DPD Juleha Surakarta Gelar Apel Siaga Iedul Adha 1447 H “Sangu Njagal 2” di Masjid Agung Surakarta

SURAKARTA, fokusinews .com– Dalam rangka memastikan pelaksanaan ibadah qurban yang sesuai syariat dan higienis menjelang Idul Adha 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (Juleha) Kota Surakarta bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menggelar Apel Siaga Iedul Adha bertajuk “Sangu Njagal 2”. Acara ini berlangsung khidmat di area Masjid Agung Surakarta, Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta, pada Minggu (24/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta. Menariknya, acara ini berhasil menyatukan berbagai elemen organisasi kemasyarakatan Islam di Solo Raya, termasuk Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Persatuan Islam (Persis), dan Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA). Kehadiran lintas golongan ini menunjukkan semangat ukhuwah islamiyah yang kuat dalam mempersiapkan hari raya kurban.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Walikota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, turut hadir dan memberikan sambutan penting terkait aspek lingkungan. Dalam arahannya, Walikota menekankan pentingnya kebersihan dan pengelolaan limbah pasca penyembelihan.

“Kita harus peduli pada semesta agar lingkungan tetap terjaga. Pastikan proses penyembelihan dilakukan jauh dari saluran air agar tidak terjadi pencemaran. Limbah padat dan cair harus dipisahkan dengan baik,” ujar Respati Achmad Ardianto. Ia berharap panitia qurban di seluruh wilayah Surakarta dapat mengelola kotoran dan sampah hasil pemotongan hewan secara bertanggung jawab.

Pembekalan Teori dan Praktek Menyembelih

Pembekalan ilmu oleh DPD Juleha

Ketua DPD Juleha Surakarta, Ustadz Muhammad Jamuri, menjelaskan bahwa kegiatan menyembelih hewan qurban merupakan titik kritis antara halal dan haram.

“Hewan yang tadinya halal bisa menjadi haram jika terjadi kesalahan dalam proses penyembelihan, baik dari segi teknis maupun niat,” tegas Ustadz Jamuri. Oleh karena itu, pembekalan dalam acara “Sangu Njagal 2” ini mencakup teori dan praktek langsung. Materi yang diberikan meliputi ilmu fiqih penyembelihan, teknik mengasah bilah agar alat sembelih tajam (syarat sah), teknik penyembelihan yang sesuai syar’i, cara menali hewan qurban dengan aman, hingga manajemen pengelolaan limbah.

Ikrar Juru Sembelih Sebagai Pegangan Amanah

Pembacaan Ikrar

Sebagai puncak komitmen para juru sembelih, dibacakan Ikrar Apel Siaga Iedul Adha 1447 H. Ikrar ini berisi lima poin utama yang menjadi pegangan dalam menjalankan tugas, yaitu:
1. Menjalankan amanah penyelenggaraan qurban dengan ikhlas, jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
2. Menjaga syariat Islam dalam seluruh proses penyembelihan dan pengelolaan hewan qurban.
3. Mengutamakan kesejahteraan hewan (animal welfare) dengan perlakuan baik sebelum, saat, dan sesudah penyembelihan.
4. Menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, dan kesehatan lingkungan selama pelaksanaan ibadah qurban.
5. Mengedepankan ukhuwah, kerja sama, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya qurban yang berkah.

“Ikrar ini kami bacakan agar menjadi pengingat dan pedoman bagi setiap juleha dalam bertugas. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita,” tambah Ustadz Muhammad Jamuri.

Acara ditutup dengan suasana keakraban melalui pembagian door prize menarik bagi peserta, sekaligus sebagai apresiasi atas antusiasme ratusan juru sembelih yang telah siap siaga melayani umat menjelang Idul Adha 1447 H. Dengan adanya kegiatan seperti “Sangu Njagal 2”, diharapkan daging qurban yang didistribusikan kepada masyarakat Surakarta benar-benar halal, thayyib, dan proses pelaksanaannya ramah lingkungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *