Sosial Arsip - FokusiNews https://fokusinews.com/category/sosial/ FokusiNews menyajikan berita terkini, terpercaya, dan faktual seputar nasional, daerah, ekonomi, politik, teknologi, dan gaya hidup untuk pembaca Indonesia. Sun, 23 Aug 2026 12:54:39 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.4 https://fokusinews.com/wp-content/uploads/2026/04/cropped-Favicon-Fokusinews-32x32.png Sosial Arsip - FokusiNews https://fokusinews.com/category/sosial/ 32 32 Semarak Maulid Nabi 1448 H di Masjid Al-Miftah Tarakan Sukses Digelar: 110 Pelajar Antusias Ikuti Lomba Islami https://fokusinews.com/semarak-maulid-nabi-1448-h-di-masjid-al-miftah-tarakan-sukses-digelar-110-pelajar-antusias-ikuti-lomba-islami/ Sun, 23 Aug 2026 05:02:20 +0000 https://fokusinews.com/?p=16662 TARAKAN, Fokusinews.com — Minggu, 23 Agustus 2026. Masjid Al-Miftah yang terletak di Kelurahan Kampung Satu, Kota […]

Artikel Semarak Maulid Nabi 1448 H di Masjid Al-Miftah Tarakan Sukses Digelar: 110 Pelajar Antusias Ikuti Lomba Islami pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
TARAKAN, Fokusinews.com — Minggu, 23 Agustus 2026. Masjid Al-Miftah yang terletak di Kelurahan Kampung Satu, Kota Tarakan, mendadak riuh oleh semangat keagamaan dan keceriaan anak-anak. Sebanyak 110 pelajar tampak antusias mengikuti Semarak Lomba Islami yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

​Kegiatan akbar ini diisi dengan empat cabang perlombaan bernuansa Islami yang menguji kreativitas serta kecintaan anak-anak terhadap ajaran agama, meliputi:

  • Lomba menghias telur Maulid.
  • Lomba adzan.
  • Lomba hafalan surah pendek.
  • Lomba sholat berjamaah.

 

​Di sela-sela acara, Ketua Takmir Masjid Jami’ Al-Miftah, H. Sultan Halim, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Bapak Supaad Hadianto, S.E., terhadap masa depan anak-anak dan dunia pendidikan di Kaltara.

​”Melalui sinergi bersama, kita berharap anak-anak dan mahasiswa di Kaltara dapat terus terfasilitasi melalui program beasiswa pendidikan di berbagai tingkatan,” ungkap H. Sultan Halim.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pergelaran ini merupakan bentuk pembinaan masjid agar anak-anak tidak sekadar mengenal sosok dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga mampu mengasah kemampuan di bidang keagamaan sejak dini.

​”Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal sosok dan keteladanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga dapat mengasah kemampuan mereka dalam bidang keagamaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari pembinaan generasi muda,” tambahnya.

​Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi, H. Ridwan, S.Pd., M.Si., mengungkapkan rasa syukurnya karena rangkaian lomba dirancang secara edukatif dan menyenangkan. Selain berkompetisi, ajang ini menjadi sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi antara anak-anak, orang tua, pengurus masjid, dan masyarakat sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap agama dan keteladanan Rasulullah. Selain berkompetisi, mereka juga belajar tentang keberanian, kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” tutur H. Ridwan.

​Hal senada juga disampaikan oleh panitia koordinator lomba, Husnul Jojon, S.Pi. Ia mengaku takjub dengan tingginya animo peserta yang menembus angka 110 pelajar. Melihat kesuksesan dan antusiasme yang luar biasa ini, pihak panitia berencana menjadikan Semarak Lomba Islami sebagai agenda rutin tahunan di Masjid Al-Miftah.

​”Peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 110 pelajar. Melihat antusiasme yang cukup baik, kami mengupayakan agar kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan menjadi kegiatan rutin tahunan di Masjid Al-Miftah,” pungkas Husnul Jojon.

Dengan mengusung semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap ajaran Islam, kegiatan di Masjid Al-Miftah Kampung Satu ini diharapkan mampu terus berkembang serta merangkul lebih banyak pelajar pada tahun-tahun mendatang, sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. (SS)

Laporan:  Sahbudiman

Artikel Semarak Maulid Nabi 1448 H di Masjid Al-Miftah Tarakan Sukses Digelar: 110 Pelajar Antusias Ikuti Lomba Islami pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Jelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Masjid Jami’ Al-Miftah Kampung 1 Skip Gelar Technical Meeting dan Kebut Persiapan hingga 90 Persen https://fokusinews.com/jelang-peringatan-maulid-nabi-1448-h-masjid-jami-al-miftah-kampung-1-skip-gelar-technical-meeting-dan-kebut-persiapan-hingga-90-persen/ Sat, 22 Aug 2026 12:30:43 +0000 https://fokusinews.com/?p=16615 TARAKAN, Fokusinews.com — Sabtu, 22 Agustus 2026. Suasana semarak menyambut Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid […]

Artikel Jelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Masjid Jami’ Al-Miftah Kampung 1 Skip Gelar Technical Meeting dan Kebut Persiapan hingga 90 Persen pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
TARAKAN, Fokusinews.com — Sabtu, 22 Agustus 2026. Suasana semarak menyambut Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah terasa begitu kental di Masjid Jami’ Al-Miftah, Kelurahan Kampung 1 Skip, Kota Tarakan. Panitia penyelenggara bersama jajaran pengurus takmir masjid terus menggenjot segala persiapan yang kini telah rampung hingga mencapai 90 persen.

