NusaTribune.com // Jakarta – Shofwatunnida Syathiry, M.Ag tampil sebagai sosok sentral dalam melanjutkan warisan dakwah dan pendidikan yang telah dirintis oleh kedua orang tuanya, Almarhum Drs. M.H. Syathiry Ahmad dan Almarhumah Dr. HS. Suryani Thaher, melalui Yayasan Assuryaniyah yang berdiri sejak tahun 1967.
Sebagai Ketua Umum Yayasan Assuryaniyah, Shofwatunnida berkomitmen mengembangkan lembaga ini sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi wadah penguatan nilai-nilai keislaman serta silaturahmi bagi masyarakat luas(25/03/2026)
Sejarah yang Menginspirasi
Yayasan Assuryaniyah merupakan kelanjutan dari perjuangan Attahiriyah yang digagas oleh KH. Tohir Rohili sejak tahun 1951.
Sepulangnya dari Kairo, Mesir pada tahun 1967, orang tua Shofwatunnida dipercaya untuk meneruskan estafet perjuangan tersebut.
Sejak tahun 1968, berbagai institusi pendidikan dan dakwah mulai dibangun, meliputi majelis taklim wanita, pondok pesantren, sekolah formal dari tingkat TK hingga SMA, kursus bahasa Arab, kursus pendidikan guru, hingga berdirinya Universitas Islam Attahiriyah pada tahun 1970.
Warisan besar ini kini dijaga dan dikembangkan oleh Shofwatunnida dengan semangat yang sama, namun disesuaikan dengan kebutuhan zaman.
Peran Kepemimpinan sebagai Penerus
Dalam menjalankan amanahnya, Shofwatunnida memegang peran strategis dalam berbagai aspek:
– Pengelolaan Institusi Pendidikan
Mengawasi seluruh unit pendidikan di bawah yayasan, antara lain TK Assuryaniyah, SDI Assuryaniyah, SMPI Assuryaniyah, serta Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah, dengan dukungan departemen pengembangan teknologi, infrastruktur, media, bisnis, pendidikan, dan dakwah sosial.
Melanjutkan Tradisi Dakwah
– Menjaga tradisi tahunan seperti Open House Syawal yang menjadi ajang silaturahmi jamaah dari berbagai wilayah Jabodetabek, sekaligus memperkuat nilai ukhuwah Islamiyah pasca Ramadan.
Pengembangan Pendidikan Digital
– Mendorong pemanfaatan teknologi melalui pengembangan platform digital, termasuk situs resmi SMPI Assuryaniyah guna meningkatkan kualitas komunikasi dan kolaborasi antara sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat.
Visi untuk Masa Depan
– Shofwatunnida menegaskan bahwa Yayasan Assuryaniyah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai dakwah.
“Kami berharap warisan dakwah dan pendidikan ini terus memberi manfaat bagi umat, melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya silaturahmi sebagai bagian dari ibadah dan bentuk penghormatan kepada para pendiri yang telah wafat, sebagaimana ajaran Rasulullah SAW.
Kontribusi bagi Masyarakat
Di bawah kepemimpinannya, Yayasan Assuryaniyah terus aktif dalam kegiatan sosial dan dakwah, mulai dari penyebaran ilmu agama, pelayanan pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Nuansa kebersamaan dan kekeluargaan tetap menjadi ciri khas setiap kegiatan yayasan, mencerminkan nilai dasar yang telah dibangun sejak awal: kasih sayang, kepedulian, dan pengabdian kepada umat.
Jurnalis
Jaya Putra
