GAMKI Serui Perkuat Sinergi dengan GMKI, Galang Aksi Lingkungan dan Persiapan Konfercab II

Sesi foto bersama Carateker Ketua DPC GAMKI Kepulauan Yapen bersama para Senior, BPC GMKI Cabang Serui, dan Peserta Kegiatan Bina Kader, Kamis (22/10/2026).

KEPULAUAN YAPEN, PAPUA – Dewan Pengurus Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kepulauan Yapen melakukan kunjungan strategis untuk mempererat persaudaraan dengan kader Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Serui pada Kamis (22/10/2026). Kehadiran GAMKI di tengah kegiatan Bina Kader GMKI tersebut bertujuan untuk membangun kolaborasi lintas organisasi, mengajak partisipasi dalam aksi sosial lingkungan, serta mensosialisasikan agenda Konferensi Cabang (Konfercab) II GAMKI yang akan segera digelar.

Langkah ini diambil sebagai bentuk manifestasi dari semangat oikumene dan nasionalisme di kalangan pemuda Kristen di Kabupaten Kepulauan Yapen. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua organisasi untuk saling mendukung dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kontribusi nyata bagi daerah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Karateker Ketua DPC GAMKI Kepulauan Yapen, Manuel Rumpaidus, ST., menyatakan bahwa kehadiran pihaknya adalah untuk meminta dukungan moral dan partisipasi aktif dari rekan-rekan mahasiswa GMKI. Fokus terdekat adalah pelaksanaan “Aksi Jumat Bersih” yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat besok.

“Maksud kedatangan kami adalah sekaligus meminta dukungan rekan-rekan GMKI agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan Aksi Jumat Bersih. Aksi solidaritas yang kami buat ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di Serui,” ujar Manuel saat ditemui awak media.

Selain menggalang aksi lingkungan, Manuel juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi mengenai korelasi antara GMKI dan GAMKI. Ia mengajak para kader GMKI yang segera menyelesaikan masa studinya untuk tetap berproses dalam wadah organisasi kepemudaan Kristen melalui GAMKI. Menurutnya, pemahaman mengenai basis keanggotaan sangat penting agar estafet kepemimpinan pemuda Kristen tetap terjaga.

“Secara sederhana, perbedaan GMKI dan GAMKI terletak pada basis usia dan keanggotaan. GMKI adalah organisasi kemahasiswaan bagi mereka yang aktif di perguruan tinggi, sementara GAMKI merupakan organisasi kepemudaan bagi angkatan muda Kristen secara luas. Kami sangat berharap rekan-rekan di GMKI nantinya dapat bergabung dan melanjutkan pengabdiannya bersama kami di GAMKI,” jelasnya secara mendalam.

Lebih lanjut, Manuel memaparkan agenda besar yang tengah dipersiapkan oleh DPC GAMKI Kepulauan Yapen, yakni Konferensi Cabang (Konfercab) ke-II yang akan dilaksanakan pada 27-28 Oktober 2026. Pemilihan tanggal tersebut dilakukan secara sengaja agar bertepatan dengan momen bersejarah Hari Sumpah Pemuda, guna membangkitkan spirit perjuangan pemuda dalam membangun bangsa dan negara.

Sebelum memasuki tahapan Konfercab, DPC GAMKI Kepulauan Yapen juga akan menyelenggarakan Masa Perkenalan (Maper) bagi para calon anggota baru yang telah mendaftarkan diri. Tahapan ini dianggap krusial untuk memastikan setiap anggota memahami visi, misi, dan nilai-nilai perjuangan organisasi sebelum terlibat lebih jauh dalam struktur kepengurusan.

“Kami memohon dukungan doa agar seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari aksi lingkungan hingga Konfercab nanti, dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan oleh Badan Pengurus Cabang. Semuanya kami lakukan atas seizin Tuhan,” tambah Manuel.

Kunjungan ini ditutup dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam semboyan organisasi. Manuel menekankan pentingnya filosofi Ora Et Labora (Berdoa dan Bekerja) dalam setiap pergerakan pemuda. Dengan semangat “Cinta Tuhan, Cinta Nusa dan Bangsa,” DPC GAMKI Kepulauan Yapen berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi dalam memulihkan dan memajukan bangsa, selaras dengan pesan teologis dalam Mazmur 80.

Pos terkait