Percepat Pembenahan Fasilitas Pendidikan, Gubernur Kaltara Letakkan Batu Pertama Revitalisasi SMAN 2 Tanjung Selor

Oplus_131072

Fokusinews.com,Rabu 19 Agustus 2026
TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memulai proyek pembenahan dan peningkatan sarana prasarana sekolah melalui Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Revitalisasi SMAN 2 Tanjung Selor pada Rabu (19/8/2026).
Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., dengan didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Hasanuddin, Kepala DKISP Kaltara Iskandar, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltara Andrianus Hendro Triatmoko, serta Kepala SMAN 2 Tanjung Selor Hj. Kartinem, S.Pd.
Langkah ini menjadi penanda penting dari komitmen Pemprov Kaltara bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI dalam menghadirkan fasilitas belajar yang representatif dan terpusat.
Kepala SMAN 2 Tanjung Selor, Hj. Kartinem, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan tersebut. Ia optimistis kehadiran gedung baru dapat memusatkan seluruh kegiatan belajar mengajar (KBM) di satu area sekolah.
“Dengan revitalisasi ini, tahun depan kami akan menyatukan seluruh kegiatan pembelajaran di sekolah baru,” ujar Kartinem.

Selama ini, pelajar dan tenaga pengajar SMAN 2 Tanjung Selor terpaksa beraktivitas secara terpisah dan bolak-balik antara gedung baru dengan lokasi sekolah lama di Selimau Jalur 4 yang berjarak belasan kilometer. Hal ini terjadi lantaran gedung baru belum dilengkapi fasilitas pendukung utama.
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang menegaskan pentingnya pengerjaan proyek tepat waktu demi kenyamanan para siswa.
“Mudah-mudahan pembangunan ini dapat dilaksanakan tepat waktu dengan kualitas yang bagus, sehingga anak-anak kita tidak perlu lagi bolak-balik ke lokasi yang berjarak sekitar 15 km menggunakan bus. Seluruh kegiatan pendidikan nantinya dapat terpusat di tempat ini,” tegas Gubernur Zainal.
Program revitalisasi di SMAN 2 Tanjung Selor mencakup tiga fasilitas utama senilai Rp1,18 miliar, yakni gedung perpustakaan, laboratorium TIK/komputer dan STEM, serta ruang administrasi/guru. Selain SMAN 2 Tanjung Selor, Provinsi Kaltara memperoleh bantuan revitalisasi untuk 23 titik sekolah (SMA, SMK, dan SLB) dari Kemendikdasmen RI.
Sebagai daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) serta wilayah perbatasan negara, Gubernur Zainal berharap alokasi bantuan pembangunan sarana pendidikan untuk Provinsi Kaltara terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Editor  : FN – AR

Pos terkait