Mengusung tema utama “Cinta kepada Nabi Muhammad SAW, Membangun Generasi Manusia dengan Akhlak Mulia, Peduli terhadap Sesama, dan Cinta Tanah Air”, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah sejak dini.

Sebagai bagian dari tahapan persiapan menjelang perlombaan, panitia menggelar acara Technical Meeting (TM) yang dipusatkan di ruang utama Masjid Jami’ Al-Miftah pada Jumat sore, 22 Agustus 2026. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh para peserta anak-anak dan remaja yang antusias mengikuti pengarahan teknis perlombaan.

Ketua Takmir Masjid Jami’ Al-Miftah, H. Sultan Halim, S.Ag., M.Pd., yang memantau langsung jalannya kegiatan menyampaikan harapan besarnya agar seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik.

“Acara teknikal meeting peserta lomba maulid sementara berlangsung sore ini di Masjid Al-Miftah. Semoga anak-anak bisa tampil maksimal,” ujar H. Sultan Halim.

Sebelumnya, pihak takmir juga telah melayangkan undangan resmi kepada para Ketua RT di lingkungan sekitar—meliputi RT 6, RT 7, RT 8, RT 11, dan RT 15—serta Ketua Majelis Taklim Al-Miftah dan Ketua Dasa Wisma, untuk turut serta menggerakkan warganya, khususnya berpartisipasi sebagai peserta dalam lomba Merias Telur yang menjadi salah satu tradisi khas perayaan Maulid.

“Demikian disampaikan, semoga Allah SWT meringankan langkah kita menuju kepada kebaikan dunia dan akhirat,” tambah Ketua Takmir.

Pengecetan Pagar Masjid Al Miftah

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi, H. Ridwan, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa progres persiapan di lapangan berjalan sangat baik dan hampir tuntas sepenuhnya. Berbagai pembenahan infrastruktur penunjang masjid telah dikerjakan secara gotong royong oleh panitia dan masyarakat.

“Segala persiapan mulai dari teknikal meeting lomba—termasuk mengumpulkan peserta lomba—pencetan pagar masjid, dekorasi yang mulai dipasang, persiapan sampai malam ini hampir 90 persen,” ungkap H. Ridwan.

Dengan kerja sama yang solid antara pengurus takmir, panitia, para ketua RT, serta seluruh elemen masyarakat Kampung 1 Skip, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Jami’ Al-Miftah ini diharapkan dapat berjalan sukses, lancar, dan membawa berkah melimpah bagi seluruh jamaah. (SS)

Laporan:  Sahbudiman

Artikel Jelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Masjid Jami’ Al-Miftah Kampung 1 Skip Gelar Technical Meeting dan Kebut Persiapan hingga 90 Persen pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Bupati Biak Numfor Keluarkan Instruksi Pencegahan Kebakaran Di Tengah Cuaca Kering https://fokusinews.com/bupati-biak-numfor-keluarkan-instruksi-pencegahan-kebakaran-di-tengah-cuaca-kering/ Sat, 22 Aug 2026 10:19:14 +0000 https://fokusinews.com/?p=16591 BIAK NUMFOR, FOKUSINEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Biak Numfor meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menyusul kondisi cuaca kering […]

Artikel Bupati Biak Numfor Keluarkan Instruksi Pencegahan Kebakaran Di Tengah Cuaca Kering pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
BIAK NUMFOR, FOKUSINEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Biak Numfor meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menyusul kondisi cuaca kering dan berkurangnya curah hujan yang dipengaruhi fenomena El Niño.

Langkah pencegahan tersebut dituangkan dalam Instruksi Bupati Biak Numfor Nomor 500.8.5.4/499/VIII/2026 Tahun 2026 tentang Pencegahan Kebakaran Akibat Kondisi Cuaca Kering.

Instruksi tersebut ditujukan kepada para kepala distrik, lurah dan kepala kampung se-Kabupaten Biak Numfor, serta sejumlah unsur keagamaan, adat, organisasi masyarakat dan seluruh warga masyarakat.

Bupati menekankan bahwa kondisi cuaca kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, sehingga diperlukan kewaspadaan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dalam instruksinya, masyarakat diminta tidak membakar sampah, lahan, rumput kering, semak belukar, daun, ranting maupun bahan mudah terbakar lainnya secara sembarangan.

Selain itu, warga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok, korek api maupun benda lain yang berpotensi menjadi sumber api di lokasi yang rawan kebakaran.

Setiap aktivitas yang menggunakan api juga harus dilakukan secara hati-hati. Masyarakat diminta memastikan api dan bara benar-benar padam setelah kegiatan selesai.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk secara rutin membersihkan lingkungan dari rumput kering dan material yang mudah terbakar guna mengurangi potensi penyebaran api.

Instruksi tersebut turut menegaskan pentingnya pelaporan secara cepat apabila masyarakat menemukan adanya kebakaran atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Warga diminta segera melaporkannya kepada aparat pemerintah setempat atau pihak terkait.

Pemkab Biak Numfor berharap instruksi ini tidak hanya menjadi imbauan administratif, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca yang semakin kering.

“Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Kewaspadaan sejak dini menjadi kunci untuk mencegah kebakaran yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, lingkungan, maupun aset milik warga.”

Dengan adanya instruksi tersebut, seluruh kepala distrik, lurah, kepala kampung, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat dan warga diharapkan dapat memperkuat sosialisasi serta pengawasan di lingkungan masing-masing.

Fokusinews.com-Mengawal Informasi, Menyuarakan Fakta.

