takmir Masjid Jami’ Al-Miftah, H. Sultan Halim, S.Ag., M.Pd., yang memantau langsung jalannya kegiatan menyampaikan harapan besarnya agar seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik.

“Acara teknikal meeting peserta lomba maulid sementara berlangsung sore ini di Masjid Al-Miftah. Semoga anak-anak bisa tampil maksimal,” ujar H. Sultan Halim.

Sebelumnya, pihak takmir juga telah melayangkan undangan resmi kepada para Ketua RT di lingkungan sekitar—meliputi RT 6, RT 7, RT 8, RT 11, dan RT 15—serta Ketua Majelis Taklim Al-Miftah dan Ketua Dasa Wisma, untuk turut serta menggerakkan warganya, khususnya berpartisipasi sebagai peserta dalam lomba Merias Telur yang menjadi salah satu tradisi khas perayaan Maulid.

“Demikian disampaikan, semoga Allah SWT meringankan langkah kita menuju kepada kebaikan dunia dan akhirat,” tambah Ketua Takmir.

Pengecetan Pagar Masjid Al Miftah

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi, H. Ridwan, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa progres persiapan di lapangan berjalan sangat baik dan hampir tuntas sepenuhnya. Berbagai pembenahan infrastruktur penunjang masjid telah dikerjakan secara gotong royong oleh panitia dan masyarakat.

“Segala persiapan mulai dari teknikal meeting lomba—termasuk mengumpulkan peserta lomba—pencetan pagar masjid, dekorasi yang mulai dipasang, persiapan sampai malam ini hampir 90 persen,” ungkap H. Ridwan.

Dengan kerja sama yang solid antara pengurus takmir, panitia, para ketua RT, serta seluruh elemen masyarakat Kampung 1 Skip, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Jami’ Al-Miftah ini diharapkan dapat berjalan sukses, lancar, dan membawa berkah melimpah bagi seluruh jamaah. (SS)

Laporan:  Sahbudiman

Artikel Jelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Masjid Jami’ Al-Miftah Kampung 1 Skip Gelar Technical Meeting dan Kebut Persiapan hingga 90 Persen pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
KEHIDUPAN DAN KEMATIAN: DUA SISI YANG BERLAWANAN, PASTI KITA LEWATI https://fokusinews.com/kehidupan-dan-kematian-dua-sisi-yang-berlawanan-pasti-kita-lewati/ Wed, 19 Aug 2026 22:42:58 +0000 https://fokusinews.com/?p=16578 Oleh: Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Kaltim Hidup […]

Artikel KEHIDUPAN DAN KEMATIAN: DUA SISI YANG BERLAWANAN, PASTI KITA LEWATI pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Oleh: Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M
Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Kaltim

Hidup dan mati.

Kehidupan dan kematian. Dua hal yang berbeda, tetapi tidak dapat dipisahkan. Setiap manusia yang lahir ke dunia akan menjalani kehidupan dan, pada waktunya, akan menghadapi kematian. Tidak ada seorang pun yang dapat menghindarinya.

Hari ini kita masih berdiri di atas tanah. Suatu hari nanti, bisa saja tanah berada di atas tubuh kita. Hari ini kita masih dapat menghirup udara dengan bebas, berbicara dengan orang-orang yang kita cintai, bekerja, bercanda dan menikmati berbagai nikmat kehidupan. Tetapi kita tidak pernah tahu apakah esok hari masih diberi kesempatan untuk melakukan semua itu.

Kematian memang tidak mengenal usia. Yang tua bisa saja masih diberi umur panjang, sementara yang muda dipanggil lebih dahulu. Ada yang meninggal setelah sakit bertahun-tahun, tetapi ada pula yang pergi secara tiba-tiba ketika sebelumnya terlihat sehat.

Kita mengetahui semua itu, tetapi sering kali kita menjalani kehidupan seolah-olah kematian masih sangat jauh.
Allah SWT berfirman:
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.”
(QS. Ali Imran: 185)

Ayat ini sebenarnya sudah cukup untuk mengingatkan kita bahwa kematian bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan. Kematian adalah kepastian.

Yang sering kita lupakan justru pertanyaan yang lebih penting: sudahkah kita mempersiapkan diri untuk menghadapinya?

Kita begitu serius mempersiapkan berbagai kebutuhan hidup. Kita bekerja untuk mendapatkan penghasilan, menabung untuk masa depan, menyekolahkan anak, membeli rumah, menyiapkan kendaraan dan memikirkan berbagai keperluan keluarga.

Semua itu tentu penting. Tetapi jangan sampai kesibukan mempersiapkan kehidupan dunia membuat kita lupa bahwa ada kehidupan lain yang juga harus dipersiapkan.
Ada beberapa pesan yang disampaikan dalam kisah dan tradisi Islam tentang bagaimana para nabi memandang kehidupan dunia.

Pertama, pesan Nabi Adam AS tentang singkatnya kehidupan dunia.

Masa lalu sudah berlalu dan tidak mungkin kembali. Hari ini sedang kita jalani, tetapi belum tentu kita dapat menyelesaikannya. Sedangkan hari esok belum tentu kita temui.

Begitu sederhananya perjalanan hidup manusia. Namun, sering kali kita justru menghabiskan banyak waktu mengejar sesuatu yang belum tentu kita bawa ketika meninggalkan dunia.

Kita bekerja keras mencari harta, mengejar jabatan, membangun nama dan mengejar berbagai kesenangan. Tidak salah memiliki semua itu. Yang perlu dijaga adalah jangan sampai semua yang kita miliki membuat kita lupa kepada Allah SWT.

Kedua, pesan Nabi Nuh AS tentang singkatnya umur manusia.

Dalam sebuah kisah yang masyhur, Nabi Nuh AS menggambarkan dunia seperti sebuah rumah yang memiliki dua pintu. Beliau masuk melalui satu pintu dan keluar melalui pintu yang lain.

Begitulah kehidupan manusia. Kita datang melalui kelahiran dan suatu saat meninggalkan dunia melalui kematian.
Nabi Nuh AS dikenal sebagai nabi yang diberi umur sangat panjang dan berdakwah dalam waktu yang amat lama. Namun, umur panjang pun tetap memiliki batas.

Ini mengajarkan kepada kita bahwa sebanyak apa pun waktu yang diberikan Allah SWT, kehidupan dunia tetap akan berlalu.

Hari ini kita mungkin masih muda. Besok menjadi dewasa. Kemudian memasuki usia tua. Tanpa terasa, tahun demi tahun telah dilewati. Banyak hal yang dahulu kita pikir masih jauh, ternyata sudah berada di depan mata.

Ketiga, pesan Nabi Ibrahim AS tentang kecintaan kepada dunia.

Nabi Ibrahim AS mengajarkan agar kita tidak mencintai sesuatu secara berlebihan, terutama sesuatu yang akan binasa.

Kita boleh mencintai keluarga. Kita boleh menyayangi pekerjaan. Kita boleh menikmati harta yang Allah berikan. Tetapi hati tetap harus terikat kepada Allah SWT.
Harta bisa habis. Jabatan bisa berakhir. Kekuatan bisa berkurang. Orang-orang yang kita cintai pun suatu saat akan berpisah dengan kita.

Karena itu, jangan sampai sesuatu yang sifatnya sementara membuat kita lupa kepada Dzat Yang Maha Kekal.

Keempat, pesan Nabi Isa AS tentang nikmat dan rasa syukur.

Manusia sering menikmati berbagai macam nikmat, tetapi lupa kepada siapa yang memberikan nikmat tersebut.
Kita menikmati makanan tanpa memikirkan siapa yang menumbuhkan tanaman. Kita menikmati kesehatan tanpa mengingat siapa yang memberi kesehatan. Kita menikmati rezeki, tetapi terkadang lupa mengucapkan syukur kepada Allah.

Yang lebih memprihatinkan, ketika sedang mengalami kesulitan kita begitu dekat kepada Allah. Kita berdoa dengan sungguh-sungguh. Tetapi ketika keadaan sudah membaik, tidak jarang kita kembali sibuk dengan urusan dunia dan melupakan-Nya.

Padahal, Allah bukan hanya tempat kita mengadu ketika sedang susah. Allah juga tempat kita bersyukur ketika hidup sedang lapang.

Kelima, pesan Rasulullah Muhammad SAW tentang kehidupan akhirat.

Rasulullah SAW pernah mengingatkan bahwa seandainya manusia mengetahui apa yang beliau ketahui, niscaya manusia akan lebih sedikit tertawa dan lebih banyak menangis.

Pesan tersebut bukan berarti Islam mengajarkan kita untuk meninggalkan kebahagiaan. Kita tetap boleh menikmati kehidupan, bercanda dengan keluarga, bekerja, berusaha dan menikmati rezeki yang diberikan Allah.
Yang perlu diingat adalah jangan sampai kita terlena.

Kita sebenarnya sudah tahu bahwa kematian itu pasti. Kita juga tahu bahwa setiap amal akan dipertanggungjawabkan. Kita tahu bahwa taubat sebaiknya tidak ditunda.

Tetapi sering kali kita masih mengatakan, “Nanti saja.”

Nanti kalau sudah tua. Nanti kalau pekerjaan sudah selesai. Nanti kalau anak-anak sudah besar. Nanti kalau urusan dunia sudah beres.

Padahal, siapa yang bisa menjamin kita masih mempunyai waktu untuk mengatakan “nanti”?

Kematian tidak pernah memberi tahu kapan ia datang. Tidak mengenal usia, jabatan, kekayaan ataupun kedudukan seseorang. Ia bisa datang ketika seseorang sedang bekerja, sedang bepergian, sedang beristirahat, bahkan ketika sedang membuat rencana untuk hari esok.

Karena itu, selama Allah masih memberikan kita kesempatan hidup, gunakanlah sebaik-baiknya.

Mari kita memperbaiki ibadah. Perbanyak sedekah. Jaga hubungan dengan keluarga. Hormati orang tua. Ringankan beban orang lain. Belajar memaafkan. Hindari menyakiti sesama. Dan berusahalah menjadi manusia yang kehadirannya membawa manfaat.

Tidak perlu menunggu menjadi orang kaya untuk bersedekah. Tidak perlu menunggu menjadi pejabat untuk berbuat baik. Tidak perlu menunggu tua untuk bertobat.
Kebaikan dapat dimulai dari hal-hal sederhana.

Senyum kepada orang lain. Membantu orang yang kesulitan. Menjaga ucapan. Memenuhi amanah. Menepati janji. Mengajarkan ilmu yang kita miliki. Memberi waktu kepada keluarga. Semua itu dapat menjadi amal jika dilakukan dengan niat yang baik.

Ya Allah, perbaikilah amal ibadah kami.
Ya Allah, ampuni dosa dan kekhilafan kami.
Ya Allah, berikanlah kami kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum Engkau memanggil kami.
Ya Allah, jadikanlah amal terbaik kami sebagai amal penutup kehidupan kami.

Kita tidak pernah tahu kapan giliran kita dipanggil pulang. Yang kita tahu, setiap hari yang kita lewati berarti satu hari kehidupan kita telah berkurang.

Karena itu, jangan terlalu sibuk menghitung berapa lama kita telah hidup. Lebih baik kita bertanya kepada diri sendiri: apa yang sudah kita lakukan selama hidup ini? Siapa yang sudah kita bantu? Berapa banyak kebaikan yang sudah kita tinggalkan? Dan apakah kehadiran kita membawa manfaat bagi orang lain?

Selagi masih diberi kesempatan, mari kita memperbaiki diri.
Mari menjalani kehidupan dengan lebih bersyukur, lebih sederhana, lebih peduli kepada sesama dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Sebab hidup hanya sekali. Kematian pasti datang. Dan ketika waktunya tiba, tidak ada seorang pun yang dapat meminta tambahan waktu.

Semoga ketika saat itu datang, kita menghadap Allah SWT dalam keadaan membawa amal yang cukup, hati yang tenang, dan kehidupan yang telah kita isi dengan kebaikan.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Laporan:  Sahbudiman

Artikel KEHIDUPAN DAN KEMATIAN: DUA SISI YANG BERLAWANAN, PASTI KITA LEWATI pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Upacara HUT RI ke-81 di Yayasan Al- Khoiriyah Bumi agung Kalianda,Membangun Masa Depan Genarasi dan Meraih Mimpi Anak Bangsa https://fokusinews.com/upacara-hut-ri-ke-81-di-yayasan-al-khoiriyah-bumi-agung-kaliandamembangun-masa-depan-genarasi-dan-meraih-mimpi-anak-bangsa/ Mon, 17 Aug 2026 10:18:15 +0000 https://fokusinews.com/?p=16378 Lampung Selatan- Yayasan Al- Khoiriyah Bumi Agung Kalianda menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) […]

Artikel Upacara HUT RI ke-81 di Yayasan Al- Khoiriyah Bumi agung Kalianda,Membangun Masa Depan Genarasi dan Meraih Mimpi Anak Bangsa pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Lampung Selatan- Yayasan Al- Khoiriyah Bumi Agung Kalianda menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Mengusung tema “Dengan Semangat Bangkit Bersinar Kita Wujudkan Indonesia Emas” kegiatan di gelar di halaman kantor MI Al- Khoiriyah Senin (17/08/2026).

Kegiatan upacara berlangsung khidmat dan lancar tanpa kendala berarti di hadiri oleh ketua Yayasan Al- Khoiriyah Bumi Agung Agus Saini,Sekertaris Irwansyah,SE,H.Agus Riyanto,Pembina upacara,Lurah Bumi Agung Irlan Rosyadi kepala Sekolah MI Al- Khoiriyah Bumi Agung Rosidah dan Kepala Sekolah MTS Al- Khoiriyah Arwan,ketua Komite Sandi dan undangan yang turut mengikuti rangkaian upacara tersebut.

Ketua Yayasan Al- Khoiriyah Bumi Agung Agus Saini, mengatakan momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi Nusa, bangsa dan daerah.dan mencerdaskan anak bangsa
Ia menyampaikan, kepada generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata sesuai tugas dan fungsi masing-masing, kerena generasi-generasi muda Indonesia yang paling kuat mempunyai nasionalisme kemerdekaan.

“Makna Hari Kemerdekaan ini, perjuangan kita sudah memberikan yang terbaik hingga merdekanya Indonesia. Kita sebagai penerus bangsa bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksi kita masing-masing,” ujarnya

Ia menegaskan, dalam pencetak dan mendidik anak bangsa dan melalui yayasan Al- Khoiriyah Bumi Agung membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat agar pendidikan anak anak kita tetap berlangsung

“Ia mengatakan lembaga Pendidikan Yayasan Al- Khoiriyah Bumi Agung Kalianda ini dibentuk untuk memperluas akses pendidikan di Lampung Selatan dan mencetak generasi Qur’ani, Berkarakter dan Berprestasi.

“Kami ingin menghadirkan pendidikan yang utuh. Anak-anak tidak hanya pandai di kelas, tapi juga punya adab, hafalan Al-Qur’an, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Senada diatas ,menegaskan pendidikan merupakan salah satu jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan.

“Yakinlah bahwa pendidikan adalah salah satu jalan prioritas untuk memutuskan rantai kemiskinan,karena mau jualan baju, jualan makanan, pasti butuh pendidikan,” ujar Agus

Menurutnya, pendidikan tidak hanya bekal untuk bekerja, tetapi juga dasar untuk mengembangkan usaha mandiri. Ia mencontohkan keterampilan memasak dan menjahit bisa dikembangkan menjadi peluang usaha jika dibekali pendidikan.

Agus Saini menyoroti tantangan Indonesia pada 2045 tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak sekarang, salah satunya melalui bidang pendidikan ke Agamaan.

Langkah yayasan Al- Khoiriyah Bumi Agung Kalianda yang membuka Pendidikan MI Al- Khoiriyah dan MTS Al- Khoiriyah, kesempatan pendidikan bagi anak yatim dan keluarga tidak mampu. Ia berharap lembaga ini terus berkembang dan berkelanjutan dalam mencetak SDM berkualitas.

“yayasan Al- Khoiriyah Bumi Agung Kalianda ini bisa menjadi kawah candradimuka, menjadi wadah lahirnya generasi-generasi emas untuk Indonesia kelak nanti di tahun 2045,” ucapnya.

Lebih lanjut, Agus menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun bangsa tercinta.

“Kita boleh berbeda-beda latar belakangnya, kita boleh berbeda-beda nasibnya, tapi kalau kita punya mimpi yang sama untuk Indonesia, untuk bangsa ini, yakinlah segala tantangan itu mampu kita lewati,” katanya.

