Terbebani Biaya Listrik, PDAM Tirta Berubah Status Jadi Perumda Wae Panrita Lopi

Oplus_131072

Fokusinews.com , 06 Juni 2026

 

Bulukumba—FOKUSINEWS.COM. Layanan air bersih kepada pelanggan di sejumlah wilayah terutama wilayah Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan , sempat terhenti hingga dua bulan akibat kendala operasional yang dialami Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wae Panrita Lopi. Hal tersebut diungkapkan oleh PLT Direktur PDAM, Sapriadi , yang menjelaskan bahwa akar permasalahan bersumber pada ketidakmampuan finansial dalam menutupi biaya beban listrik.

“Beban listrik yang harus dibayar jauh lebih besar pasak daripada tiang, jika dibandingkan dengan jumlah pendapatan yang masuk selama ini,” ujar Sapriadi, Sabtu ( 06/06/26).

Selain masalah pembengkakan biaya listrik, infrastruktur PDAM juga mengalami banyak kerusakan di tingkat pelanggan, termasuk banyaknya meteran air yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Kondisi keuangan daerah yang terbatas kian memperumit keadaan operasional yang sudah berlangsung sejak lama ini.

Sebagai solusi jangka panjang atas krisis ini, per Mei 2026 Pemerintah Kabupaten bersama DPRD telah resmi menetapkan Peraturan Daerah (Perda) baru. Melalui Perda tersebut, status PDAM Tirta kini resmi bertransformasi menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Wae Panrita Lopi

“Artinya, dengan status Perumda Wae Panrita Lopi ini, kita seperti hampir memulai baru dari awal,” kata Sapriadi.

Sebagai langkah awal transisi, pihak manajemen akan berfokus pada pembenahan beberapa sektor krusial, di antaranya:

Penataan Ulang Organisasi: Memperbaiki struktur internal perusahaan agar lebih efisien.

Pemilihan Direktur Definitif: Menetapkan jajaran direksi yang akan memimpin secara berkelanjutan.

Penyertaan Modal: Berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait penggelontoran modal awal guna mendukung perbaikan infrastruktur.

Rencana transformasi dan kebutuhan modal awal ini sebelumnya telah dibahas bersama jajaran DPRD. Pemerintah berharap perubahan status ini dapat menjadi titik balik dalam memperbaiki tata kelola keuangan sekaligus mengoptimalkan kembali distribusi air bersih bagi masyarakat.

Editor : FN – AR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan