MEDAN – Dalam suasana penuh kekeluargaan, Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan, yang akrab disapa Bang Bhoy, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan untuk 6 Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan. Acara ini berlangsung pada Senin (9/2/2026) di Family Kopi, Jalan Sisingamangaraja, Medan.
Penyerahan SK ini turut disaksikan oleh Sekretaris DPC Johan Merdeka, Bendahara Dewanta Andrico Karo Karo, S.Kom, serta aktivis ’98, Era Gunawan.
Fungsi Kontrol dan Kemitraan
Dalam arahannya, Bang Bhoy menekankan bahwa pemegang SK harus menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah di tingkat Muspika.
”Mitra itu saling membantu, bukan membenarkan kesalahan. Yang baik kita dukung, yang salah kita kritisi secara konstruktif dengan memberikan solusi,” tegas Bang Bhoy.
Ia juga memasang target ambisius untuk melakukan ekspansi organisasi. Targetnya, pada Juni 2026, seluruh 21 kecamatan di Medan sudah terbentuk secara administrasi dan memiliki kantor fisik, sehingga pelantikan serentak dapat dilaksanakan pada Agustus 2026.
Pemberdayaan Hingga Akar Rumput
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPC Johan Merdeka mengingatkan pentingnya rekrutmen pengurus hingga tingkat kelurahan. Fokus utamanya adalah pemberdayaan masyarakat lokal melalui aksi sosial dan advokasi hukum.
Ketua PAC yang menerima SK hari ini antara lain:
- Sahat Sitinjak (Medan Tuntungan)
- M. Amarul Aldi (Medan Perjuangan)
- Ardy C. Lubis (Medan Denai)
- Bob (Medan Belawan)
- Syafri Ritonga (Medan Amplas)
- Deni (Medan Timur)
Langkah ini mempertegas peran LSM Penjara Indonesia sebagai organisasi nirlaba yang independen dalam mengawal pembangunan, mendukung demokrasi, serta menjadi penyalur aspirasi bagi kelompok masyarakat rentan di Kota Medan.
Bes

