Tudang Sipulung Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan IWSS Nunukan

Oplus_131072

Fokusinews.com, Minggu 23 Agustus 2026

NUNUKAN – Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten Nunukan menggelar Tudang Sipulung sebagai langkah awal menghidupkan kembali organisasi tersebut. Kegiatan berlangsung di Gedung Diklat BKPSDM Nunukan, Minggu (23/8/2026).

Acara yang dihadiri puluhan perempuan asal Sulawesi Selatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tali persaudaraan sekaligus merumuskan arah baru organisasi di masa mendatang.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE dalam sambutannya yang dibacakan Kepala BKPSDM Kaharuddin SS mendorong IWSS untuk mengambil bagian dalam program 17 Arah Baru Menuju Perubahan. Peran tersebut diwujudkan melalui pemberdayaan ekonomi perempuan, pengembangan UMKM, pendidikan anak, penguatan ketahanan keluarga, serta perlindungan perempuan dan anak.

“IWSS tidak hanya menjadi organisasi yang menjaga masa lalu, tetapi juga menjadi organisasi yang menyiapkan masa depan,” tegasnya.

Bupati juga mengajak kepengurusan IWSS yang akan terbentuk nanti untuk merangkul seluruh anggota, menghormati para sesepuh, memberi ruang kepada generasi muda, dan terus berinovasi dalam setiap program kerja.

Ketua Karateker IWSS Nunukan, Ir. Andi Astuti, ST., MM., menyampaikan bahwa IWSS bukanlah organisasi yang dimulai dari nol. Keberadaannya merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang yang telah dirintis para pendahulu.

“Tujuan kami sederhana, menghidupkan kembali IWSS sebagai wadah silaturahmi, kekeluargaan, pelestarian budaya, dan pengabdian perempuan Sulawesi Selatan di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Andi Marwa menjelaskan bahwa gagasan menghidupkan kembali IWSS berawal dari Musyawarah Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Gagasan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Tim 5 hingga Pengurus Wilayah IWSS Kalimantan Utara menerbitkan Surat Keputusan Karateker kepada Andi Astuti.

Tudang Sipulung yang digelar kali ini selanjutnya diarahkan untuk memilih ketua dan anggota formatur. Mereka akan bertugas menyusun kepengurusan sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, menandakan tingginya semangat untuk kembali menghidupkan organisasi yang selama ini menjadi wadah pemersatu perempuan Sulawesi Selatan di Bumi Paguntaka.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru nanti, diharapkan IWSS Nunukan dapat kembali berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan di tanah rantau.

Editor  : FN – AR

Pos terkait