“Jadi dari sinilah, saya yakin akan lahir generasi-generasi emas Indonesia di tahun 2045, berharap semakin banyak lahir anak bangsa dari yayasan Al-Khoiriyah Bumi Agung yang mengintegrasikan Iman Ilmu dan Amal untuk kemajuan pendidikan” pungkasnya.**

Artikel Upacara HUT RI ke-81 di Yayasan Al- Khoiriyah Bumi agung Kalianda,Membangun Masa Depan Genarasi dan Meraih Mimpi Anak Bangsa pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Upacara HUT Ke-81 RI Di Pulau Numfor, Pemkab Biak Numfor Kerahkan Berbagai Moda Transportasi https://fokusinews.com/upacara-hut-ke-81-ri-di-pulau-numfor-pemkab-biak-numfor-kerahkan-berbagai-moda-transportasi/ Mon, 17 Aug 2026 07:28:32 +0000 https://fokusinews.com/?p=16349 Numfor-Papua. Fokusinews.com–Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik […]

Artikel Upacara HUT Ke-81 RI Di Pulau Numfor, Pemkab Biak Numfor Kerahkan Berbagai Moda Transportasi pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Numfor-Papua. Fokusinews.comPemerintah Kabupaten Biak Numfor melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Yenmanu, Kampung Yenmanu, Distrik Numfor Timur, Kabupaten Biak Numfor, Senin, 17 Agustus 2026.

Pelaksanaan upacara HUT RI ke-81 di Pulau Numfor menjadi momentum bersejarah sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk menghadirkan peringatan kemerdekaan hingga ke wilayah kepulauan.

Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut juga menghadapi tantangan dalam aspek transportasi. Akses menuju Pulau Numfor selama ini mengandalkan penerbangan maupun transportasi laut.

Untuk penerbangan, pesawat Susi Air melayani rute secara reguler dua kali dalam sepekan dengan kapasitas yang terbatas. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Biak Numfor perlu mencari solusi tambahan untuk memastikan para peserta upacara dapat hadir di Numfor.

Ketua Panitia HUT ke-81 Kabupaten Biak Numfor, Gunadi, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Biak Numfor, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perhubungan telah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mendapatkan dukungan transportasi laut.

Hasil koordinasi tersebut memungkinkan adanya deviasi atau pengalihan sementara rute kapal, sehingga sejumlah kapal dapat membantu mengangkut peserta upacara menuju Pulau Numfor.

Dukungan tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk PT Pelni dan ASDP, yang membantu menyediakan akses transportasi laut. Menurut Gunadi, dukungan lintas lembaga tersebut sangat penting agar kebutuhan mobilisasi peserta upacara dapat terpenuhi secara maksimal.

“Secara teknis, teman-teman di Dinas Perhubungan yang melakukan koordinasi. Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perhubungan, Kementerian Perhubungan, Pelni dan ASDP yang telah membantu pergeseran peserta upacara sehingga dapat maksimal hadir di Pulau Numfor,” jelas Gunadi.

Tidak hanya transportasi sipil, dukungan juga datang dari unsur pertahanan dan keamanan.

TNI Angkatan Laut mengerahkan armada kapal perang KRI Hampala 880 untuk mendukung mobilisasi dan pengamanan rangkaian kegiatan HUT RI di Pulau Numfor. Basarnas turut memberikan dukungan, sementara TNI Angkatan Udara mengerahkan satu unit pesawat CN-235 untuk mendukung pergerakan personel dan pejabat.

Dukungan berbagai instansi tersebut memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, kementerian/lembaga, TNI, Basarnas, Pelni dan ASDP dalam menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di wilayah kepulauan.

Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen daerah dalam menyukseskan peringatan kemerdekaan, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.

Menurut Bupati, pelaksanaan upacara di Pulau Numfor bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan harus hadir dan dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Biak Numfor.

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam aspek transportasi, keamanan, maupun penyelenggaraan kegiatan, sehingga upacara HUT ke-81 RI dapat berlangsung dengan baik.

“Semangat kemerdekaan adalah semangat kebersamaan. Karena itu, seluruh pihak harus bergandengan tangan untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan juga merasakan langsung semarak dan makna kemerdekaan Republik Indonesia,” demikian pesan Bupati dalam semangat peringatan HUT ke-81 RI.

Rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Pulau Numfor tidak berhenti pada upacara pengibaran bendera. Setelah pelaksanaan upacara pagi, agenda dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera pada sore hari yang tetap dipusatkan di Lapangan Yenmanu.

Usai penurunan bendera, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tos kenegaraan sebagai bagian dari momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu, sebagian pejabat dan personel yang memiliki tugas kedinasan lain dijadwalkan kembali ke Biak pada hari yang sama. Kapal perang TNI AL bersama Basarnas juga dijadwalkan bertolak kembali setelah rangkaian tugas selesai.

Untuk peserta lainnya, arus kepulangan akan dilakukan secara bertahap. Sejumlah kapal dijadwalkan melayani perjalanan dari Numfor mulai 18, 19 dan 20 Agustus 2026, dengan dua kapal dijadwalkan melayani perjalanan pada hari berikutnya.

Pelaksanaan HUT ke-81 RI di Pulau Numfor akhirnya menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi pemerintah dan masyarakat untuk merayakan kemerdekaan secara bersama-sama.

Dari Pulau Numfor, semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” terus digaungkan, dengan kebersamaan sebagai kekuatan untuk membangun Biak Numfor dari wilayah pesisir hingga pulau-pulau terluar.

” Mengabarkan dari Tanah Papua untuk Indonesia.”

 

Artikel Upacara HUT Ke-81 RI Di Pulau Numfor, Pemkab Biak Numfor Kerahkan Berbagai Moda Transportasi pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
HUT RI Ke-81 Di Distrik Oridek Meriah, 14 Kampung Bersatu Dalam Semangat Kemerdekaan https://fokusinews.com/hut-ri-ke-81-di-distrik-oridek-meriah-14-kampung-bersatu-dalam-semangat-kemerdekaan/ Mon, 17 Aug 2026 06:00:32 +0000 https://fokusinews.com/?p=16319 Biak-Papua-Indonesia. Fokusinews.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, di […]

Artikel HUT RI Ke-81 Di Distrik Oridek Meriah, 14 Kampung Bersatu Dalam Semangat Kemerdekaan pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Biak-Papua-Indonesia. Fokusinews.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, di Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan.

Dengan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, peringatan HUT ke-81 RI di Distrik Oridek menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat dalam mengisi kemerdekaan serta mendukung pembangunan daerah.

Upacara diikuti oleh seluruh elemen masyarakat dari 14 kampung, jajaran Pemerintah Distrik Oridek, kepala-kepala kampung, unsur TNI-Polri, tenaga kesehatan, para pelajar, dewan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta berbagai tamu undangan.

Turut hadir Anggota DPRK Biak Numfor, Elia Sanadi, S.Pd., bersama Danposramil Biak Timur/Oridek, Kapolsek Biak Timur/Oridek, jajaran Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Marauw.

Kepala Distrik Oridek menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“ Pertama-tama saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus. Atas pemeliharaan, berkat dan kasih-Nya yang melimpah, sehingga seluruh proses upacara pada hari ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Kepala Distrik Oridek.

Ia mengaku bangga karena meskipun baru beberapa bulan menjalankan tugas sebagai Kepala Distrik Oridek, dirinya bersama masyarakat mampu melaksanakan kegiatan HUT RI ke-81 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“ Tidak terpikirkan bahwa dalam kepemimpinan saya sebagai Kepala Distrik Oridek yang baru beberapa bulan, kegiatan ini boleh terlaksana dengan baik. Saya sangat bangga karena masyarakat Oridek dari 14 kampung boleh mengambil bagian, begitu juga sekolah-sekolah, mulai dari SD, SMP hingga SMA,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan para dewan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan merupakan bukti nyata tingginya kepedulian masyarakat terhadap bangsa dan negara.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelajar yang telah mengambil bagian dalam berbagai kegiatan, karena generasi muda merupakan penerus bangsa yang harus terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan semangat persatuan.

Kepala Distrik Oridek juga menyampaikan terima kasih kepada Negara Republik Indonesia melalui Pemerintah Kabupaten Biak Numfor atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di wilayah distrik hingga kampung.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., Wakil Bupati Jimmy C. Kapisa, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, termasuk seluruh jajaran pemerintah daerah dan kepala-kepala kampung.

“ Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, melalui Bapak Bupati Markus Oktovianus Mansnembra yang telah memberikan dukungan kepada kita di distrik. Terima kasih juga kepada Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda dan seluruh kepala kampung yang telah memberikan dukungan,” ungkapnya.

Kepala Distrik Oridek turut memberikan apresiasi kepada para wartawan dan media yang melakukan peliputan kegiatan HUT RI ke-81.

“ Saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah mengambil bagian dalam melakukan peliputan HUT RI ke-81. Ini membuktikan rasa kepedulian terhadap bangsa dan negara lewat kerja nyata. Apa yang kita lakukan hari ini dapat diketahui masyarakat luas dan menjadi dokumentasi perjalanan pembangunan di Distrik Oridek,” ujarnya.

Rangkaian perayaan HUT RI ke-81 di Distrik Oridek tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Perayaan turut diwarnai dengan Wor, tarian Yospan dan lomba panjat pinang. Tarian Yospan dibawakan oleh siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA serta masyarakat umum.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sosial sekaligus melestarikan budaya Papua dan memperkenalkannya kepada generasi muda.

Kemeriahan perayaan juga memperlihatkan antusiasme masyarakat dari 14 kampung yang datang dan mengambil bagian dalam rangkaian HUT Kemerdekaan RI.

Kepala Distrik Oridek berharap semangat persatuan dan kebersamaan yang telah ditunjukkan masyarakat dalam peringatan HUT RI ke-81 dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“ Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, kebersamaan, persatuan dan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap semangat ini terus kita jaga di seluruh 14 kampung di Distrik Oridek,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, DPRK, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, dunia pendidikan, media dan seluruh masyarakat merupakan kekuatan penting dalam membangun Oridek ke depan.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Distrik Oridek akhirnya menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan serta meneguhkan komitmen seluruh masyarakat dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, gotong royong dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

 

Artikel HUT RI Ke-81 Di Distrik Oridek Meriah, 14 Kampung Bersatu Dalam Semangat Kemerdekaan pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang https://fokusinews.com/23-tahun-radio-berkah-97-3-fm-terus-mengudara-mengedukasi-dan-menginspirasi-masyarakat-pandeglang/ Sun, 16 Aug 2026 08:00:33 +0000 https://fokusinews.com/?p=16230 Pandeglang — Radio Berkah 97.3 FM memasuki usia ke-23 tahun pada 17 Agustus 2026. Selama […]

Artikel 23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Pandeglang — Radio Berkah 97.3 FM memasuki usia ke-23 tahun pada 17 Agustus 2026. Selama lebih dari dua dekade, Radio Berkah terus menjadi salah satu media komunikasi yang hadir menyampaikan informasi, edukasi, hiburan, dan inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang.
Berdiri sejak 17 Agustus 2003, perjalanan Radio Berkah 97.3 FM menjadi bagian dari dinamika perkembangan komunikasi publik di Kabupaten Pandeglang.

