KEPULAUAN YAPEN, PAPUA – Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VII, Pengurus Caretaker Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Serui bersama panitia pelaksana dan para senior menggelar pertemuan strategis di Sekretariat Panitia, Ruang Pertemuan Kesbangpol Kepulauan Yapen, Sabtu (17/10/2026). Pertemuan ini menjadi agenda krusial dalam mematangkan seluruh aspek teknis demi menyukseskan suksesi kepemimpinan yang akan dihelat pada 29-30 Oktober 2026 di Kota Serui.
Rapat koordinasi yang berlangsung tersebut tidak hanya membahas kesiapan logistik, tetapi juga merumuskan langkah-langkah strategis organisasi dalam memperkuat basis kader di tingkat akar rumput. Pengurus caretaker berkomitmen agar Konfercab kali ini menjadi momentum kebangkitan gerakan mahasiswa Kristen di wilayah Kepulauan Yapen.
Langkah menuju Konfercab VII ini diambil di tengah semangat untuk menghidupkan kembali roda organisasi yang sempat melambat. Salah satu fokus utama yang menjadi prioritas pengurus selain agenda persidangan adalah pelaksanaan kegiatan bina kader. Program ini direncanakan menyasar berbagai Perguruan Tinggi yang tersebar di wilayah Serui.
Ketua Caretaker GMKI Cabang Serui, Hendrik Ruamba, ST., menegaskan bahwa pembinaan kader merupakan jantung dari keberlangsungan organisasi. Menurutnya, GMKI harus hadir secara nyata di tengah lingkungan kampus untuk memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai oikumene dan nasionalisme kepada mahasiswa.
“Disamping mempersiapkan teknis pelaksanaannya, tentu kami juga dari Pengurus Caretaker GMKI Cabang Serui akan melaksanakan kegiatan bina kader yang akan dilakukan di beberapa Perguruan Tinggi di Serui sebelum pelaksanaan konfercab. Ini kami lakukan sebagai bentuk membangkitkan semangat organisasi bagi kader-kader kami yang telah melalui proses Maper (Masa Perkenalan), tetapi juga sebagai bentuk perkenalan kepada mahasiswa yang ada tentang apa itu GMKI dan bagaimana cara ber-GMKI yang sesungguhnya,” ujar Hendrik saat ditemui di Sekretariat Panitia.
Hendrik menambahkan bahwa proses koordinasi dengan pihak perguruan tinggi sedang diupayakan agar kegiatan pembinaan ini dapat berjalan dalam waktu dekat. Ia berharap antusiasme mahasiswa Kristen di Serui dapat meningkat, mengingat GMKI merupakan wadah belajar yang tepat bagi calon pemimpin masa depan.
Lebih lanjut, Hendrik mengeluarkan himbauan khusus kepada seluruh kader GMKI di Serui yang telah mengikuti tahapan Maper namun masih berstatus sebagai mahasiswa aktif. Ia mengajak mereka untuk segera mendaftarkan diri secara resmi agar memiliki hak suara dan partisipasi penuh dalam Konfercab mendatang.
“Kami menghimbau kepada seluruh kader yang sudah Maper agar dapat berkoordinasi dengan koordinator-koordinator kami di setiap perguruan tinggi atau bisa langsung datang ke Sekretariat Panitia di Kantor Kesbangpol. Hal ini penting agar mereka dapat didaftarkan sebagai Peserta Penuh dalam pelaksanaan Konfercab VII nanti. Mari kita secara bersama-sama mensukseskan agenda besar ini,” lanjutnya.
Konfercab ke-VII GMKI Cabang Serui pada akhir Oktober mendatang diprediksi akan berlangsung meriah dan khidmat. Panitia mengonfirmasi bahwa agenda ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Pusat (PP) GMKI, Koordinator Wilayah, serta para senior yang kini menduduki berbagai posisi strategis di Kepulauan Yapen.
Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan memberikan legitimasi serta motivasi tambahan bagi para kader muda untuk terus berkarya di tiga medan layan: Gereja, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat. Dengan persiapan yang kian matang, GMKI Cabang Serui optimis dapat melahirkan kepemimpinan baru yang progresif dan visioner.






