Kepulauan Yapen– Tokoh adat Yapen Timur, Benon Waimuri, S.Sos., mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan, melestarikan adat dan budaya Papua, serta berperan aktif menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan damai. Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan Dialog Adat Pemuda Papua Damai dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda dengan mengusung tema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung yang Damai”.
Dalam penyampaiannya, Benon menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah dan menjadi penerus yang menentukan masa depan Papua. Oleh karena itu, pemuda diharapkan terus meningkatkan pendidikan, mengembangkan kemampuan diri, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga adat dan budaya sebagai identitas masyarakat Papua. Perbedaan suku, agama, dan latar belakang hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan menjadi alasan terjadinya perpecahan. Generasi muda juga diharapkan mampu menghindari tindakan yang dapat memicu konflik serta turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui dialog adat dan pembacaan Deklarasi Pemuda Papua Damai serta Sumpah Pemuda, diharapkan semangat nasionalisme dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosial semakin kuat. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mempererat hubungan antara tokoh adat dan generasi muda dalam menjaga kerukunan, melestarikan budaya, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Kepulauan Yapen.





