Pemkab Bulungan Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN, JPT Tak Lagi Melalui Selter

Fokusinews.com, Kamis 06 Agustus 2026

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan tengah menyiapkan pola baru dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Jika sebelumnya menggunakan mekanisme seleksi terbuka yang dinilai memakan waktu panjang, ke depan akan beralih ke sistem Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah ini diungkapkan saat rombongan Pemkab Bulungan melaksanakan ekspos manajemen talenta di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Rabu (5/8). Ekspos dipimpin langsung Bupati Bulungan  Syarwani, S.Pd, M.Si didampingi Sekretaris Daerah Risdianto, S.Pi, M.Si dan Kepala BKPSDM Nurdiana, S.Kom.

Hadir dalam kesempatan tersebut Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Dr Herman, M.Si, beserta jajaran, serta perwakilan Kanreg VIII BKN Banjarbaru.

Bupati Syarwani mengatakan, penerapan manajemen talenta ini diharapkan mampu mempercepat pengisian jabatan strategis sekaligus memastikan kepemimpinan diisi oleh individu terbaik.

“Dengan pola sebelumnya Seleksi Terbuka untuk pengisian JPT memerlukan tahapan dan waktu yang cukup panjang. Mudah-mudahan dengan manajemen talenta ASN ini tidak hanya mempercepat pengisian jabatan strategis, tapi juga dapat memastikan bahwa setiap posisi kepemimpinan diisi oleh individu yang memiliki kompetensi, kinerja dan potensi terbaik,” ujar Syarwani.

Saat ini, terdapat tiga posisi JPT Pratama di lingkungan Pemkab Bulungan yang masih kosong. Yakni Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan. Sejumlah jabatan Administrator (Eselon III) juga lowong karena pejabatnya pensiun atau meninggal dunia .

Penerapan kebijakan ini merujuk pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permenpan RB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN, serta diperkuat melalui Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 yang memberikan pedoman teknis penerapannya .

Kepala Kanreg VIII BKN Banjarbaru yang turut hadir menyampaikan, saat ini sudah ada 12 pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang menerapkan manajemen talenta untuk pengisian jabatan mulai dari pengawas, administrator, hingga JPT. Pemkab Bulungan diharapkan dapat mengikuti langkah tersebut.

Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Dr Herman, M.Si, menyambut baik ekspos yang dilakukan Pemkab Bulungan. Dalam ekspos tersebut, Pemkab Bulungan memaparkan gambaran kompetensi, potensi, serta kinerja para calon pejabat yang akan menjadi suksesor pada rencana suksesi.

Jajaran BKN juga melakukan simulasi langsung melalui aplikasi untuk pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Bulungan, salah satunya dengan mengklik bukti dukung SKP calon pejabat.

Dari hasil penilaian, Indeks Kualitas Data Kepegawaian Pemkab Bulungan mencapai skor 99,88 yang dinilai tinggi dan mendekati sempurna. Namun, BKN mencatat beberapa hal yang harus dituntaskan. Pertama, dari 1.182 pegawai yang sebelumnya belum mengisi SKP, kini masih tersisa 25 pegawai. Kedua, skor kelengkapan arsip digital di MyASN baru mencapai 58,2 persen.

BKN meminta agar seluruh pegawai segera mengisi SKP hingga mencapai 0, serta menggerakkan ASN untuk mengupload arsip digital dan bukti pengembangan kompetensi diri. Hal ini menjadi bagian penting dari kelengkapan data manajemen talenta ASN.

Editor  : FN – AR

Sumber : Pemkab Bulungan

Pos terkait