 

Artikel Bupati Biak Numfor Keluarkan Instruksi Pencegahan Kebakaran Di Tengah Cuaca Kering pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
KEHIDUPAN DAN KEMATIAN: DUA SISI YANG BERLAWANAN, PASTI KITA LEWATI https://fokusinews.com/kehidupan-dan-kematian-dua-sisi-yang-berlawanan-pasti-kita-lewati/ Wed, 19 Aug 2026 22:42:58 +0000 https://fokusinews.com/?p=16578 Oleh: Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Kaltim Hidup […]

Artikel KEHIDUPAN DAN KEMATIAN: DUA SISI YANG BERLAWANAN, PASTI KITA LEWATI pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Oleh: Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M
Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Kaltim

Hidup dan mati.

Kehidupan dan kematian. Dua hal yang berbeda, tetapi tidak dapat dipisahkan. Setiap manusia yang lahir ke dunia akan menjalani kehidupan dan, pada waktunya, akan menghadapi kematian. Tidak ada seorang pun yang dapat menghindarinya.

Hari ini kita masih berdiri di atas tanah. Suatu hari nanti, bisa saja tanah berada di atas tubuh kita. Hari ini kita masih dapat menghirup udara dengan bebas, berbicara dengan orang-orang yang kita cintai, bekerja, bercanda dan menikmati berbagai nikmat kehidupan. Tetapi kita tidak pernah tahu apakah esok hari masih diberi kesempatan untuk melakukan semua itu.

Kematian memang tidak mengenal usia. Yang tua bisa saja masih diberi umur panjang, sementara yang muda dipanggil lebih dahulu. Ada yang meninggal setelah sakit bertahun-tahun, tetapi ada pula yang pergi secara tiba-tiba ketika sebelumnya terlihat sehat.

Kita mengetahui semua itu, tetapi sering kali kita menjalani kehidupan seolah-olah kematian masih sangat jauh.
Allah SWT berfirman:
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.”
(QS. Ali Imran: 185)

Ayat ini sebenarnya sudah cukup untuk mengingatkan kita bahwa kematian bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan. Kematian adalah kepastian.

Yang sering kita lupakan justru pertanyaan yang lebih penting: sudahkah kita mempersiapkan diri untuk menghadapinya?

Kita begitu serius mempersiapkan berbagai kebutuhan hidup. Kita bekerja untuk mendapatkan penghasilan, menabung untuk masa depan, menyekolahkan anak, membeli rumah, menyiapkan kendaraan dan memikirkan berbagai keperluan keluarga.

Semua itu tentu penting. Tetapi jangan sampai kesibukan mempersiapkan kehidupan dunia membuat kita lupa bahwa ada kehidupan lain yang juga harus dipersiapkan.
Ada beberapa pesan yang disampaikan dalam kisah dan tradisi Islam tentang bagaimana para nabi memandang kehidupan dunia.

Pertama, pesan Nabi Adam AS tentang singkatnya kehidupan dunia.

Masa lalu sudah berlalu dan tidak mungkin kembali. Hari ini sedang kita jalani, tetapi belum tentu kita dapat menyelesaikannya. Sedangkan hari esok belum tentu kita temui.

Begitu sederhananya perjalanan hidup manusia. Namun, sering kali kita justru menghabiskan banyak waktu mengejar sesuatu yang belum tentu kita bawa ketika meninggalkan dunia.

Kita bekerja keras mencari harta, mengejar jabatan, membangun nama dan mengejar berbagai kesenangan. Tidak salah memiliki semua itu. Yang perlu dijaga adalah jangan sampai semua yang kita miliki membuat kita lupa kepada Allah SWT.

Kedua, pesan Nabi Nuh AS tentang singkatnya umur manusia.

Dalam sebuah kisah yang masyhur, Nabi Nuh AS menggambarkan dunia seperti sebuah rumah yang memiliki dua pintu. Beliau masuk melalui satu pintu dan keluar melalui pintu yang lain.

Begitulah kehidupan manusia. Kita datang melalui kelahiran dan suatu saat meninggalkan dunia melalui kematian.
Nabi Nuh AS dikenal sebagai nabi yang diberi umur sangat panjang dan berdakwah dalam waktu yang amat lama. Namun, umur panjang pun tetap memiliki batas.

Ini mengajarkan kepada kita bahwa sebanyak apa pun waktu yang diberikan Allah SWT, kehidupan dunia tetap akan berlalu.

Hari ini kita mungkin masih muda. Besok menjadi dewasa. Kemudian memasuki usia tua. Tanpa terasa, tahun demi tahun telah dilewati. Banyak hal yang dahulu kita pikir masih jauh, ternyata sudah berada di depan mata.

Ketiga, pesan Nabi Ibrahim AS tentang kecintaan kepada dunia.

Nabi Ibrahim AS mengajarkan agar kita tidak mencintai sesuatu secara berlebihan, terutama sesuatu yang akan binasa.

Kita boleh mencintai keluarga. Kita boleh menyayangi pekerjaan. Kita boleh menikmati harta yang Allah berikan. Tetapi hati tetap harus terikat kepada Allah SWT.
Harta bisa habis. Jabatan bisa berakhir. Kekuatan bisa berkurang. Orang-orang yang kita cintai pun suatu saat akan berpisah dengan kita.

Karena itu, jangan sampai sesuatu yang sifatnya sementara membuat kita lupa kepada Dzat Yang Maha Kekal.

Keempat, pesan Nabi Isa AS tentang nikmat dan rasa syukur.

Manusia sering menikmati berbagai macam nikmat, tetapi lupa kepada siapa yang memberikan nikmat tersebut.
Kita menikmati makanan tanpa memikirkan siapa yang menumbuhkan tanaman. Kita menikmati kesehatan tanpa mengingat siapa yang memberi kesehatan. Kita menikmati rezeki, tetapi terkadang lupa mengucapkan syukur kepada Allah.

