SURAKARTA, fokusinews.com – Di tengah hiruk-pikuk persaingan hidup dan tuntutan kebutuhan yang semakin kompetitif, ratusan warga memilih hening. Mereka memadati pendopo Loji Gandrung, rumah dinas Wali Kota Surakarta, pada Kamis malam (21/5/2026) untuk mengikuti Meditasi Bareng Mas Wali bersama Walikota Surakarta, Respati Achmad Ardianto.
Kegiatan yang digagas oleh FORMASI (Forum Meditasi Indonesia) ini berlangsung dari pukul 20.00 hingga 22.30 WIB. Tak hanya diikuti warga Kota Solo, peserta juga datang dari Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri—yang dikenal dengan kawasan Soloraya.
Antusiasme peserta sangat tinggi, ditandai dengan jumlah kehadiran yang mencapai ratusan orang. Mereka duduk dengan khidmat di atas alas tipis, dipandu langsung oleh Ketua FORMASI, Bapak Barata Sena.
Dalam arahannya, Barata Sena memaparkan tiga tujuan utama meditasi:
1. Meningkatkan fokus dan kesadaran dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
2. Mengelola emosi lebih terampil (emotional management), sehingga tidak mudah terprovokasi.
3. Berpikir lebih bijaksana dalam menyikapi kejadian hidup apa pun, tidak sempit dan tidak reaktif.
“Kita hidup di zaman yang serba cepat dan kompetitif. Meditasi ini melatih kita untuk tidak kehilangan diri sendiri. Menjadi manusia yang lebih baik, bukan hanya sukses secara materi, tapi juga jernih secara batin,” ujar Barata Sena di tengah sesi.
Yang menarik, peserta hadir dari berbagai kalangan, profesi, hingga lintas agama. Tak ada sekat di ruang meditasi itu. Semua duduk sama rendah, merasakan getaran ketenangan yang sama.

Sebelum acara ditutup, panitia menyediakan sesi sharing kehidupan per individu. Dalam suasana yang hangat dan penuh empati, para peserta bergantian berbagi kisah hidup—mulai dari tekanan pekerjaan, dinamika keluarga, hingga kegelisahan menghadapi masa depan. “Tujuannya agar menjadi pembelajaran bersama. Dari cerita orang lain, kita bisa mengambil hikmah,” kata salah satu panitia.
Kegiatan meditasi bersama ini tercatat sebagai pelaksanaan yang ketiga kalinya. FORMASI memastikan agenda serupa akan rutin digelar setiap Kamis Pon di lokasi yang sama.
Di akhir acara, Wali Kota Respati yang turut hadir dan bermeditasi bersama warga menyampaikan kesannya. “Saya merasakan sendiri bagaimana hening bisa menjadi kekuatan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut, dan kita semua bisa menjadi manusia yang lebih baik di tengah kerasnya persaingan zaman,” tuturnya.
Acara ditutup dengan hening sejenak, lalu saling bersalaman dari ratusan peserta yang tampak lebih ringan dan tenang setelah dua setengah jam berlatih kesadaran penuh.






