Jayapura-Papua. Fokusinews.com.Tokoh Pemuda Tabi, Yulyanus Dwaa, menyampaikan surat terbuka yang ditujukan kepada Prabowo Subianto, Panglima TNI, Ramses Limbong, serta Pangdam XVII/Cenderawasih. Dalam surat tersebut, ia mempertanyakan maksud dan tujuan kehadiran pasukan TNI non-organik di Kabupaten Mamberamo Raya.
Menurut Yulyanus, sebagai bagian dari masyarakat adat Mamta/Tabi, pihaknya meminta pemerintah dan jajaran TNI memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat Papua, khususnya warga di wilayah adat Tabi, mengenai alasan penempatan pasukan tersebut.
Dalam pernyataannya, Yulyanus mengajukan sejumlah pertanyaan kepada pemerintah, di antaranya mengenai tujuan pengiriman pasukan TNI non-organik ke Mamberamo Raya, apakah kebijakan tersebut didasarkan pada kebutuhan masyarakat setempat, serta mengapa pemerintah lebih mengedepankan penempatan personel keamanan dibanding pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menilai, kebutuhan utama masyarakat Mamberamo Raya saat ini adalah peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, penyediaan perumahan yang layak, akses listrik, serta air bersih. Karena itu, ia mempertanyakan pihak mana yang sebenarnya membutuhkan kehadiran tambahan pasukan TNI non-organik di wilayah tersebut.
“Apa maksud dan tujuan pengiriman pasukan non-organik ke Mamberamo Raya? Apakah itu benar-benar kebutuhan masyarakat? Yang dibutuhkan rakyat saat ini adalah pendidikan, kesehatan, perumahan, listrik, dan air bersih yang layak,” ujar Yulyanus dalam surat terbukanya.
Yulyanus berharap pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua, serta jajaran TNI dapat memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah publik.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyuarakan aspirasi secara damai dan demokratis. Menutup pernyataannya, Yulyanus menyampaikan pesan, ” Tetaplah bersuara bagi kaum yang tidak bersuara.”
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan resmi dari Presiden RI, Panglima TNI, Pemerintah Provinsi Papua, maupun Kodam XVII/Cenderawasih terkait surat terbuka yang disampaikan Tokoh Pemuda Tabi tersebut. Media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang.
(Heri)






