SIBOLGA – Aliansi wartawan, aktivis dan masyarakat Kota Sibolga melakukan aksi unjuk rasa atau aksi demo ke Kantor Walikota, DPRD dan Polres Sibolga, Senin (27/7/2026).
Aksi demo ini adalah sebagai bentuk solidaritas dan dukungan dari para Wartawan terhadap Gabriel Campa Nella Ginting terkait adanya insiden diduga melakukan pengusiran Wartawan oleh oknum Plt Kadis Sosial sekaligus Asisten Administrasi Perekonomian Pembangunan Pemko Sibolga berinisial DAL saat meliput pertemuan dengan masyarakat terkait permasalahan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) di Kantor Camat Sibolga Utara yang sempat viral beberapa waktu lalu, agar tidak ada lagi Gabriel Campa Nella Gintinglainnya yang diduga diusir saat melakukan peliputan berita. Dan peristiwa itu telah dilaporkan Gabriel Campa Nella Ginting ke Polres Sibolga pada Selasa (14/7/2026) lalu.
Sudirman Halawa saat berorasi di depan Kantor Walikota Sibolga menyampaikan Presiden RI ketika diwawancarai para Wartawan saat melakukan kunjungan kerja di lokasi bencana Sibolga dan Tapteng, Presiden RI tersebut tidak pernah menanyakan Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) para Wartawan agar diperbolehkan untuk diwawancarai saat melakukan tugas jurnalistik. Namun sangat di sayangkan ada oknum Pejabat Pemko Sibolga yang mempertanyakan Sertifikat UKW dan diduga melakukan pengusiran terhadap Wartawan saat melakukan tugas jurnalistik ketika menghadiri pertemuan masyarakat terkait permasalahan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) di Kantor Camat Sibolga Utara.
“Menghalang-halangi para wartawan saat melaksanakan tugas jurnalisnya diduga melanggar UU Pers No 40 tahun 1999. Untuk itu, kami minta Pak Wali, copot oknum pejabat yang menghalang-halangi tugas wartawan itu,” tegasnya.
Kemudian, Milson Silalahi orator lainnya menyampaikan laporan pengaduan para wartawan terhadap DAL oknum Pejabat Pemko Sibolga masih ada di Polres Sibolga dan belum ada keputusan dari Polres Sibolga apakah sudah SP3 atau ditindaklanjuti.
“Kami sudah cukup sabar menghadapi beliau ini. Sebagai ASN, Jangan Bapak terkontaminasi dengan kepentingan politik. Dan saya tidak pernah mengikuti UKW tetapi saya tetap Wartawan dan diakuinya pemberitaan oleh Perusahaan Pers,” ucap Milson Silalahi Mantan Wartawan New Tapanuli dan masih tetap bertugas sebagai Wartawan salah satu media online Ujar nya (JN)