Yang lebih memprihatinkan, ketika sedang mengalami kesulitan kita begitu dekat kepada Allah. Kita berdoa dengan sungguh-sungguh. Tetapi ketika keadaan sudah membaik, tidak jarang kita kembali sibuk dengan urusan dunia dan melupakan-Nya.

Padahal, Allah bukan hanya tempat kita mengadu ketika sedang susah. Allah juga tempat kita bersyukur ketika hidup sedang lapang.

Kelima, pesan Rasulullah Muhammad SAW tentang kehidupan akhirat.

Rasulullah SAW pernah mengingatkan bahwa seandainya manusia mengetahui apa yang beliau ketahui, niscaya manusia akan lebih sedikit tertawa dan lebih banyak menangis.

Pesan tersebut bukan berarti Islam mengajarkan kita untuk meninggalkan kebahagiaan. Kita tetap boleh menikmati kehidupan, bercanda dengan keluarga, bekerja, berusaha dan menikmati rezeki yang diberikan Allah.
Yang perlu diingat adalah jangan sampai kita terlena.

Kita sebenarnya sudah tahu bahwa kematian itu pasti. Kita juga tahu bahwa setiap amal akan dipertanggungjawabkan. Kita tahu bahwa taubat sebaiknya tidak ditunda.

Tetapi sering kali kita masih mengatakan, “Nanti saja.”

Nanti kalau sudah tua. Nanti kalau pekerjaan sudah selesai. Nanti kalau anak-anak sudah besar. Nanti kalau urusan dunia sudah beres.

Padahal, siapa yang bisa menjamin kita masih mempunyai waktu untuk mengatakan “nanti”?

Kematian tidak pernah memberi tahu kapan ia datang. Tidak mengenal usia, jabatan, kekayaan ataupun kedudukan seseorang. Ia bisa datang ketika seseorang sedang bekerja, sedang bepergian, sedang beristirahat, bahkan ketika sedang membuat rencana untuk hari esok.

Karena itu, selama Allah masih memberikan kita kesempatan hidup, gunakanlah sebaik-baiknya.

Mari kita memperbaiki ibadah. Perbanyak sedekah. Jaga hubungan dengan keluarga. Hormati orang tua. Ringankan beban orang lain. Belajar memaafkan. Hindari menyakiti sesama. Dan berusahalah menjadi manusia yang kehadirannya membawa manfaat.

Tidak perlu menunggu menjadi orang kaya untuk bersedekah. Tidak perlu menunggu menjadi pejabat untuk berbuat baik. Tidak perlu menunggu tua untuk bertobat.
Kebaikan dapat dimulai dari hal-hal sederhana.

Senyum kepada orang lain. Membantu orang yang kesulitan. Menjaga ucapan. Memenuhi amanah. Menepati janji. Mengajarkan ilmu yang kita miliki. Memberi waktu kepada keluarga. Semua itu dapat menjadi amal jika dilakukan dengan niat yang baik.

Ya Allah, perbaikilah amal ibadah kami.
Ya Allah, ampuni dosa dan kekhilafan kami.
Ya Allah, berikanlah kami kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum Engkau memanggil kami.
Ya Allah, jadikanlah amal terbaik kami sebagai amal penutup kehidupan kami.

Kita tidak pernah tahu kapan giliran kita dipanggil pulang. Yang kita tahu, setiap hari yang kita lewati berarti satu hari kehidupan kita telah berkurang.

Karena itu, jangan terlalu sibuk menghitung berapa lama kita telah hidup. Lebih baik kita bertanya kepada diri sendiri: apa yang sudah kita lakukan selama hidup ini? Siapa yang sudah kita bantu? Berapa banyak kebaikan yang sudah kita tinggalkan? Dan apakah kehadiran kita membawa manfaat bagi orang lain?

Selagi masih diberi kesempatan, mari kita memperbaiki diri.
Mari menjalani kehidupan dengan lebih bersyukur, lebih sederhana, lebih peduli kepada sesama dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Sebab hidup hanya sekali. Kematian pasti datang. Dan ketika waktunya tiba, tidak ada seorang pun yang dapat meminta tambahan waktu.

Semoga ketika saat itu datang, kita menghadap Allah SWT dalam keadaan membawa amal yang cukup, hati yang tenang, dan kehidupan yang telah kita isi dengan kebaikan.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Laporan:  Sahbudiman

Artikel KEHIDUPAN DAN KEMATIAN: DUA SISI YANG BERLAWANAN, PASTI KITA LEWATI pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Wali Kota Bekasi Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana NTT https://fokusinews.com/wali-kota-bekasi-siapkan-bantuan-kemanusiaan-untuk-korban-bencana-ntt/ Tue, 18 Aug 2026 08:00:06 +0000 https://fokusinews.com/?p=16476 Fokusinews.com ◊ Selasa, 18 Agustus 2026. KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan […]

Artikel Wali Kota Bekasi Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana NTT pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Fokusinews.com ◊ Selasa, 18 Agustus 2026.

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan duka dan empati mendalam kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi. Di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tri menegaskan bahwa semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kepedulian dan solidaritas terhadap sesama anak bangsa yang sedang menghadapi musibah.

Hal tersebut disampaikan Tri usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun M. Hasibuan, Senin (17/8/2026).

Tri mengatakan, kabar bencana yang terjadi di NTT menjadi pengingat bahwa masyarakat Indonesia memiliki ikatan kemanusiaan yang kuat. Ketika satu daerah menghadapi musibah, daerah lain harus hadir memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan dan kewenangannya.

“Kemerdekaan yang kita rayakan hari ini juga harus kita maknai sebagai momentum untuk memperkuat rasa kemanusiaan. Saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi musibah, dan tentu kita ikut merasakan duka yang mereka alami,” ujar Tri.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi akan segera mengoordinasikan bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada masyarakat terdampak. Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pernyataan belasungkawa, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk bantuan nyata yang dibutuhkan di lapangan.

“Saya sudah sampaikan, ini harus kita respons dengan empati yang diwujudkan dalam tindakan. Nanti akan kita koordinasikan dengan perangkat daerah terkait, kita lihat apa yang bisa kita bantu dan bentuk dukungan apa yang paling dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di NTT,” katanya.

Tri menekankan, dalam penanganan bencana, kebutuhan masyarakat harus menjadi dasar utama dalam menentukan bentuk bantuan. Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi akan berkoordinasi agar dukungan yang diberikan dapat tepat sasaran dan benar-benar membantu proses penanganan maupun pemulihan masyarakat terdampak.

“Jangan sampai kita hanya menyampaikan rasa prihatin. Kalau memang ada kebutuhan yang bisa kita dukung, tentu kita harus hadir. Prinsipnya, bantuan harus tepat, terkoordinasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana,” tegasnya.

Tri mengatakan, solidaritas antardaerah bukan hal baru bagi Kota Bekasi. Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi juga telah memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, termasuk Aceh.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah dapat mengambil peran dalam membantu masyarakat di wilayah lain ketika terjadi bencana, tentunya melalui mekanisme dan koordinasi yang sesuai.

“Bekasi ini bagian dari Indonesia. Ketika ada saudara kita yang mengalami musibah, kita tidak boleh merasa bahwa itu jauh dari kita. Kita punya tanggung jawab moral untuk ikut membantu. Bentuknya bisa melalui dukungan pemerintah maupun menggerakkan kekuatan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap seluruh proses penanganan bencana gempa di NTT dapat berjalan cepat dan masyarakat terdampak segera mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan.

“Kita doakan saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan dan keselamatan. Pemerintah dan seluruh pihak yang berada di lokasi semoga diberikan kemudahan dalam melakukan penanganan. Dari Bekasi, kami menyampaikan bahwa kami turut berduka dan siap mengambil bagian dalam membantu sesuai kemampuan yang kita miliki,” pungkas Tri.

(Red)

Artikel Wali Kota Bekasi Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana NTT pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Upacara HUT Ke-81 RI Di Pulau Numfor, Pemkab Biak Numfor Kerahkan Berbagai Moda Transportasi https://fokusinews.com/upacara-hut-ke-81-ri-di-pulau-numfor-pemkab-biak-numfor-kerahkan-berbagai-moda-transportasi/ Mon, 17 Aug 2026 07:28:32 +0000 https://fokusinews.com/?p=16349 Numfor-Papua. Fokusinews.com–Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik […]

Artikel Upacara HUT Ke-81 RI Di Pulau Numfor, Pemkab Biak Numfor Kerahkan Berbagai Moda Transportasi pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Numfor-Papua. Fokusinews.comPemerintah Kabupaten Biak Numfor melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Yenmanu, Kampung Yenmanu, Distrik Numfor Timur, Kabupaten Biak Numfor, Senin, 17 Agustus 2026.

Pelaksanaan upacara HUT RI ke-81 di Pulau Numfor menjadi momentum bersejarah sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk menghadirkan peringatan kemerdekaan hingga ke wilayah kepulauan.

Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut juga menghadapi tantangan dalam aspek transportasi. Akses menuju Pulau Numfor selama ini mengandalkan penerbangan maupun transportasi laut.

Untuk penerbangan, pesawat Susi Air melayani rute secara reguler dua kali dalam sepekan dengan kapasitas yang terbatas. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Biak Numfor perlu mencari solusi tambahan untuk memastikan para peserta upacara dapat hadir di Numfor.

Ketua Panitia HUT ke-81 Kabupaten Biak Numfor, Gunadi, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Biak Numfor, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perhubungan telah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mendapatkan dukungan transportasi laut.

Hasil koordinasi tersebut memungkinkan adanya deviasi atau pengalihan sementara rute kapal, sehingga sejumlah kapal dapat membantu mengangkut peserta upacara menuju Pulau Numfor.

Dukungan tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk PT Pelni dan ASDP, yang membantu menyediakan akses transportasi laut. Menurut Gunadi, dukungan lintas lembaga tersebut sangat penting agar kebutuhan mobilisasi peserta upacara dapat terpenuhi secara maksimal.

“Secara teknis, teman-teman di Dinas Perhubungan yang melakukan koordinasi. Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perhubungan, Kementerian Perhubungan, Pelni dan ASDP yang telah membantu pergeseran peserta upacara sehingga dapat maksimal hadir di Pulau Numfor,” jelas Gunadi.

Tidak hanya transportasi sipil, dukungan juga datang dari unsur pertahanan dan keamanan.

TNI Angkatan Laut mengerahkan armada kapal perang KRI Hampala 880 untuk mendukung mobilisasi dan pengamanan rangkaian kegiatan HUT RI di Pulau Numfor. Basarnas turut memberikan dukungan, sementara TNI Angkatan Udara mengerahkan satu unit pesawat CN-235 untuk mendukung pergerakan personel dan pejabat.

Dukungan berbagai instansi tersebut memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, kementerian/lembaga, TNI, Basarnas, Pelni dan ASDP dalam menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di wilayah kepulauan.

Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen daerah dalam menyukseskan peringatan kemerdekaan, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.

Menurut Bupati, pelaksanaan upacara di Pulau Numfor bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan harus hadir dan dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Biak Numfor.

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam aspek transportasi, keamanan, maupun penyelenggaraan kegiatan, sehingga upacara HUT ke-81 RI dapat berlangsung dengan baik.

“Semangat kemerdekaan adalah semangat kebersamaan. Karena itu, seluruh pihak harus bergandengan tangan untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan juga merasakan langsung semarak dan makna kemerdekaan Republik Indonesia,” demikian pesan Bupati dalam semangat peringatan HUT ke-81 RI.

Rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Pulau Numfor tidak berhenti pada upacara pengibaran bendera. Setelah pelaksanaan upacara pagi, agenda dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera pada sore hari yang tetap dipusatkan di Lapangan Yenmanu.

Usai penurunan bendera, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tos kenegaraan sebagai bagian dari momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu, sebagian pejabat dan personel yang memiliki tugas kedinasan lain dijadwalkan kembali ke Biak pada hari yang sama. Kapal perang TNI AL bersama Basarnas juga dijadwalkan bertolak kembali setelah rangkaian tugas selesai.

Untuk peserta lainnya, arus kepulangan akan dilakukan secara bertahap. Sejumlah kapal dijadwalkan melayani perjalanan dari Numfor mulai 18, 19 dan 20 Agustus 2026, dengan dua kapal dijadwalkan melayani perjalanan pada hari berikutnya.

Pelaksanaan HUT ke-81 RI di Pulau Numfor akhirnya menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi pemerintah dan masyarakat untuk merayakan kemerdekaan secara bersama-sama.

Dari Pulau Numfor, semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” terus digaungkan, dengan kebersamaan sebagai kekuatan untuk membangun Biak Numfor dari wilayah pesisir hingga pulau-pulau terluar.

” Mengabarkan dari Tanah Papua untuk Indonesia.”

 

Artikel Upacara HUT Ke-81 RI Di Pulau Numfor, Pemkab Biak Numfor Kerahkan Berbagai Moda Transportasi pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
HUT RI Ke-81 Di Distrik Oridek Meriah, 14 Kampung Bersatu Dalam Semangat Kemerdekaan https://fokusinews.com/hut-ri-ke-81-di-distrik-oridek-meriah-14-kampung-bersatu-dalam-semangat-kemerdekaan/ Mon, 17 Aug 2026 06:00:32 +0000 https://fokusinews.com/?p=16319 Biak-Papua-Indonesia. Fokusinews.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, di […]

Artikel HUT RI Ke-81 Di Distrik Oridek Meriah, 14 Kampung Bersatu Dalam Semangat Kemerdekaan pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Biak-Papua-Indonesia. Fokusinews.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, di Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan.

Dengan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, peringatan HUT ke-81 RI di Distrik Oridek menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat dalam mengisi kemerdekaan serta mendukung pembangunan daerah.

Upacara diikuti oleh seluruh elemen masyarakat dari 14 kampung, jajaran Pemerintah Distrik Oridek, kepala-kepala kampung, unsur TNI-Polri, tenaga kesehatan, para pelajar, dewan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta berbagai tamu undangan.

Turut hadir Anggota DPRK Biak Numfor, Elia Sanadi, S.Pd., bersama Danposramil Biak Timur/Oridek, Kapolsek Biak Timur/Oridek, jajaran Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Marauw.

Kepala Distrik Oridek menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“ Pertama-tama saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus. Atas pemeliharaan, berkat dan kasih-Nya yang melimpah, sehingga seluruh proses upacara pada hari ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Kepala Distrik Oridek.

Ia mengaku bangga karena meskipun baru beberapa bulan menjalankan tugas sebagai Kepala Distrik Oridek, dirinya bersama masyarakat mampu melaksanakan kegiatan HUT RI ke-81 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“ Tidak terpikirkan bahwa dalam kepemimpinan saya sebagai Kepala Distrik Oridek yang baru beberapa bulan, kegiatan ini boleh terlaksana dengan baik. Saya sangat bangga karena masyarakat Oridek dari 14 kampung boleh mengambil bagian, begitu juga sekolah-sekolah, mulai dari SD, SMP hingga SMA,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan para dewan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan merupakan bukti nyata tingginya kepedulian masyarakat terhadap bangsa dan negara.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelajar yang telah mengambil bagian dalam berbagai kegiatan, karena generasi muda merupakan penerus bangsa yang harus terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan semangat persatuan.

Kepala Distrik Oridek juga menyampaikan terima kasih kepada Negara Republik Indonesia melalui Pemerintah Kabupaten Biak Numfor atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di wilayah distrik hingga kampung.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., Wakil Bupati Jimmy C. Kapisa, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, termasuk seluruh jajaran pemerintah daerah dan kepala-kepala kampung.

“ Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, melalui Bapak Bupati Markus Oktovianus Mansnembra yang telah memberikan dukungan kepada kita di distrik. Terima kasih juga kepada Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda dan seluruh kepala kampung yang telah memberikan dukungan,” ungkapnya.

Kepala Distrik Oridek turut memberikan apresiasi kepada para wartawan dan media yang melakukan peliputan kegiatan HUT RI ke-81.

“ Saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah mengambil bagian dalam melakukan peliputan HUT RI ke-81. Ini membuktikan rasa kepedulian terhadap bangsa dan negara lewat kerja nyata. Apa yang kita lakukan hari ini dapat diketahui masyarakat luas dan menjadi dokumentasi perjalanan pembangunan di Distrik Oridek,” ujarnya.

Rangkaian perayaan HUT RI ke-81 di Distrik Oridek tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Perayaan turut diwarnai dengan Wor, tarian Yospan dan lomba panjat pinang. Tarian Yospan dibawakan oleh siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA serta masyarakat umum.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sosial sekaligus melestarikan budaya Papua dan memperkenalkannya kepada generasi muda.

Kemeriahan perayaan juga memperlihatkan antusiasme masyarakat dari 14 kampung yang datang dan mengambil bagian dalam rangkaian HUT Kemerdekaan RI.

Kepala Distrik Oridek berharap semangat persatuan dan kebersamaan yang telah ditunjukkan masyarakat dalam peringatan HUT RI ke-81 dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“ Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, kebersamaan, persatuan dan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap semangat ini terus kita jaga di seluruh 14 kampung di Distrik Oridek,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, DPRK, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, dunia pendidikan, media dan seluruh masyarakat merupakan kekuatan penting dalam membangun Oridek ke depan.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Distrik Oridek akhirnya menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan serta meneguhkan komitmen seluruh masyarakat dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, gotong royong dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

 

Artikel HUT RI Ke-81 Di Distrik Oridek Meriah, 14 Kampung Bersatu Dalam Semangat Kemerdekaan pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Semangat Kemerdekaan Dari Dasar Laut, Kasat Reskrim Polres Biak Kibarkan Merah Putih https://fokusinews.com/semangat-kemerdekaan-dari-dasar-laut-kasat-reskrim-polres-biak-kibarkan-merah-putih/ Sun, 16 Aug 2026 13:32:56 +0000 https://fokusinews.com/?p=16273 Biak-Papua-Indonesia. Fokusinews.com– Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan […]

Artikel Semangat Kemerdekaan Dari Dasar Laut, Kasat Reskrim Polres Biak Kibarkan Merah Putih pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Biak-Papua-Indonesia. Fokusinews.com– Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara di daratan. Di Kabupaten Biak Numfor, semangat Merah Putih juga dikibarkan dari bawah laut sebagai simbol kecintaan terhadap Tanah Air dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Aksi pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut tersebut dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Biak, Dr. Dani Z Rumpaidus, S.H., M.H., dengan mengenakan perlengkapan selam lengkap. Dalam suasana bawah laut yang tenang, bendera Merah Putih dikibarkan dengan penuh kebanggaan di tengah keindahan laut Biak.

Pengibaran Merah Putih di bawah laut ini menjadi pesan kuat bahwa semangat nasionalisme tidak mengenal batas ruang dan tempat. Merah Putih tetap menjadi simbol persatuan, kebanggaan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bahkan hingga ke dasar laut.

Aksi tersebut sekaligus menggambarkan kekayaan bahari Kabupaten Biak Numfor yang memiliki potensi laut luar biasa. Laut bukan hanya menjadi sumber kehidupan masyarakat, tetapi juga bagian penting dari identitas dan kekayaan alam Indonesia yang harus dijaga bersama.

Kasat Reskrim Polres Biak, Dr. Dani Rumpaidus, menegaskan bahwa momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus dimaknai sebagai ajakan untuk terus menjaga persatuan, keamanan dan keutuhan bangsa.

“ Pengibaran Merah Putih di bawah laut ini merupakan bentuk kecintaan dan penghormatan kami kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di mana pun kita berada, semangat Merah Putih harus tetap berkobar,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat, penegakan hukum yang profesional serta upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban.

“ Merah Putih bukan sekadar bendera. Merah Putih adalah simbol perjuangan, persatuan dan pengorbanan para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan menjaga Indonesia tetap aman serta bersatu,” tegasnya.

Pengibaran bendera di bawah laut tersebut menjadi gambaran unik dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Biak. Dari daratan hingga dasar laut, pesan yang disampaikan tetap sama: Indonesia adalah rumah bersama yang harus dijaga, dirawat dan dibangun dengan semangat persatuan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur — Untuk Indonesia Maju.

 

Artikel Semangat Kemerdekaan Dari Dasar Laut, Kasat Reskrim Polres Biak Kibarkan Merah Putih pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang https://fokusinews.com/23-tahun-radio-berkah-97-3-fm-terus-mengudara-mengedukasi-dan-menginspirasi-masyarakat-pandeglang/ Sun, 16 Aug 2026 08:00:33 +0000 https://fokusinews.com/?p=16230 Pandeglang — Radio Berkah 97.3 FM memasuki usia ke-23 tahun pada 17 Agustus 2026. Selama […]

Artikel 23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Pandeglang — Radio Berkah 97.3 FM memasuki usia ke-23 tahun pada 17 Agustus 2026. Selama lebih dari dua dekade, Radio Berkah terus menjadi salah satu media komunikasi yang hadir menyampaikan informasi, edukasi, hiburan, dan inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang.
Berdiri sejak 17 Agustus 2003, perjalanan Radio Berkah 97.3 FM menjadi bagian dari dinamika perkembangan komunikasi publik di Kabupaten Pandeglang.

Di tengah perubahan teknologi dan semakin pesatnya perkembangan media digital, Radio Berkah terus mempertahankan eksistensinya sebagai media yang dekat dengan masyarakat.
Memasuki usia ke-23 tahun, Radio Berkah diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas siaran dan memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

Tidak hanya melalui siaran radio, perkembangan teknologi juga membuka peluang bagi Radio Berkah untuk memperkuat kehadirannya melalui berbagai platform digital. Dengan demikian, informasi dan program-program positif dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, terutama generasi muda.

Keberadaan Radio Berkah juga memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi pembangunan daerah. Berbagai informasi mengenai pelayanan publik, program pemerintah, pendidikan, sosial, budaya, hingga potensi daerah dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah diterima masyarakat.

Di era banjir informasi, keberadaan media yang menyajikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab menjadi semakin penting. Radio Berkah diharapkan terus menjaga kualitas jurnalistik dan penyiarannya, sekaligus menghadirkan konten yang edukatif, inspiratif, dan menghibur.
Momentum ulang tahun ke-23 ini menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat semangat inovasi. Radio Berkah dituntut tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang mengikuti kebutuhan pendengar dan perubahan zaman.

Dengan semangat Informasi, Edukasi, dan Inspirasi, Radio Berkah 97.3 FM diharapkan terus menjadi ruang komunikasi yang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Kabupaten Pandeglang.
Selamat ulang tahun ke-23 Radio Berkah 97.3 FM.

Semoga semakin sukses, semakin luas jangkauan siarannya, semakin dekat dengan pendengar, dan terus menjadi media yang memberikan informasi terpercaya, edukasi yang bermanfaat, hiburan yang positif, serta inspirasi bagi masyarakat Pandeglang.

Radio Berkah 97.3 FM  23 Tahun Mengudara, Menginspirasi, dan Melayani Masyarakat. (Pungkasnya irgi)

Artikel 23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas https://fokusinews.com/mahasiswa-kkn-angkatan-10-stkip-taman-siswa-bima-geliatkan-umkm-lokal-kenalkan-pesona-tenun-songket-khas-bima-ke-kancah-luas/ Sat, 15 Aug 2026 13:38:38 +0000 https://fokusinews.com/?p=16174 Editor: SS BIMA, Fokusinews.com — Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap potensi desa kembali ditunjukkan oleh para […]

Artikel Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Editor: SS

BIMA, Fokusinews.com — Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap potensi desa kembali ditunjukkan oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPL Beradab 2026 STKIP Taman Siswa Bima. Berperan aktif dalam bidang Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (PDD), mahasiswa bernama Nur Rizqan bersama rekan-rekan seposko di Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, menginisiasi gerakan nyata untuk mengangkat dan mempromosikan produk unggulan lokal, yakni Tenun Songket Tradisional Bima.(15/08/2026)

Melalui kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Desa Monta Baru, para mahasiswa tidak hanya melihat dari dekat roda perekonomian warga, tetapi juga menyelami nilai seni dan filosofi luhur yang terkandung dalam setiap produk kerajinan tangan masyarakat setempat.

Kegiatan peninjauan langsung ke sentra-sentra usaha warga ini menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk memahami denyut kehidupan masyarakat. Menurut Nur Rizqan, silaturahmi merupakan jembatan emas yang menghubungkan hati sekaligus membuka ruang untuk mengenali potensi desa secara mendalam.

“Silaturahmi adalah jembatan yang menghubungkan hati, sementara setiap langkah yang kita tempuh adalah upaya untuk mengenal lebih dekat potensi desa. Melalui kegiatan silaturahmi sekaligus pendataan UMKM lokal di Desa Monta Baru, kami menyaksikan semangat, kerja keras, dan ketekunan masyarakat dalam membangun usahanya,” ungkap Nur Rizqan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap unit UMKM yang ada di desa bukan sekadar tempat mencari nafkah semata. Lebih dari itu, usaha-usaha kecil tersebut merupakan simbol perjuangan, kreativitas, dan harapan besar bagi kemajuan masa depan desa. Diharapkan, pendataan dan publikasi ini dapat menjadi batu loncatan awal untuk memperluas jangkauan pasar, membuka peluang baru, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.

Salah satu fokus utama dalam pendataan UMKM kali ini adalah kerajinan tenun songket tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu. Di tangan para pengrajin lokal yang terampil, sehelai benang disulap menjadi karya seni bernilai tinggi yang sarat makna.

“Setiap helai benang menyimpan nilai, setiap motif menceritakan identitas.” ujarnya

Tenun songket tradisional Bima bukan sekadar kain biasa yang digunakan sebagai busana adat. Ia adalah warisan budaya leluhur yang menyimpan filosofi mendalam dan harus dijaga kelestariannya di tengah arus modernisasi. Keunggulan dari tenun songket Bima ini meliputi:

  • Motif Tradisional: Menampilkan corak khas Bima yang otentik dan kaya akan nilai filosofis.
  • 100% Handmade: Ditenun secara tradisional dengan ketelitian tinggi oleh tangan-tangan terampil pengrajin lokal.
  • Bahan Berkualitas: Menggunakan material pilihan yang nyaman dikenakan, kuat, serta tahan lama.
  • Produk Asli Lokal: Menjadi wujud nyata dukungan terhadap kemandirian ekonomi UMKM dan pelestarian budaya daerah.

Melalui momentum KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima dengan mengusung spirit “Bersama Membangun | Bersama Melestarikan”, para mahasiswa mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bangga menggunakan produk-produk lokal.

Dengan membeli dan mengenakan tenun songket Bima, masyarakat secara tidak langsung turut serta merawat warisan budaya leluhur sekaligus menggerakkan roda perekonomian para perajin di tingkat desa. Kemajuan sebuah daerah, sebagaimana yang dipelajari para mahasiswa selama di lapangan, lahir dari kebersamaan, kepedulian, dan kolaborasi yang erat antara akademisi, masyarakat, dan para pelaku usaha.

Bagi masyarakat luas, instansi, atau para pecinta fesyen Nusantara yang tertarik untuk melihat keindahan serta memesan produk Tenun Songket Khas Bima langsung dari perajinnya di Desa Monta Baru, dapat menghubungi layanan informasi dan pemesanan melalui:

📍Lokasi: Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB

📲 Kontak/WhatsApp: 0823-4164-2976 (Nur Rizqan / Nuri)

Mari dukung UMKM lokal Indonesia, lestarikan budaya bangsa, dan buktikan bahwa kearifan lokal mampu menjadi pilar kekuatan ekonomi yang berdaya saing tinggi!. (SS)

Kaperwil NTB:  Asfaran

Artikel Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>