Bupati Biak Paparkan Capaian Pembangunan serta Tegaskan Komitmen Pemerataan Di HUT RI ke-81

Biak Numfor-Papua. Fokusinews.com– Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus program prioritas pemerintah daerah dalam pidato kenegaraan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Biak Numfor.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk merefleksikan sejauh mana pembangunan telah memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Bupati menyebut tema tersebut menjadi pijakan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk terus memperkuat kemandirian, keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, serta menjaga keragaman sebagai kekuatan persatuan bangsa.

“81 tahun Indonesia merdeka adalah momentum bagi kita untuk merefleksikan sejauh mana aksi, dampak dan manfaat pembangunan yang telah kita torehkan di Kabupaten Biak Numfor,” demikian inti pesan Bupati dalam pidatonya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam perayaan HUT RI ke-81 tahun ini adalah pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi yang dipusatkan di Pulau Numfor.

Menurut Bupati, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat semangat nasionalisme dan menegaskan kedaulatan wilayah sekaligus simbol kehadiran negara di wilayah terdepan dan kepulauan.

Ia menegaskan, semangat pemerataan pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan dan kawasan terdepan.

Dalam pidatonya, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di tengah keterbatasan keuangan daerah.

Di antaranya keberhasilan pelaksanaan pemilihan kepala kampung secara serentak, penghargaan revitalisasi bahasa daerah, penghargaan pembinaan Standar Akuntansi Pemerintahan, percepatan digitalisasi daerah, serta penghargaan dari PT Taspen atas akurasi dan ketepatan waktu pengiriman data gaji ASN.

Biak Numfor juga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2025 dari BPK RI Perwakilan Papua, yang disebut sebagai keenam kalinya secara berturut-turut.

Selain itu, Kabupaten Biak Numfor meraih peringkat II terbaik pengendalian inflasi se-Tanah Papua dan mendapatkan insentif Rp2 miliar. Pemkab juga meraih juara III penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting dengan insentif Rp1 miliar.

Di bidang kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional telah melampaui 98 persen penduduk sehingga Kabupaten Biak Numfor kembali memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award.

Bupati juga menyampaikan bahwa Biak Numfor berhasil meraih skor 74,6 persen dalam indeks penilaian pencegahan korupsi dan menjadi yang terbaik di Provinsi Papua, serta menjadi daerah terbaik dalam implementasi arsip digital se-Tanah

Dari sisi ekonomi, Bupati menyampaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2025 mencapai Rp6,85 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka Rp6,56 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Biak Numfor tahun 2025 tercatat 3,29 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 2,28 persen. Menurut Bupati, peningkatan tersebut menunjukkan adanya perkembangan ekonomi yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mengawal berbagai program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat.

Salah satunya adalah pembangunan Sekolah Rakyat, yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 1 Agustus 2026.

Sekolah Rakyat tersebut dibangun menggunakan dana APBN 2026 dengan pagu Rp340,9 miliar dan ditujukan untuk memperluas akses serta meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu atau rentan kategori desil 1 dan 2.

Selain Sekolah Rakyat, Pemkab Biak Numfor mendukung Proyek Strategis Nasional Bandar Antariksa yang kini memasuki tahapan penyusunan masterplan dan regulasi turunan oleh BRIN.

Pemerintah daerah juga terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dalam pidato tersebut disebut telah menjangkau sekitar 15.709 siswa dan tenaga pendidik, serta 2.429 ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang tersebar di 19 distrik.

Program strategis lainnya yang disampaikan adalah pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Saat ini pembangunan disebut berlangsung di tiga lokasi, yakni Warsansan, Yopdi dan Karuiberik, dengan rencana keseluruhan mencakup 236 kampung dan 14 kelurahan.

Sementara Program Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP) telah memasuki tahap pembangunan di 11 lokasi dari 61 lokasi yang diusulkan. Sebanyak 11 kampung tersebut tersebar di wilayah Biak Utara, Biak Timur, Biak Barat dan Pulau Numfor.

Di sektor kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis disebut telah melayani sekitar 13.932 orang.

Pemkab juga terus mendorong penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program intervensi pemerintah daerah.

Selain program nasional, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menjalankan sejumlah program prioritas daerah, antara lain Bus Sekolah Gratis, pelayanan Puskesmas 24 jam, Kartu Biak Sehat, Bantuan Duka, Kartu Tani, pasar murah dan pembinaan UMKM.

Program Kartu Tani tahun 2026 diberikan kepada 500 petani di 10 distrik. Pemerintah daerah menargetkan jumlah penerima meningkat menjadi 1.800 petani di 19 distrik pada 2027.

Bupati juga menegaskan perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan moderasi beragama, ketahanan ekonomi rakyat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan sektor perikanan dan kelautan, pariwisata dan sentra produksi pertanian.

Di bidang pemerintahan, Pemkab Biak Numfor akan terus memperkuat tata kelola pemerintahan, efisiensi pelayanan serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam momentum puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pulau Numfor, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menyerahkan SK kepada 634 orang PPPK yang telah memperoleh persetujuan teknis, penetapan NIP dan SK dari BKN RI.

Sementara itu, sebanyak 764 CPNS yang telah dinyatakan lulus masih dalam proses persetujuan teknis dan penetapan NIP.

Menutup pidatonya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran birokrasi, DPRK, Forkopimda, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, dunia usaha, insan pers dan seluruh masyarakat yang telah mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengapresiasi dukungan teknis TNI AU melalui Pangkodau III dalam penyiapan dua pesawat CN-235 untuk mendukung pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pulau Numfor.

Apresiasi juga disampaikan kepada Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada III dan jajaran atas dukungan teknis serta penggunaan armada KRI untuk menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Pulau Numfor.

Bupati Markus Mansnembra mengajak seluruh masyarakat, ASN, TNI-Polri dan seluruh elemen daerah untuk terus menjaga keamanan, ketertiban dan kebersamaan serta mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

“Banyak hal yang telah kita lakukan, namun tentunya masih ada kekurangan yang perlu kita benahi dan perbaiki ke depan,” demikian pesan Bupati.

Ia pun mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama membangun Biak Numfor menjadi daerah yang aman, nyaman, maju, inklusif dan semakin sejahtera.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.”Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Pos terkait