banner 200x800
banner 200x800
banner 728x250

Wabup Netta Optimis Banyuasin Capai Target 1 Juta Ton Lebih Hasil Tanam Padi Tahun 2026

Wabup Netta Optimis Banyuasin Capai Target 1 Juta Ton Lebih Hasil Tanam Padi Tahun 2026

Rambutan — Gerakan Tanam Padi Serentak Menyongsong El-Nino se-Sumatera Bagian Selatan dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, SH., MH secara daring diselenggarakan di Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan, Selasa (19/05/2026).

Dalam kesempatan ini, Panen dilakukan oleh Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, SP didampingi oleh Pj. Swasembada Pangan, Dr. Suharyanto, SP. MP, Kasdim Kodim 0430/Banyuasin, Mayor Inf. Staifudin, Kapolsek Rambutan, Iptu. Harmoko, SH., MH, Danramil Mariana, Kapten. CZi. Muhammad Rusli, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Sarip, SP, MM, Camat Rambutan, Mursal M, S.Hi, MH, Sekdin PUPR, Ir. Nurul Khamstah DM, ST, M.Si, Kabid IKP Diskominfo Banyuasin, Titin Yariyanti, S.Pd, M.Si.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Netta yakin Kabupaten Banyuasin bisa mencapai 1 (satu) juta ton lebih untuk hasil tanam padi tahun 2026 ini. “Insha Allah, Banyuasin akan menjadi penyumbang terbesar untuk target 5 juta ton wilayah se-Sumbagsel,” optimisnya.

“Saya berikan apresiasi seluruh Instansi terkait, yang telah ikut membantu mendukung pencapaian target produksi khususnya produksi padi di Kabupaten Banyuasin.  Semoga kinerja kita menjadi sesuatu yang mulia, akan dicatat sebagai amal ibadah bagi kita semua,” tutupnya.

Pj. Swasembada Pangan, Dr. Suharyanto, SP. MP, juga sepakat bahwa Kabupaten Banyuasin menjadi wilayah agraris pertanian dan mampu menghasilkan panen padi lebih dari 1 juta ton pada tahun 2026.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru, juga optimis dengan kerja bersama target 5 juta ton hasil tanam tercapai untuk se-Sumbagsel pada tahun 2026. Adanya El-Nino menjadi tantangan bagi petani dan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan hasil pertanian.

“Petani harus terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dalam penggunaan pupuk dan lain-lain agar optimal pengelolaan hasil panen. Selain itu juga, kita sebaiknya tidak hanya meningkatkan hasil panen semata, tapi juga berupaya agar Luas Baku Sawah (LBS) meningkat, serta tidak ada masalah penyalahgunaan LBS,” tutupnya.

Reporter (suparman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *