Fokusinews.com⇔Jakarta 13 Agustus 2026
Film debut penyutradaraan Reza “Arap” Oktovian persembahan Ess Jay Pictures, Harusnya Horror, menjadi persembahan manis nan emosional. Komedi-horor dengan kisah yang lucu dan absurd, namun tetap memiliki hati. Banyak dari penonton di film ini merasa sangat emosional di bagian akhir, dan menangis.
Perjalanan loyalitas persahabatan di film ini digambarkan ketika mereka melewati proses saling membantu, pengkhianatan, memaafkan, dan pengorbanan. Harusnya Horror juga menjadi film bergenre komedi-horor yang berbeda karena menghadirkan isu content creator, dengan satir creator economy yang mengejar konten viral demi cuan.
Film ini juga menjadi persembahan terakhir dari almarhumah Lula Lahfah. Yang terasa sangat emosional saat penonton menyaksikan film ini. Bagi sutradara Reza Oktovian, Harusnya Horror juga menjadi kenangan terindah bersamanya “Setiap detiknya bersama Lula harusnya indah, kami berdua benar-benar menghargai setiap waktu bareng.
Semua kru dan pemeran di film ini juga merasakan betapa besarnya dukungan dan kehadirannya selama produksi. Film Harusnya Horror menjadi debut akting layar lebar bagi seluruh member AAAClan: George Tierson (Jot), Yukathco Glen Widjaja (Yuka), Garry Andriawan Ang (Garry). Teguh Prakoso (Tepe), Aldy Renaldy (Aloy). Ariyanto (Ibot). Niko Junius (Niko). dan Bravyson (Vicong).
Film ini juga turut didukung oleh penampilan Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroc Soewarno, Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Cellos). dan menjadi penghormatan untuk almarhumah Lula Lahfah. Diproduksi oleh Ess Jay Pictures, Harusnya Horror diproduseri oleh Sridhar Jetty, dengan ko-produser Jimmy L. Lalwani, dan produser eksekutif David S Suwarto.
Harusnya Horror tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Ikuti perkembangannya melalui Instagram @harusnyathemovie dan @essjay.pictures.
(AsN)





