KEPULAUAN YAPEN – Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda, tokoh adat Derek Payai bersama pemuda-pemudi adat melaksanakan kegiatan Dialog Adat Pemuda Papua Damai dengan tema *“Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung yang Damai”* di Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme, memperkuat persatuan, melestarikan adat dan budaya Papua, serta mendorong peran aktif generasi muda dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di lingkungan masyarakat.
Dalam dialog tersebut, Derek Payai selaku tokoh adat mengajak generasi muda, khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen, untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah. Pemuda juga diharapkan meningkatkan pendidikan, mengembangkan kemampuan diri, dan mengisi waktu dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.
Derek Payai juga menegaskan bahwa adat dan budaya Papua merupakan identitas masyarakat yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Perbedaan suku, agama, dan latar belakang hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan menjadi alasan untuk terpecah belah.
Sebagai bentuk komitmen bersama, pemuda-pemudi adat membacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai dan Sumpah Pemuda. Kegiatan tersebut menjadi wujud tekad generasi muda untuk menghormati keberagaman, menjaga persatuan, menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan damai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda di Kabupaten Kepulauan Yapen semakin aktif dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, melestarikan adat dan budaya, serta berkontribusi dalam membangun lingkungan masyarakat yang harmonis dan kondusif.





