Atasi Kendala Transportasi Siswa: Tonny Tesar Serahkan Motor Tempel 15 PK untuk SD YPK Noak Aibondeni

SERUI, fokusinews.com — Kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan di wilayah kepulauan kembali ditunjukkan Anggota Komisi XIII DPR RI, Tonny Tesar, dengan menyerahkan bantuan satu unit motor tempel berkapasitas 15 PK kepada SD YPK Noak Aibondeni, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Bantuan tersebut diterima langsung Ketua Pengelola Sekolah Wilayah (PSW) YPK, Drs. Orgenes Runtuboi, M.Si., di sela-sela kegiatan sosialisasi bersama mahasiswa STKIP PGRI Serui yang berlangsung di Hotel Kelapa Dua, Serui, Senin (10/8/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Bantuan sarana transportasi laut ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus tindak lanjut nyata atas aspirasi yang disampaikan dalam seminar peringatan HUT YPK yang digelar pada 8 Maret 2026 di SD YPK II Serui lalu.

Tonny Tesar mengatakan, dukungan terhadap sarana pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada bangunan sekolah dan fasilitas belajar, tetapi juga harus memperhatikan akses peserta didik menuju sekolah, terutama di wilayah kepulauan.

“Pendidikan harus bisa dijangkau oleh semua anak, termasuk mereka yang tinggal di pulau-pulau kecil dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses transportasi. Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi agar anak-anak tetap bisa bersekolah dengan aman dan lancar,” ujar Tonny Tesar.

Menurutnya, kondisi geografis Kepulauan Yapen yang terdiri atas wilayah daratan, pesisir dan pulau-pulau kecil membutuhkan dukungan sarana transportasi yang sesuai dengan karakteristik daerah.

Ia berharap motor tempel tersebut tidak sekadar menjadi bantuan fasilitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pendidikan dan membantu masyarakat yang selama ini menghadapi kendala transportasi.

“Saya berharap bantuan ini dirawat dengan baik dan digunakan sesuai peruntukannya. Yang paling penting adalah bagaimana sarana ini bisa memberikan manfaat langsung bagi anak-anak sekolah, tenaga pendidik dan masyarakat yang membutuhkan akses transportasi untuk pendidikan,” katanya.

Motor tempel 15 PK tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung mobilitas dan penjemputan siswa yang bermukim di pulau-pulau kecil, wilayah Aibondeni, maupun kawasan daratan yang memiliki keterbatasan akses jalan menuju sekolah.

Persoalan transportasi selama ini menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi anak-anak di wilayah pesisir dan kepulauan. Jarak, kondisi geografis serta keterbatasan sarana angkutan dapat berpengaruh terhadap keberlangsungan aktivitas belajar siswa.

Karena itu, keberadaan armada transportasi laut dinilai strategis untuk memperpendek hambatan akses antara tempat tinggal siswa dengan sekolah.

sementara itu, Ketua PSW YPK, Drs. Orgenes Runtuboi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Tonny Tesar terhadap upaya pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Menurut Orgenes, bantuan tersebut sangat dibutuhkan sekolah untuk membantu anak-anak yang selama ini mengalami keterbatasan transportasi.

“Harapan kami, kepala sekolah dapat menggunakan bantuan ini sebaik mungkin untuk menolong anak-anak sekolah yang tidak memiliki akses transportasi ke sekolah,” tutur Orgenes.

Ia menegaskan, bantuan tersebut harus dijaga, dirawat dan dimanfaatkan secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Penyerahan secara simbolis yang dilakukan pada Senin (10/8/2026) akan ditindaklanjuti dengan penyerahan armada secara resmi kepada pihak sekolah pada 25 Agustus 2026, bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) YPK.

PSW YPK berharap bantuan tersebut menjadi salah satu solusi konkret dalam memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepulauan Yapen.

Lebih dari sekadar sarana transportasi, motor tempel tersebut diharapkan menjadi jembatan pendidikan bagi anak-anak di daerah yang menghadapi keterbatasan akses, sehingga kondisi geografis tidak menjadi alasan bagi mereka untuk kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak.

Pos terkait