Di tengah perubahan teknologi dan semakin pesatnya perkembangan media digital, Radio Berkah terus mempertahankan eksistensinya sebagai media yang dekat dengan masyarakat.
Memasuki usia ke-23 tahun, Radio Berkah diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas siaran dan memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

Tidak hanya melalui siaran radio, perkembangan teknologi juga membuka peluang bagi Radio Berkah untuk memperkuat kehadirannya melalui berbagai platform digital. Dengan demikian, informasi dan program-program positif dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, terutama generasi muda.

Keberadaan Radio Berkah juga memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi pembangunan daerah. Berbagai informasi mengenai pelayanan publik, program pemerintah, pendidikan, sosial, budaya, hingga potensi daerah dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah diterima masyarakat.

Di era banjir informasi, keberadaan media yang menyajikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab menjadi semakin penting. Radio Berkah diharapkan terus menjaga kualitas jurnalistik dan penyiarannya, sekaligus menghadirkan konten yang edukatif, inspiratif, dan menghibur.
Momentum ulang tahun ke-23 ini menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat semangat inovasi. Radio Berkah dituntut tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang mengikuti kebutuhan pendengar dan perubahan zaman.

Dengan semangat Informasi, Edukasi, dan Inspirasi, Radio Berkah 97.3 FM diharapkan terus menjadi ruang komunikasi yang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Kabupaten Pandeglang.
Selamat ulang tahun ke-23 Radio Berkah 97.3 FM.

Semoga semakin sukses, semakin luas jangkauan siarannya, semakin dekat dengan pendengar, dan terus menjadi media yang memberikan informasi terpercaya, edukasi yang bermanfaat, hiburan yang positif, serta inspirasi bagi masyarakat Pandeglang.

Radio Berkah 97.3 FM  23 Tahun Mengudara, Menginspirasi, dan Melayani Masyarakat. (Pungkasnya irgi)

Artikel 23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Bupati Egi Resmikan Ponpes SMP IT Muhammad Al- Fatih,Tak Halangi Kita Raih Mimpi Untuk Bangsa https://fokusinews.com/bupati-egi-resmikan-ponpes-smp-it-muhammad-al-fatihtak-halangi-kita-raih-mimpi-untuk-bangsa/ Sun, 16 Aug 2026 07:15:22 +0000 https://fokusinews.com/?p=16227 Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, meresmikan Pondok Pesantren dan SMP IT […]

Artikel Bupati Egi Resmikan Ponpes SMP IT Muhammad Al- Fatih,Tak Halangi Kita Raih Mimpi Untuk Bangsa pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, meresmikan Pondok Pesantren dan SMP IT Muhammad Al-Fatih di Desa Budidaya, Kecamatan Sidomulyo, Minggu (16/8/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Egi, turut hadir dalam acara tersebut Camat Sidomulyo Frans Sinatra Adung, tokoh agama, pengurus yayasan, Forkopimcam Sidomulyo, Kepala Desa Budidaya, wali santri, serta ratusan undangan yang turut menyaksikan acara tersebut.

Ponpes dan SMP IT Muhammad Al-Fatih hadir sebagai lembaga pendidikan berbasis islami yang memberikan akses pendidikan secara tanpa dipungut biaya (Gratis).

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Al Fatih Citra Bangsa, Ipda Alex Budi Santoso, mengatakan lembaga ini dibentuk untuk memperluas akses pendidikan di Lampung Selatan dan mencetak generasi Qur’ani, Berkarakter dan Berprestasi.

“Kami ingin menghadirkan pendidikan yang utuh. Anak-anak tidak hanya pandai di kelas, tapi juga punya adab, hafalan Al-Qur’an, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Senada diatas mimbar, Bupati Egi menegaskan pendidikan merupakan salah satu jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan.

“Yakinlah bahwa pendidikan adalah salah satu jalan prioritas untuk memutuskan rantai kemiskinan. Karena mau jualan baju, jualan makanan, pasti butuh pendidikan,” ujar Egi.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya bekal untuk bekerja, tetapi juga dasar untuk mengembangkan usaha mandiri. Ia mencontohkan keterampilan memasak dan menjahit bisa dikembangkan menjadi peluang usaha jika dibekali pendidikan.

Egi juga menyoroti tantangan Indonesia pada 2045 tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak sekarang, salah satunya melalui bidang pendidikan.

Bupati mengapresiasi langkah yayasan yang membuka kesempatan pendidikan bagi anak yatim dan keluarga tidak mampu. Ia berharap lembaga ini terus berkembang dan berkelanjutan dalam mencetak SDM berkualitas.

“Pesantren ini bisa menjadi kawah candradimuka, menjadi wadah lahirnya generasi-generasi emas untuk Indonesia kelak nanti di tahun 2045,” ucapnya.

Lebih lanjut, Egi menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun bangsa tercinta.

“Kita boleh berbeda-beda latar belakangnya, kita boleh berbeda-beda nasibnya, tapi kalau kita punya mimpi yang sama untuk Indonesia, untuk bangsa ini, yakinlah segala tantangan itu mampu kita lewati,” katanya.

“Jadi dari sinilah, saya yakin akan lahir generasi-generasi emas Indonesia di tahun 2045,” pungkasnya.

Peresmian ini diharapkan menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan di Lampung Selatan sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Dengan diresmikannya Ponpes-SMP IT Muhammad Al-Fatih, Pemkab Lamsel berharap semakin banyak lahir lembaga pendidikan yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan amal untuk kemajuan daerah.

Artikel Bupati Egi Resmikan Ponpes SMP IT Muhammad Al- Fatih,Tak Halangi Kita Raih Mimpi Untuk Bangsa pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas https://fokusinews.com/mahasiswa-kkn-angkatan-10-stkip-taman-siswa-bima-geliatkan-umkm-lokal-kenalkan-pesona-tenun-songket-khas-bima-ke-kancah-luas/ Sat, 15 Aug 2026 13:38:38 +0000 https://fokusinews.com/?p=16174 Editor: SS BIMA, Fokusinews.com — Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap potensi desa kembali ditunjukkan oleh para […]

Artikel Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Editor: SS

BIMA, Fokusinews.com — Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap potensi desa kembali ditunjukkan oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPL Beradab 2026 STKIP Taman Siswa Bima. Berperan aktif dalam bidang Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (PDD), mahasiswa bernama Nur Rizqan bersama rekan-rekan seposko di Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, menginisiasi gerakan nyata untuk mengangkat dan mempromosikan produk unggulan lokal, yakni Tenun Songket Tradisional Bima.(15/08/2026)

Melalui kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Desa Monta Baru, para mahasiswa tidak hanya melihat dari dekat roda perekonomian warga, tetapi juga menyelami nilai seni dan filosofi luhur yang terkandung dalam setiap produk kerajinan tangan masyarakat setempat.

Kegiatan peninjauan langsung ke sentra-sentra usaha warga ini menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk memahami denyut kehidupan masyarakat. Menurut Nur Rizqan, silaturahmi merupakan jembatan emas yang menghubungkan hati sekaligus membuka ruang untuk mengenali potensi desa secara mendalam.

“Silaturahmi adalah jembatan yang menghubungkan hati, sementara setiap langkah yang kita tempuh adalah upaya untuk mengenal lebih dekat potensi desa. Melalui kegiatan silaturahmi sekaligus pendataan UMKM lokal di Desa Monta Baru, kami menyaksikan semangat, kerja keras, dan ketekunan masyarakat dalam membangun usahanya,” ungkap Nur Rizqan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap unit UMKM yang ada di desa bukan sekadar tempat mencari nafkah semata. Lebih dari itu, usaha-usaha kecil tersebut merupakan simbol perjuangan, kreativitas, dan harapan besar bagi kemajuan masa depan desa. Diharapkan, pendataan dan publikasi ini dapat menjadi batu loncatan awal untuk memperluas jangkauan pasar, membuka peluang baru, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.

Salah satu fokus utama dalam pendataan UMKM kali ini adalah kerajinan tenun songket tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu. Di tangan para pengrajin lokal yang terampil, sehelai benang disulap menjadi karya seni bernilai tinggi yang sarat makna.

“Setiap helai benang menyimpan nilai, setiap motif menceritakan identitas.” ujarnya

Tenun songket tradisional Bima bukan sekadar kain biasa yang digunakan sebagai busana adat. Ia adalah warisan budaya leluhur yang menyimpan filosofi mendalam dan harus dijaga kelestariannya di tengah arus modernisasi. Keunggulan dari tenun songket Bima ini meliputi:

  • Motif Tradisional: Menampilkan corak khas Bima yang otentik dan kaya akan nilai filosofis.
  • 100% Handmade: Ditenun secara tradisional dengan ketelitian tinggi oleh tangan-tangan terampil pengrajin lokal.
  • Bahan Berkualitas: Menggunakan material pilihan yang nyaman dikenakan, kuat, serta tahan lama.
  • Produk Asli Lokal: Menjadi wujud nyata dukungan terhadap kemandirian ekonomi UMKM dan pelestarian budaya daerah.

Melalui momentum KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima dengan mengusung spirit “Bersama Membangun | Bersama Melestarikan”, para mahasiswa mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bangga menggunakan produk-produk lokal.

Dengan membeli dan mengenakan tenun songket Bima, masyarakat secara tidak langsung turut serta merawat warisan budaya leluhur sekaligus menggerakkan roda perekonomian para perajin di tingkat desa. Kemajuan sebuah daerah, sebagaimana yang dipelajari para mahasiswa selama di lapangan, lahir dari kebersamaan, kepedulian, dan kolaborasi yang erat antara akademisi, masyarakat, dan para pelaku usaha.

Bagi masyarakat luas, instansi, atau para pecinta fesyen Nusantara yang tertarik untuk melihat keindahan serta memesan produk Tenun Songket Khas Bima langsung dari perajinnya di Desa Monta Baru, dapat menghubungi layanan informasi dan pemesanan melalui:

📍Lokasi: Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB

📲 Kontak/WhatsApp: 0823-4164-2976 (Nur Rizqan / Nuri)

Mari dukung UMKM lokal Indonesia, lestarikan budaya bangsa, dan buktikan bahwa kearifan lokal mampu menjadi pilar kekuatan ekonomi yang berdaya saing tinggi!. (SS)

Kaperwil NTB:  Asfaran

Artikel Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Bupati Biak Paparkan Capaian Pembangunan serta Tegaskan Komitmen Pemerataan Di HUT RI ke-81 https://fokusinews.com/bupati-biak-paparkan-capaian-pembangunan-serta-tegaskan-komitmen-pemerataan-di-hut-ri-ke-81/ Sat, 15 Aug 2026 07:36:20 +0000 https://fokusinews.com/?p=16114 Biak Numfor-Papua. Fokusinews.com– Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus program […]

Artikel Bupati Biak Paparkan Capaian Pembangunan serta Tegaskan Komitmen Pemerataan Di HUT RI ke-81 pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Biak Numfor-Papua. Fokusinews.com– Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus program prioritas pemerintah daerah dalam pidato kenegaraan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Biak Numfor.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk merefleksikan sejauh mana pembangunan telah memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat.

Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Bupati menyebut tema tersebut menjadi pijakan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk terus memperkuat kemandirian, keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, serta menjaga keragaman sebagai kekuatan persatuan bangsa.

“81 tahun Indonesia merdeka adalah momentum bagi kita untuk merefleksikan sejauh mana aksi, dampak dan manfaat pembangunan yang telah kita torehkan di Kabupaten Biak Numfor,” demikian inti pesan Bupati dalam pidatonya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam perayaan HUT RI ke-81 tahun ini adalah pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi yang dipusatkan di Pulau Numfor.

Menurut Bupati, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat semangat nasionalisme dan menegaskan kedaulatan wilayah sekaligus simbol kehadiran negara di wilayah terdepan dan kepulauan.

Ia menegaskan, semangat pemerataan pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan dan kawasan terdepan.

Dalam pidatonya, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di tengah keterbatasan keuangan daerah.

Di antaranya keberhasilan pelaksanaan pemilihan kepala kampung secara serentak, penghargaan revitalisasi bahasa daerah, penghargaan pembinaan Standar Akuntansi Pemerintahan, percepatan digitalisasi daerah, serta penghargaan dari PT Taspen atas akurasi dan ketepatan waktu pengiriman data gaji ASN.

Biak Numfor juga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2025 dari BPK RI Perwakilan Papua, yang disebut sebagai keenam kalinya secara berturut-turut.

Selain itu, Kabupaten Biak Numfor meraih peringkat II terbaik pengendalian inflasi se-Tanah Papua dan mendapatkan insentif Rp2 miliar. Pemkab juga meraih juara III penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting dengan insentif Rp1 miliar.

Di bidang kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional telah melampaui 98 persen penduduk sehingga Kabupaten Biak Numfor kembali memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award.

Bupati juga menyampaikan bahwa Biak Numfor berhasil meraih skor 74,6 persen dalam indeks penilaian pencegahan korupsi dan menjadi yang terbaik di Provinsi Papua, serta menjadi daerah terbaik dalam implementasi arsip digital se-Tanah

Dari sisi ekonomi, Bupati menyampaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2025 mencapai Rp6,85 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka Rp6,56 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Biak Numfor tahun 2025 tercatat 3,29 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 2,28 persen. Menurut Bupati, peningkatan tersebut menunjukkan adanya perkembangan ekonomi yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mengawal berbagai program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat.

Salah satunya adalah pembangunan Sekolah Rakyat, yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 1 Agustus 2026.

Sekolah Rakyat tersebut dibangun menggunakan dana APBN 2026 dengan pagu Rp340,9 miliar dan ditujukan untuk memperluas akses serta meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu atau rentan kategori desil 1 dan 2.

Selain Sekolah Rakyat, Pemkab Biak Numfor mendukung Proyek Strategis Nasional Bandar Antariksa yang kini memasuki tahapan penyusunan masterplan dan regulasi turunan oleh BRIN.

Pemerintah daerah juga terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dalam pidato tersebut disebut telah menjangkau sekitar 15.709 siswa dan tenaga pendidik, serta 2.429 ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang tersebar di 19 distrik.

Program strategis lainnya yang disampaikan adalah pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Saat ini pembangunan disebut berlangsung di tiga lokasi, yakni Warsansan, Yopdi dan Karuiberik, dengan rencana keseluruhan mencakup 236 kampung dan 14 kelurahan.

Sementara Program Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP) telah memasuki tahap pembangunan di 11 lokasi dari 61 lokasi yang diusulkan. Sebanyak 11 kampung tersebut tersebar di wilayah Biak Utara, Biak Timur, Biak Barat dan Pulau Numfor.

Di sektor kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis disebut telah melayani sekitar 13.932 orang.

Pemkab juga terus mendorong penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program intervensi pemerintah daerah.

Selain program nasional, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menjalankan sejumlah program prioritas daerah, antara lain Bus Sekolah Gratis, pelayanan Puskesmas 24 jam, Kartu Biak Sehat, Bantuan Duka, Kartu Tani, pasar murah dan pembinaan UMKM.

Program Kartu Tani tahun 2026 diberikan kepada 500 petani di 10 distrik. Pemerintah daerah menargetkan jumlah penerima meningkat menjadi 1.800 petani di 19 distrik pada 2027.

Bupati juga menegaskan perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan moderasi beragama, ketahanan ekonomi rakyat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan sektor perikanan dan kelautan, pariwisata dan sentra produksi pertanian.

Di bidang pemerintahan, Pemkab Biak Numfor akan terus memperkuat tata kelola pemerintahan, efisiensi pelayanan serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam momentum puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pulau Numfor, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menyerahkan SK kepada 634 orang PPPK yang telah memperoleh persetujuan teknis, penetapan NIP dan SK dari BKN RI.

Sementara itu, sebanyak 764 CPNS yang telah dinyatakan lulus masih dalam proses persetujuan teknis dan penetapan NIP.

Menutup pidatonya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran birokrasi, DPRK, Forkopimda, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, dunia usaha, insan pers dan seluruh masyarakat yang telah mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengapresiasi dukungan teknis TNI AU melalui Pangkodau III dalam penyiapan dua pesawat CN-235 untuk mendukung pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pulau Numfor.

Apresiasi juga disampaikan kepada Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada III dan jajaran atas dukungan teknis serta penggunaan armada KRI untuk menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Pulau Numfor.

Bupati Markus Mansnembra mengajak seluruh masyarakat, ASN, TNI-Polri dan seluruh elemen daerah untuk terus menjaga keamanan, ketertiban dan kebersamaan serta mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

“Banyak hal yang telah kita lakukan, namun tentunya masih ada kekurangan yang perlu kita benahi dan perbaiki ke depan,” demikian pesan Bupati.

Ia pun mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama membangun Biak Numfor menjadi daerah yang aman, nyaman, maju, inklusif dan semakin sejahtera.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.”Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Artikel Bupati Biak Paparkan Capaian Pembangunan serta Tegaskan Komitmen Pemerataan Di HUT RI ke-81 pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>