Gubernur Kaltara Tinjau Langsung Karhutla di Selimau, Luas Lahan Terbakar Capai 2.639 Hektare

Oplus_131072

Fokusinews.com, Sabtu 05 September 2026

TANJUNG SELOR — Gubernur Kalimantan Utara Dr. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Selimau, pada Kamis (3/9/2026) atau Jumat (4/9/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan upaya penanganan di lapangan berjalan efektif serta sebagai bentuk perhatian serius pemerintah daerah terhadap bencana karhutla yang meluas.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Kabupaten, TNI, serta Polri. Seluruh elemen ini bergerak bersama melakukan pemadaman di titik-titik api yang masih menyala.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara hingga Jumat (4/9/2026), total luas kebakaran hutan yang telah ditangani mencapai 2.639,99 hektare. Area yang terdampak mencakup kawasan hutan produksi, hutan lindung, hingga Areal Penggunaan Lain (APL).

“Sinergi dan gotong royong seluruh pihak terus kita tingkatkan untuk mengendalikan kebakaran serta mencegah meluasnya dampak karhutla,” ujar Gubernur Zainal A Paliwang di lokasi kejadian, Kamis (3/9/2026).

Gubernur juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun. Ia menekankan bahwa menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama demi keselamatan dan masa depan seluruh warga Kalimantan Utara.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar lahan, karena dampaknya bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan dan perekonomian kita semua,” tambahnya.

Hingga saat ini, upaya pemadaman terus dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat titik api guna mempermudah penanganan dini.

Pemerintah Provinsi Kaltara bersama pihak terkait terus berupaya menekan dan menurunkan tingkat kebakaran hutan di wilayahnya. Sinergi lintas sektor pun terus diperkuat guna mencegah meluasnya dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat dan perekonomian daerah.

Editor  : FN – AR

Pos terkait